
"Kalau begitu kau cari tahu tentang gadis itu.Bagaimana kehidupannya selama ini." ujar Giandra memberi tugas pada Jibran.
"Ck..Sudah ku duga,kau pasti menyuruh ku..Tapi bonus,aku minta dibayar di muka." jawab Jibran.
"Muka tolol mu maksudnya..!! Kerja belum beres sudah minta bonus duluan.." sindir Giandra.
"Lah,kalau urusan mau beres harus ada fulus dulu..Mencari tahu latar belakang orang mah gampang..Yang penting pelicin nya dulu yang dibereskan..hehe.." jawab Jibran yang tak pernah melewatkan soal uang.
"Onta gila,rentenir sialan.." umpat Giandra kembali menyindir Jibran.
Ia pun langsung bangkit dan meninggalkan Jibran.
"Jangan lupa ya bos,Ane mau mau malam mingguan..haha." sahut Jibran dengan nada keras saat Giandra sudah pergi meninggalkannya.
...****************...
Giandra pun menuju pulang ke kediamannya dengan diantar oleh sang sopir.
Saat tiba dikediamannya,Giandra tak melihat keberadaan Shiera.
Namun,ia mencium sesuatu yang enak dari meja makannya.
Terlihat sebuah hidangan yang enak sudah tersaji diatas meja makannya.
__ADS_1
Sajian sarapan nasi goreng yang lengkap dengan salad nya,sudah tersaji rapi di atas meja.Yang mengundang langsung selera makan Giandra yang sudah tidak sabar ingin menyantapnya.
Giandra pun langsung tersenyum semangat saat melihat saja sarapannya.
"Apa gadis itu yang sudah menyiapkan sarapan ini??" tanya Giandra sesaat.
"Ah sudah lah,lebih baik ku makan saja..Sudah jelas dia yang menyiapkan ini untuk ku." ujarnya tanpa pikir panjang ia langsung menyantap sarapan paginya dan tidak menundanya lagi.
Giandra kembali tersenyum,karena ia merasa berkesan dengan rasa masakan yang telah dibuat Shiera.
"Masakannya benar-benar enak..Mirip sekali dengan masakan mama." ujarnya memuji masakan Shiera tanpa ia sadar.
Shiera yang baru keluar dari toilet,terkejut dengan Giandra yang sudah berada di meja makan.
"Tuan.." sapa Shiera dari belakang.
Giandra yang tadinya tengah asik menikmati sarapannya,sesaat langsung terhenti tanpa menoleh.
"Maaf,aku tidak tahu kalau tuan sudah pulang.Kalau boleh tahu tuan dari mana??" ujar Shiera dan bertanya.
Giandra pun langsung menoleh tajam dengan sandiwaranya.Yang sontak membuat Shiera tertunduk takut.
__ADS_1
Giandra pun kembali menikmati sarapannya.
"Maaf,kalau aku salah bertanya tuan..Tapi aku juga ingin memberitahu jika aku sudah memakai uang yang tuan taruh didekat tempat ku tidur." ucap Shiera lagi memberitahu.
Giandra pun tak menanggapinya dan tetap menikmati sarapannya.
Karena merasa tidak ada tanggapan,Shiera pun ke dapur.Dan Giandra hanya melirik Shiera yang sudah di dapur.
Setelah menghabiskan sarapannya,Giandra pun juga menikmati secangkir kopi yang dibuatkan Shiera.
"Aku kenyang..!!" sahut Giandra dengan nada tinggi dan sengaja agar di dengar Shiera.
Shiera pun langsung menoleh ke arah Giandra.Tapi Giandra justru meninggalkan meja makan setelah ia selesai sarapan.
Shiera pun menghampiri meja makan dan melihat seketika tersenyum.Saat melihat sarapan yang telah ia buat tadi sudah di habiskan semuanya oleh Giandra tanpa sisa.
Shiera bersyukur jika Giandra benar-benar dapat menerima makanan yang sudah susah ia buat kan.
...****************...
Di kantor..
Jibran tanpa stress saat menghadapi segudang berkas yang harus ia pelajari untuk rapat besok.
__ADS_1
"Bos sialan..!! pantas saja dia buru-buru mau cuti.Ternyata ia sengaja ingin menyerahkan semua pekerjaan ini pada ku..Kau tunggu saja,akan ku balas kau tokek empang.." umpat Jibran menyinggung Giandra yang saat ini sedang menikmati masa cutinya.
Dan menyerahkan seluruh pekerjaannya pada Jibran.