
"Kenapa??Kenapa kalian justru merestui pernikahan mereka??Padahal Gian menikahi gadi tidak jelas itu ma,pa.!" protes Keysia mulai kesal.
"Keysia.. Harusnya kamu memahami Gian,dia sudah dewasa.Dia tahu apa yang sudah menjadi keputusannya.Jika Gian sudah memutuskan untuk menikah artinya dia sudah ingin menjalani kehidupan bersama orang yang dicintainya." ucap Nayra memberi pengertian pada Keysia.
"Tapi tetap saja,yang dia lakukan sudah salah.Terlebih dia menikahi gadis tidak jelas asal usulnya.Kalian mengecewakan ku.!!" jawab Keysia yang meluapkan amarahnya pada Nayra dan Gala.
Keysia pun meninggalkan mereka menuju kamarnya.
Sedang kan Nayra menatap Gala sambil menghela nafas.
"Papa bisa lihat kan?" tanya Nayra.
"Yah..Seperti nya kita memang harus membuat Keysia kembali ke Belanda."ujar Gala langsung paham dengan perkataan Nayra.
Yang dapat menilai,jika sikap Keysia tidak terlihat seperti sikap seorang kakak.Yang seharusnya mendukung dan merestui pernikahan Gian.
Karena Nayra tahu,jika Keysia ternyata memiliki perasaan suka pada Gian.Terlebih ia mengetahui jika Keysia dan Gian bukan saudara kandung.
__ADS_1
...****************...
Malam yang semakin sunyi dan udara begitu dingin.Terlihat Rafael masih duduk di kursi roda,tepatnya di pinggir jalan sendirian.Ia seakan tak berdaya dan tak bisa berbuat apa pun.Melihat kondisinya yang semakin lemah dan tidak memiliki tenaga untuk bergerak.
Rafael baru menyadari jika hidupnya akan berakhir menyedihkan.Sesaat ia pun teringat akan Shiera,anak yang sebelumnya sangat ia sayangi dan di cintai.Rafael pun mulai merasa menyesal dan bersalah karena sikapnya yang sudah membuat Shiera pergi dari kehidupannya.
Dan sekarang,tidak ada satu pun yang peduli dengan kondisinya yang sekarang.
Rafael akhirnya hanya bisa pasrah jika hidupnya akan berakhir yang akan lebih menyedihkannya.Karena dirinya sudah pasrah,jika Tuhan bisa saja mencabut nyawanya.
Namun,seperti masih memiliki kesempatan.Tiba-tiba sebuah mobil dagang melintas dan berhenti tepat dihadapan Rafael.
"Maaf,apa yang sedang bapak lakukan di tempat sepi seperti ini?Disini sangat bahaya jika bapak sendiri disini,mari ikut saya saja.saya akan membawa bapak ke rumah sakit .?" tanya sang pengemudi dan berniat ingin membawa Rafael ke rumah sakit.
Karena melihat kondisi Rafael yang memprihatinkan,membuat sang pengemudi pun merasa iba.
Rafael hanya bisa menangis haru,karena ia tak mengira jika masih ada orang yang berbaik hati ingin menolong dirinya.Dengan kondisi yang sudah sakit parah.
__ADS_1
...****************...
Besok paginya..
Saat Nayra dan Gala tengah sarapan pagi,Keysia pun keluar kamar dengan raut wajah yang tidak ramah.Wajah yang menunjukkan kekesalannya pada Nayra dan Gala.
"Sayang..Ada sesuatu yang ingin kami katakan padamu." sahut Nayra.
Keysia pun hanya melirik datar ke arah Nayra ibunya.
"Kami berencana akan mengirim mu kembali ke Belanda.Karena kau harus menyelesaikan study mu disana." ucap Nayra memberitahu Keysia.
Sontak membuat Keysia terkejut.
"Apa??ke Belanda??kenapa kalian ingin mengirim ku kesana?" tanya Keysia dengan nada sewotnya.
"Tentu saja dengan penjelasan mama mu tadi,kau harus menyelesaikan study mu disana.Bukankah kau pulang ke sini tapi study mu belum selesai.?" sahut Gala ikut menjelaskan pada Keysia.
__ADS_1
"Ta..Tapi..-'' Keysia pun mulai panik.
"Kami tahu kau sangat keberatan dengan pernikahan Gian yang tiba-tiba.Tapi kau harus tahu,Gian berhak menentukan kebahagiaan nya.Dan kau sebagai kakaknya harus mendukung dan merestui nya,bukan melakukan protes yang tidak masuk akal." timpal Gala menjelaskan lagi.