Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 86


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu..


Kehamilan Shiera kini sudah mulai membesar.Berbagai macam kondisi telah Shiera hadapi.Termasuk saat ngidam dan bedrest.Gian pun tampak selalu sigap jika Shiera menginginkan sesuatu.Terlebih jika berkaitan dengan sang calon buah hatinya.


Nayra sang ibu mertua juga begitu sabar menemani dan mengurusi Shiera jika kondisinya sedang lemas.Nayra sangat menyayangi Shiera layaknya seorang anak kandung.Dan ia tidak ingin bersikap cuek atau pun judes pada Shiera.Karena ia ingin Shiera merasa nyaman bersama keluarga barunya.


"Shiera,apakah semua perlengkapan kelahiran mu sudah dipersiapkan?terutama untuk calon cucu mama?" tanya Nayra saat ia dan keluarganya termasuk Shiera menikmati sarapan paginya.


"Belum semuanya ma.Rencana nya nanti siang aku akan pergi membelinya." jawab Shiera.


"Dengan siapa kamu akan perginya nak?" tanya Nayra ingin tahu.


"Tentu saja bersama ku ma." sahut Gian yang langsung menjawab.


"Kalai begitu biar mama saja yang menemani Shiera.Kamu fokus saja dengan pekerjaan mu.Oke." ujar Nayra langsung memutuskan untuk menemani Shiera.


"Tidak bisa ma,aku sudah janji untuk menemani Shiera..Iya kan sayang?" jawab Gian menolak saran ibunya.


"Tapi mama juga ingin menemani Shiera menantu mama nak..Harusnya kamu mengalah donk."ujar Nayra yang tetap memaksa ingin menemani Shiera.

__ADS_1


"Tapi kan ma.-"


"Kenapa kalian tidak pergi bersama-sama saja??kenapa hal ini harus diributin?" sahut Gala menyela perdebatan mereka.


"Oke..Kalau begitu kita pergi bertiga saja..tidak apa-apa kan nak?" kata Nayra sesaat menoleh ke arah Nayra.


"Iya ma,aku justru sangat senang bisa ditemani suami ku dan mama." ujar Shiera mengikuti saran Nayra ibu mertuanya.


"Bagus lah sayang." ucap Nayra mengusap rambut Shiera dengan lembut.


*


*


"Keluarkan aku dari sini.!!Ini bukan salah ku..!!Pak keluarkan dari sini..!!" teriak Riska yang kini sudah mendekam dalam penjara.


"Sudah lah Riska,tidak ada gunanya kau berteriak minta keluar.Mereka tidak peduli dengan teriakan mu.Kau sudah melakukan itu sudah ribuan kali." sahut Caroline yang ternyata juga ikut mendekam dipenjara.


Mereka tak menyangka jika persembunyian mereka ternyata telah ditemukan oleh pihak kepolisian.Mereka pikir dengan bersembunyi di desa yang terpencil,dapat membuat mereka terhindar dari kejaran polisi.

__ADS_1


Dan sejauh apa pun mereka menghindar dan bersembunyi pastinya akan ditemukan.Kini mereka pun harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka karena sudah menghilangkan nyawa seseorang yaitu Doni.Walau pun Riska juga menjadi korban kebiadaban Doni,tapi ia turut ikut bersembunyi dengan Caroline.Yang pada akhirnya ia juga turut diseret menjadi pelaku pembunuhan.


...****************...


Siang harinya..


Nayra dan Shiera pun menuju sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli perlengkapan bayi.


Mereka pun mengelilingi setiap tempat dan memasuki beberapa toko perlengkapan bayi.


Cukup lama memilih,akhirnya semua keperluan yang diinginkan sudah dibeli oleh Shiera dna Nayra.


"Sayang,apa kamu sekarang lapar?" tanya Nayra sebelum pulang kerumah.


"Iya ma..Aku sekarang jadi lapar." jawab Shiera sambil mengangguk.


"Ya sudah,kalau begitu kita makan dulu ya..Setelah ini baru kita pulang." ujar Nayra mengajak Shiera untuk makan siang terlebih dulu.


"Iya ma." jawab Shiera mengangguk.

__ADS_1


Nayra pun mengajak Shiera menuju sebuah resto yang ia akan ia pilihkan.


Namun,saat akan menuju sebuah restoran tiba-tiba saja Shiera dikejutkan bertemu dengan seseorang.


__ADS_2