
"Wah..Lihat,siapa yang sudah berpapasan dengan ku??Shiera si anak haram??" sahut Riska dengan nada meremehkan.
Yang tanpa sengaja bertemu dengan Shiera.Shiera pun tanpa di duga begitu kaget nya harus bertemu Riska.
"Riska.-" seru Shiera dengan reaksi kaget nya.
Riska yang belum sempat menjawab,tiba-tiba di panggil oleh Caroline ibunya.
"Riska..Riska,kau dimana sayang??" sahut Caroline yang memanggil Riska.
"Aku disini ma." jawab Riska.
Dan tak berapa lama,Caroline pun datang sambil mendorong sebuah troli.Yang ternyata juga sedang berbelanja.
"Lihat ma,siapa yang sudah bertemu kita." sahut Riska sesaat melirik ibunya sambil tersenyum.
__ADS_1
Caroline pun sesaat memperhatikan Shiera yang menunduk.
"Shiera??Apa yang sedang kau lakukan disini??" tanya Caroline penasaran.
Shiera pun memilih diam dan tak menjawab pertanyaan Caroline sang ibu tirinya.
"Sepertinya dia juga sedang belanja seperti kita ma..Apa sekarang kau bekerja sebagai ART??karena tidak mungkin kau sudah menikah dengan pria kaya." tanya Riska sembari menyindir Shiera dengan kata tajam.
Shiera masih diam dan tak menjawab pertanyaan Riska.
"Mama benar,tidak akan ada sudi menikahi anak haram seperti dia.Beraninya minta ijin sama papa dengan alasan ada yang mau menikahi mu Shiera.." sindir Riska lagi.
"Seharusnya kau harus lebih pintar mengarang cerita jika kau sudah di usir dari rumah.Tapi ternyata karangan cerita mu justru membuat mu sudah tidak di akui papa..Haha..Menyedihkan sekali hidup mu gadis haram." sambung Riska lagi.
Shiera pun langsung mengangkat kepalanya dan menatap tajam.
__ADS_1
"Apakah sudah selesai kalian bicara seperti itu??jika aku mengatakan menang sudah menikah,apakah kalian akan percaya??" tanya Shiera kini berani untuk buka suara dan mencoba melawan adik dan ibu tirinya.
"Yah,mungkin saat ini kalian merasa menang dan puas karena papa lebih percaya dengan semua kebohongan yang kalian katakan pada papa.Tapi suatu saat semua kebohongan kalian pasti akan terbongkar dengan sendirinya."
"Dan aku tidak akan membiarkan semua kebohongan ini berlanjut karena ulah kalian." jawab Shiera dengan panjang lebarnya.
"Memangnya kau bisa apa??kau hanya gadis haram yang tidak bisa berbuat apa-apa...!!kau pikir kau bisa melakukan dengan diri mu sendiri??" tanya Riska menatap tajam.
"Mungkin kalian tidak akan pernah percaya,kalau aku sudah menikah dengan pria yang kaya.Dan aku akan bersumpah,akan membalas semua kekejaman kalian selama ini padaku." jawab Shiera lagi dengan tegas.
"Haha..Pria kaya??Kau ini sedang bermimpi apa sudah gila??kau kira kami akan percaya kalau kau sudah menikah dengan pria kaya??Pria kaya mana yang sudi menikahi gadis haram seperti mu Shiera." jawab Riska yang tidak percaya begitu saja dan justru meremehkan Shiera.
"Benar..Haha..Mama rasa otaknya sudah tidak waras Riska..Sudah lah,untuk apa kita meladeni dia.Sudah anak haram gila lagi..Haha..ayo nak kita pergi." sindir Caroline yang ikut menghina dan meremehkan Shiera.
"Memangnya kenapa jika dia sudah menikah dengan pria kaya??" sahut Gian yang tiba-tiba muncul dihadapan Riska dan Caroline saat akan pergi meninggalkan Shiera dengan tertawa remeh.
__ADS_1