
Gian pun menoleh dan melihat Shiera.
"Karena tuan sudah berbaik hati mau mengajak ku untuk piknik." jawab Shiera menjelaskan.
"Memangnya selama ini kau tidak pernah piknik?" tanya Gian ingin tahu.
"Tidak,sekali pun aku tidak pernah di ajak pergi piknik." jawab Shiera menggelengkan kepalanya.
"Jadi,bagaimana kau menjalani hidup mu selama ini??" tanya Gian semakin penasaran dan sengaja ingin mendengar langsung dari Shiera.
Walaupun ia sebenarnya sudah tahu bagaimana kehidupan Shiera selama ini.
Sesaat Shiera menatap Gian dan terdiam.
"Kalau kau tidak mau menceritakan nya padaku,tidak masalah.Tapi kalau kau merasa aku orang yang bisa di percaya,kau boleh menceritakannya padaku..Aku tidak akan memaksa.." ujar Gian kembali melanjutkan makanan nya.
Shiera memilih diam dan belum siap untuk menceritakannya pada Gian.
...****************...
Pada saat jam makan siang tiba,Lenora bergegas pergi ke kantin untuk makan siang.Dihari pertamanya bekerja,ia memilih untuk sendirian,tidak mau sedikit pun berbaur dengan staff lain.Sifatnya yang terlalu pemilih dalam berteman,tidak ingin sembarang mengenal siapa pun.
__ADS_1
Karena ia tahu,banyak orang yang bermuka dua.Hanya baik di depan,tapi buruk dibelakang yang selalu menceritakan keburukan kita.
Saat Lenora mulai akan menyantap makan siang sendirian,tiba-tiba seorang pemuda yang juga staff di perusahaannya menghampiri Lenora.Yang berniat ingin berkenalan dengannya.
"Hai.." sapa pemuda itu.
Lenora hanya melirik datar tanpa menjawab sapa pemuda itu.
"Kenapa hanya makan sendiri saja??" tanya pemuda itu basa basi.
"Memangnya kau harus makan se-RT??" tanya balik Lenora dengan nada ketus nya.
"Wah..Jutek amat jawabnya..Hehe..Tapi btw,siapa nama mu??sepertinya aku baru melihat mu??" tanya pemuda itu yang ingin tahu nama Lenora.
"Yah,tidak..Aku cuma ingin berkenalan dengan mu nona." jawab pemuda itu.
"Tapi sayangnya aku tidak tertarik." jawab Lenora yang sesaat menatap pria itu sambil tersenyum dan langsung berubah dingin.
Seakan mengerti dengan tatapan dingin Lenora,pemuda itu pun memilih pergi dan enggan untuk berkenalan lagi dengan Lenora.Yang sudah menunjukkan sikap jutek nya.
Dan secara bersamaan,Jibran tanpa sengaja melihat pemuda itu yang baru saja meninggalkan kursi hang tepat dihadapan Lenora.
__ADS_1
Jibran yang merasa penasaran dengan sosok Lenora,langsung menghampiri nya.
"Boleh aku duduk disini??" tanya Jibran sebelum duduk dihadapan Lenora.
Lenora yang sedang menikmati makan siangnya dengan kepala menunduk langsung mendengus saat mendengar suara pria yang belum sempat ia lihat.
"Sudah ku bilang aku tidak mau berke -" sahut Lenora yang ingin menegur Jibran yang ia pikir pemuda tadi.
Namun,saat ia akan menoleh Lenora langsung kaget dan terdiam.
Sial..Kenapa harus dia lagi..ck.' umpatnya dalam hati.
"Eh.. Bapak." sahutnya langsung tersenyum kaku.
"Tidak enak jika makan sendirian,jadi apa boleh aku duduk disini??" ujar Jibran basa basi sembari memegangi sebuah nampan berisi makan siangnya.
"I..Iya boleh pak,silakan." jawab Lenora yang terpaksa mempersilakan Jibran untuk makan bersamanya.
Kenapa harus kau yang makan bersama ku pria sinting..Sejujurnya aku empet melihat wajah mu.' gumam Lenora yang masih saja menyimpan rasa kesal pada Jibran.
Mengingat Jibran ternyata memiliki posisi yang tinggi sebagai Chief Operations Officer ( COO),membuat Lenora tak berkutik dan tak bisa membalas Jibran karena sudah mempermalukan dirinya.
__ADS_1
COO : Bertugas dalam hal kepemimpinan, manajemen, dan lebih fokus dalam mengurus hal-hal yang berkaitan dengan internal di perusahaan. COO bertanggung jawab membuat keputusan administrasi dan operasional perusahaan. Nantinya COO akan melaporkan langsung tugasnya kepada CEO.