Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 45


__ADS_3

Jibran yang mendengar pun berusaha menahan tawanya.Begitu juga dengan penumpang lain yang kebetulan mendengar sahut wanita itu.Merasa diperhatikan,wanita itu pun langsung menatap tajam kearah Jibran.


"Dasar pria brengsek..!!" umpat wanita itu memilih untuk turun dari bis.Karena ia merasa Jibran sudah mempermalukan dirinya dengan penumpang lain.


Jibran hanya menatap wanita itu yang pergi dengan bingung.


"Memangnya aku salah apa??aku kan tidak tahu kalau perutnya buncit karena tidak BAB..ck." ujar Jibran dengan polosnya.


...****************...


Gian terbangun dari tidurnya yang pulas semalaman.Sesaat ia melirik ke bawah,dan tak melihat sosok Shiera.Dan ia pun melirik kearah jam dindingnya.


"Pasti gadis itu sudah membuatkan sarapan enak untuk ku..Heh." ujarnya langsung teringat dengan makanan enk dipikiran nya.


Gian langsung beranjak bangkit dan keluar kamar.Tanpa berpikir untuk mandi atau pun sikat gigi,ia justru dengan cepat menuju meja makan.


Namun,seketika raut wajahnya berubah menjadi bingung sambil menganggaruk kepalanya.


Kemana sarapan paginya??' ujarnya bertanya dalam hati.


Dan disaat ia merasa penasaran dan bingung,ia pun mencari sosok Shiera.Merasa tak berada didalam rumah,ia pun berjalan kearah luar.


Benar saja,Shiera terlihat sedang menyiramkan tanaman di pekarangan rumahnya.


Gian pun langsung tersenyum menyeringai,sebuah ide usil pun muncul di pikirannya.Dengan berniat ingin mengejutkan Shiera dari belakang.


Dengan perlahan,Gian berjalan pelan menghampiri Shiera sebelum mengejutkannya.

__ADS_1


Shiera yang tengah asik menyiram tanaman,tak menyadari jika Gian akan mengejutkan dirinya dari belakang.


Dan..


"Baaahhh..." sahut Gian sambil menepuk kedua bahu Shiera dari belakang.


"Arggghh.." teriak Shiera langsung menoleh dan dengan refleknya mengarahkan selang air yang ada ditangannya kearah Gian.


Byuuurr...


Seketika Gian pun tersiram dan mengenai seluruh tubuhnya.


"Matikan air keran itu.!! Uhuk..Uhuk.!!" perintah Gian menyuruh Shiera untuk mematikan air keran tersebut.


Shiera dengan cepat mematikan air keran dan menghampiri Gian.


Gian pun menoleh tajam.


"Apa kau sengaja melakukannya??" tanya Gian dengan nada sewot.


"Ti..Tidak tuan,maaf aku tidak sengaja.Karena tuan sudah mengagetkan ku.." jawab Shiera menjelaskan.


''Huhft..!! menyusahkan..Dimana sarapan ku??kenapa kau masih belum siapkan??" tanya Gian mengalihkan pembicaraan.


"Belum aku siap kan tuan." jawab Shiera menunduk.


"Kenapa kau masih belum siapkan??Apa kau sudah bosan menyiapkan sarapan untukku?" tanya Gian lagi masih sewot.

__ADS_1


"Bukan tuan,tapi tidak ada bahan makanan yang bisa ku masak." jawab Shiera lagi.


"Lalu kenapa kau tidak membeli bahan makanannya??"


"Tuan belum memberikan uang belanja untuk ku minggu ini.Uang kemarin sudah habis untuk belanja minggu lalu." jelas Shiera panjang lebar.


"Hah??" seru Gian merasa heran.


Ia lupa jika dirinya memang belum memberikan uang belanja lagi pada Shiera.


Dasar bodoh,kenapa aku bisa lupa..' batin nya baru ingat.


"Ya sudah,kau bersiap-siap lah.Kita akan pergi belanja..Dasar merepotkan..Sial..!!" ujarnya memberi perintah pada Shiera dan sesaat mengumpat sembari pergi.


Shiera cuma memandang aneh pada Gian yang sudah pergi.


"Aneh..Padahal dirinya sendiri yang bikin repot.Lagi pula kenapa pria itu masih saja iseng padaku??apa dia merasa tidak tenang jika tidak iseng pada ku??Ck." gerutu Shiera bicara sendiri.


...****************...


Hai readers..😊😊


Mau tanya apa kalian masih terhibur dengan kisah Gian & Shiera??


Apakah kisah mereka terlihat membosankan??


Share donk,kalian lebih suka cerita yang ada konflik atau yang biasa saja??

__ADS_1


__ADS_2