Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 71


__ADS_3

Sore harinya..


Gian bergegas pulang ke rumah.Ia seakan tidak sabar ingin bertemu dengan Shiera istri kecilnya.Ditengah perjalanan,sesaat ia menghentikan laju mobilnya.Dan ia langsung mampir ke sebuah toko bunga.Ia ternyata berniat ingin memberikan sebuah bucket bunga untuk Shiera.Karena ia tahu,jika wanita sangat suka dengan sebucket bunga yang cantik dan harum.


Setelah membelinya,Gian bergegas melaju kan mobilnya menuju pulang ke rumah.


Setibanya dirumah,ia pun langsung disambut oleh Shiera.Tepat saat ia memberikan kejutan sebucket bunga yang ia beli pada Shiera.


"Kejutan." seru Gian dengan girang.


"Te..terima kasih Yeobo." jawab Shiera dengan nada pelan.


Shiera pun langsung menerimanya dengan kepala menunduk.Dan bahkan menutupi wajahnya dengan bucket bunga yang diberikannya.Hal itu membuat Gian menatap heran dan bingung.


"Kau kenapa??apa tidak senang dengan bunga yang ku berikan?" tanya Gian penasaran


"Ti..Tidak,aku sangat suka ." jawab Shiera masih menutupi wajahnya dengan bunga tersebut.


"Lalu,kenapa kau menutupi wajah mu??Ada apa?" tanya Gian semakin penasaran.


"Tidak apa-apa..Apa kamu mau makan sekarang??aku akan siapkan." jawab Shiera langsung mengalihkan dan membalikkan tubuhnya.

__ADS_1


Namun,Gian yang merasa aneh dengan sikap Shiera.Langsung membalikkan bahu Shiera menghadap dirinya dan mengambil bunga tersebut dari tangan Shiera.


Ia pun mengangkat dagu Shiera untuk ia lihat.


Dan betapa terkejutnya,saat ia melihat kondisi wajah Shiera yang memar dan terluka.


"Kenapa dengan wajah mu??apa yang sudah terjadi pada mu??" tanya Gian dengan paniknya.


"I..Ini,ini cuma luka kecil.Aku cuma terjatuh tadi pagi." jawab Shiera yang terpaksa berbohong.


"Tidak mungkin kau pasti bohong.Jawab dengan jujur siapa yang sudah melakukan ini pada wajah mu?" tanya Gian dengan nada amarah.


Shiera pun langsung ketakutan dan bingung.Bagaimana ia harus menjelaskannya pada Gian.


"Kau ini.-" ujar Gian sambil mendengus kesal.


Ia pun membuka cctv nya melalui ponselnya.Yang memang sengaja ia sambungkan melalui ponselnya.Shiera pun tak mengetahui jika Gian memasang cctv di seluruh ruangan di rumah nya.


Beberapa saat,tatapan Gian semakin tajam.Ia begitu terkejut saat melihat Keysia dalam rekaman cctv tersebut.Yang ternyata dengan kejamnya memukuli wajah Shiera tanpa ampun.


"Brengsek..!Beraninya dia melakukan ini padamu." kata Gian yang mulai marah.

__ADS_1


Gian pun berniat akan pergi,tapi Shiera langsung menahan tangan Gian.


"Kamu mau pergi kemana?" tanya Shiera.


"Tentu saja menemui kakak ku,dia sudah keterlaluan.!" jawab Gian dengan nada amarahnya.


"Tolong jangan lakukan itu,aku tidak apa-apa." jawab Shiera langsung melarang Gian untuk tidak menemui Keysia.


"Bagaimana bisa aku hanya tinggal diam melihat kau diperlakukan seperti ini.Dia sudah kelewatan..Sebaiknya kau ikut saja dengan ku." jawab Gian tetap memaksa untuk pergi dan mengajak Shiera menemui Keysia.


"Ta..Tapi.-" seru Shiera yang tak dapat menahan Gian lagi.


*


*


Setiba di rumah kedua orang tuanya,Gian langsung mencari keberadaan Keysia.


"Kakak..Kakak..!!Dimana kau..?" panggil Gian dengan berteriak kencang memanggil Keysia.


Bukan Keysia yang muncul,tapi justru Nayra sang ibu lah yang datang menghampiri Gian dan Shiera.

__ADS_1


"Gian..Ada apa??kenapa tiba-tiba kamu datang dan berteriak nak?" tanya Nayra yang bingung.


__ADS_2