Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 70


__ADS_3

"Kenapa??Kau meragukan mama?" tanya balik Caroline.


"Bukan ma,hanya saja aku khawatir jika rencana mama akan ketauan.Dan kita jadi dalam masalah ma." jawab Riska.


"Kau tenang saja sayang..Serahkan semuanya pada mama..Kau hanya cukup diam dan ikuti saja arahan mama.Dan kau fokus saja sama pendidikan mu." ujar Caroline.


"Iya ma.Aku mengerti."


...****************...


Kantor Gian..


Gian tampak senyam senyum sendirian saat ia sedang bekerja.Ia seakan sulit untuk fokus,kala mengingat terus apa yang sudah ia lakukan bersama Shiera tadi malam.Ia masih tidak percaya jika akhirnya Shiera dapat meluluhkan perasaannya.Hingga membuat ia kini benar-benar jatuh cinta pada Shiera.


Dan Gian pun tidak dapat melepas Shiera begitu saja.Karena ia sekarang sudah cinta mati pada Shiera.


Disaat dirinya tengah melamun,tiba-tiba lamunannya tersadar.Saat Jibran memasuki ruangannya.Sontak membuatnya melirik datar ke arah Jibran.


"Apa yang sedang kau mainkan?" tanya Gian tiba-tiba merasa heran dengan mainan yang dimainkan Jibran.


"Lato-lato bos..Hehe." jawab Jibran.


"Cih..Sudah tua mainan mu masih bocah." sindir Gian pada Jibran.

__ADS_1


"Biarin,dari pada bocah mainan nya yang tua." jawab Jibran.


"Keluar lah,suara mainan mu sangat menganggu.Lagi pula bagaimana bisa disaat jam kerja kau justru main yang seperti itu?" protes Gian.


" Gabut bos..Jadi iseng saja mainkan ini,kau mau coba??ini seru loh." jawab Jibran dengan santai nya.


"Tidak,aku tidak tertarik dengan permainan kuno seperti itu." jawab Gian menolak.


"Biasa mainannya kartu remi ya.." sahut Jibran yang kini menyindir balik Gian.


"Sialan kau." sentaknya.


"Haha..bilang saja kau tidak ada nyali memainkan mainan ini.."


"Tidak juga,tapi tidak usah lah..Kau kan sudah punya sendiri dan bisa kau mainkan sendiri."


"Maksud mu??" tanya Gian yang tidak mengerti.


"Tuh,dua biji yang menggelantung..Hahaha.." jawab Jibran sambil menunjuk kearah celana Gian dan ia pun yang langsung kabur keluar dari ruangan Gian.


"Apa kau bilang..!! Hei..kembali kau bocah bang*at..!!" sentak Gian yang langsung emosi saat Jibran menyebut organ vital Gian.


Gian pun hanya bisa mendengus kesal dengan sikap Jibran yang konyol.

__ADS_1


...****************...


Shiera kini sedang bersiap-siap akan pergi keluar sebentar.Saat ia membuka pintu,ia dikejutkan dengan kedatangan Keysia.


"Kak Keysia..-" seru Shiera yang kaget melihat kedatangan Keysia tanpa bersuara.


Keysia pun hanya diam dan menatap tajam ke arah Shiera.


"A..Ada perlu apa kak??dan sejak kapan kakak datang?" tanya Shiera berusaha bersikap ramah pada Keysia.


"Berhenti berbasa basi dengan ku gadis sialan..!!" sentak Keysia pada Shiera.


Plak..


Dan sebuah tamparan keras pun melayang ke wajah Shiera dengan cukup keras.


Shiera pun langsung terkejut menerima tindakan kasar dari Keysia.


"Kak Keysia..Kenapa kamu menamparku?" tanya Shiera yang bingung dengan tindakan Keysia.


"Apa sekarang kau puas??karena kau,mereka jadi ingin menyuruh ku balik ke Belanda.Karena kau,mereka juga membiarkan pernikahan kalian..!! itu semua karena kau gadis sialan,aku jadi tidak bisa memiliki Gian..!!" bentak Keysia yang kini meluapkan seluruh amarahnya pada Shiera.


"Apa maksud kakak??bukankah kakak saudara kandung dengan Gian?" tanya Shiera yang bingung dengan ucapan Keysia.

__ADS_1


"Tidak usah banyak tanya,kau sudah menghancurkan semuanya gadis sialan..!!" sentak Keysia yang kembali emosi.


__ADS_2