
"Persiapkan semuanya,dalam dua hari kau sudah akan berangkat." ucap Gala langsung pergi berangkat ke kantornya.
Keysia pun menghampiri Nayra sang ibu.
"Ma..Kenapa mendadak menyuruh ku kembali ke Belanda??" tanya Keysia dengan perasaan yang sangat panik.
"Maaf nak,seperti kata papa mu tadi.Kamu sudah harus menyelesaikan study mu.Bukankah sejak awal kamu memang ingin fokus dengan study mu,sampai kamu harus menunda untuk menikah?" jawab Nayra dan mengingatkan Keysia.
"Tapi kan ma.-"
"Turuti saja apa yang sudah di perintahkan papa mu.Karena ini juga untuk kebaikan mu." ucap Nayra mengikuti ucapan Gala sang suami.
Karena pada dasarnya,Nayra dan Gala memang sudah berniat akan mengirim Keysia kembali ke Belanda.Demi kebaikan Keysia dan Gian juga.
Nayra pun meninggalkan Keysia,sedangkan Keysia langsung mengepalkan kedua tangannya.Ia cuma bisa menahan emosi saat mengetahui jika dirinya akan di suruh kembali ke Belanda.Sementara dirinya sengaja tidak ingin kembali,karena ingin tetap berada didekat Gian.
Keysia pun merasa tidak terima dengan keputusan kedua orang tuanya.Dan bahkan tidak mengerti perasaannya yang sekarang.
__ADS_1
...****************...
Gian terlihat sedang bersiap-siap akan ke kantor.Raut wajahnya terlihat begitu senang dan bersemangat.Bagaimana tidak,jika ia masih terus mengingat saat malam yang menjadi malam pertama mereka.Dilewati dengan begitu romantis dan bahagia.
Gian pun tak mengira jika ia akan begitu cepat melakukan malam pertama dengan Shiera istri kecilnya.Ia pun mulai dibuat tergila-gila oleh Shiera.Berawal dari hanya menguji Shiera saat menjadi istri,tapi sekarang ia justru terjebak cinta yang tak terduga.
Gian pun keluar kamar dan menghampiri Shiera yang seperti biasa sedang membuatkan sarapan untuknya.
Ia pun langsung mendekap tubuh Shiera dari belakang.
"Selamat pagi istri ku tersayang." ucap Gian sembari mengecup pipi Shiera.
"Pa..Pagi Yeobo." balas Shiera dengan perasaan gugup.
"Bau mu wangi sekali,dan membuat hasrat ku terpancing sayang." ucap Gian dengan kata-kata yang sedikit menggoda Shiera.
"Jangan begitu,kamu kan harus ke kantor." kata Shiera mengingatkan.
__ADS_1
"Yah..Sayangnya hari ini aku sudah harus ke kantor,tapi nanti malam kau harus melayani ku lagi..Oke.Dan kali ini kita akan melakukan 3 ronde sekaligus." kata Gian sambil tersenyum menyeringai.
Shiera pun cuma bisa tersenyum malu.
...****************...
Kediaman Caroline..
"Ma,aku sebenarnya masih penasaran kenapa mama meninggalkan papa di tempat yang sangat jauh dijangkau orang-orang??Apa yang sebenarnya mama rencanaka?" tanya Riska sembari menikmati sarapan pagi nya.
"Karena itu akan mempermudahkan mama mendapatkan klaim asuransi kematian papa mu." jawab Caroline.
"Tapi ma,papa kan masih hidup?Mama cuma meninggalkan papa di tempat yang jauh saja." tanya Riska lagi.
"Soal itu kau tidak perlu pikirkan.Ini akan jadi urusan mama.Yang jelas hidup kita akan lebih tenang setelah kita menyingkirkan papa mu." ujar Caroline.
"Begitu,jadi mama sengaja menyingkirkan papa dengan membuat kematian palsu papa supaya mama dapatkan uang asuransi itu?" tanya Riska memperjelas rencana sang ibu.
__ADS_1
"Pintar sekali." ucap Caroline memuji Riska.
"Apa mama yakin,kalau rencana mama ini akan berhasil?" tanya Riska lagi dengan perasaan yang ragu dan khawatir.