Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 50


__ADS_3

Setiba di rumah,Shiera langsung bergegas menyiapkan bahan makanan yang akan ia masak.Sementara Gian memilih untuk mandi dan bersantai di ruang tv.


Saat ia selesai mandi,Gian lebih dulu mengintip Shiera yang sedang sibuk memasak di dapur.Dan dengan rasa penasaran,Gian pun mencoba menghampiri Shiera.


"Kau masak apa?" tanya Gian menghampiri Shiera.


"Masak sesuatu yang tuan pasti suka." jawab Shiera tersenyum.


Dan untuk pertama kalinya,Gian merasa terdiam mematung saat melihat Shiera tersenyum padanya.


What??dia akhirnya menunjukkan senyumnya pada ku?' ujar Gian yang syok melihat senyuman Shiera padanya.


"Oke..Tapi kau harus ingat,kalau sampai tidak enak kau harus terima konsekuensi nya..Paham??" ujar Gian memberi peringatan pada Shiera.


"Iya tuan,aku mengerti." jawab Shiera.


"Apa ada yang bisa ku bantu??" tanya Gian menawarkan bantuan pada Shiera.


Shiera pun menatap heran dengan pertanyaan Gian.


"Jangan menatap ku seperti itu.Hari ini aku sedang berbaik hati menawarkan bantuan pada mu." jawab Gian menjelaskan dengan nada yang sedikit sombong.


"Tapi apa tuan yakin bisa membantu??tapi lebih baik tidak usah.Aku bisa mengerjakannya sendiri." jawab Shiera yang justru menolak karena meragukan tawaran Gian.


"Hei..Apa kau sedang meragukan niat baik ku??" tanya Gian menantang Shiera


"Bukan tuan,tapi justru aneh jika seorang tuan muda kaya raya mau merepotkan dirinya di dapur." sindir Shiera secara tidak langsung.


Gian pun langsung menatap Shiera dengan datar.


Cih,. Dia sengaja meragukan ku.' batin Gian.

__ADS_1


"Jangan cerewet..Cepat beritahu aku,apa yang bisa ku bantu." perintah Gian.


"Tuan yakin?" tanya Shiera memastikan.


"Sudah cepat..!!" sentak Gian sedikit kesal.


Yang seketika membuat Shiera kaget.


"I..Iya,kalau begitu tuan potong bawang Bombay ini saja." jawab Shiera langsung menyodorkan 2 bawang bombay tersebut pada Gian.


Gian pun langsung menerima nya dengan sedikit sewot.


"Ribet banget." protes Gian dengan nada ketus.


Shiera hanya bisa memasang wajah cemberut.


Kalau dirimu tidak muncul disini,kau tidak akan membuat membuat ku ribet tuan.' batin Shiera.


...****************...


"Hah??Ma..Manager??" seru Lenora yang syok saat tahu jika managernya ternyata adalah Jibran.Pria yang bertemunya secara tidak sengaja di bis dan sudah mempermalukan dirinya.


Jibran pun mengangguk dengan polosnya.


Lenora semakin syok saat tahu Jibran ternyata adalah manager di perusahaan tempat ia bekerja.


Ah sial..Kenapa kami bisa bertemu lagi,dan ternyata dia manager di kantor ini.' umpat Lenora dalam hatinya.


Seakan tidak ingin mencampuri apa yang terjadi sebelumnya dengan posisinya yang sedang bekerja.Lenora langsung merubah sikapnya menjadi ramah dan bahkan tersenyum manis pada Jibran.Membuat Jibran langsung menatap aneh.


"Ini pak,tolong tanda tangani berkas untuk rapat besok." kata Lenora dengan nada ramah.

__ADS_1


Harus tenang Lenora,ini hari pertama mu bekerja.Sebisa mungkin kau jangan membuat masalah dengan nya.Karena biar bagaimana pun posisi nya lebih tinggi dari mu.' batin Lenora yang berusaha mengendalikan dirinya.


Walau sebenarnya ia masih menyimpan kesal dan dendam dengan ulah Jibran sebelumnya.


Jibran pun langsung menandatangani berkas tersebut dan mengembalikannya pada Lenora.


"Terima kasih pak,permisi." ucap Lenora bergegas meninggalkan ruangan Jibran.


Namun..


"Tunggu." sahut Jibran.


Lenora pun langsung pergi dan berpura-pura tidak dengar saat Jibran memanggilnya.


...****************...


Visual terbaru mereka :


Gian



Shiera



Jibran



Lenora

__ADS_1



Gimana??Cocok ga visual mereka??😁😁


__ADS_2