
Keysia pun mengangguk dengan pertanyaan Angel.
"Lalu kenapa kau tidak mencari tempat tinggal yang baru??atau menginap di hotel?"tanya Angel mencoba memberi saran pada Keysia.
"Saat ini aku tidak punya uang.Seluruh fasilitas kartu kredit ku diambil oleh orang tua ku." jawab Keysia.
Angel pun seketika merasa tidak senang saat mendengar jawaban Keysia yang terlihat begitu santai.Seolah ia berniat ingin menumpang hidup di rumahnya tanpa memiliki uang sepeser pun.
Angel pun langsung membawa koper Keysia keluar.Dan hal itu membuat Keysia pun merasa heran.
"Kenapa kau membawa koper ku keluar?" tanya Keysia.
"Maaf Keysia..Sepertinya aku tidak bisa menampung mu disini.Jika kedua orang tua ku tahu,mereka pasti akan protes.Jadi sebaiknya kau cari teman lain saja.Aku tidak bisa menerima mu dalam keadaan yang tidak punya apa-apa lagi.Karena kau akan menyusahkan ku..Bye." jawab Angel yang ternyata menolak kehadiran Keysia untuk menumpang tinggal di rumahnya.
Angel langsung menutup pintu rumahnya dengan cukup keras.Hingga membuat Keysia pun terkejut.
"Brengsek..!! ternyata seperti ini sifat mu perempuan sialan.! Aku juga tidak butuh teman seperti mu.!" umpat Keysia yang langsung merasa kesal.
Akhirnya Keysia pun meninggalkan kediaman Angel.
...****************...
__ADS_1
Esoknya..
Setelah pulang dari kantor,Gian berniat ingin pulang ke rumah orang tuanya.
Nayra pun menyambutnya dengan wajah yang seperti tidak bersemangat.
"Ada apa dengan wajah mama?Kenapa mama terlihat sedih?" tanya Gian penasaran.
"Keysia kakak mu sudah tidak tinggal disini Gian.Papa mu telah mengusir nya semalam." jawab Nayra menjelaskan.
"Kurasa itu hukuman yang setimpal dengan perbuatannya pada Shiera ma." jawab Gian yang seolah tidak peduli atau pun khawatir dengan nasib Keysia setelah diusir.
"Ya,sejujurnya mama sedikit kecewa dengam sikap Keysia.Mama tidak masih tidak menyangka,kenapa ia harus senekat itu." ujar Nayra menceritakan tentang Keysia.
"Tentang apa?" tanya Nayra penasaran.
*
*
Shiera tampak sibuk di dapur,karena menyiapkan makan malam untuk Gian saat pulang nanti.
__ADS_1
Disaat ia tengah sibuk,ia pun tiba-tiba mendengar suara bel pintu berbunyi.
Shiera yang mengira Gian yang sudah pulang.Langsung bergegas membuka kan pintu tersebut.
Dan betapa terkejutnya saat ia melihat sosok Keysia yang sedang berdiri tepat didepan pintu.Dengan keadaan yang memelas dan bau.
"Ka..Kak Keysia.-" seru Shiera yang kaget.
"To..Tolong aku." jawab Keysia dengan nada lemah.
"A..Ada apa??kenapa kakak datang kesini?" tanya Shiera yang sedikit khawatir dan penasaran.
"Aku kelaparan,seharian aku belum makan,dan aku juga tidak memiliki tempat tinggal.Mama dan papa telah mengusir ku..Tolong ijinkan aku untuk tinggal disini Shiera." ucap Keysia yang kini memohon pada Shiera.Tanpa menunjukkan emosinya lagi pada Shiera.Yang dengan brutalnya menyerang shiera tanpa ampun.
"A..Apa??" seru Shiera kembali kaget.
"Tolong maafkan aku Shiera..Maafkan kesalahan ku sebelumnya." ungkap Keysia yang kini berlutut di hadapan Shiera.
Shiera pun semakin bingung melihat Keysia saat ini.Karena entah ia harus percaya atau sebaliknya.Sebab,tidak mungkin dalam sehari Keyisa langsung merasa menyesal karena perbuatannya.
...****************...
__ADS_1
"Hah??Kami bukan saudara kandung ma?" tanya Gian yang langsung kaget.Saat Nayra menjawab pertanyaan Gian tentang perasaan Keysia padanya.