
"Sejujurnya tidak,karena itu sangat merepotkan kita..Tapi,jika papa mu dirawat akan memakan banyak biaya selama perawatannya di rumah sakit." jawab Caroline.
"Tapi ma,bukankah papa memiliki asuransi??Kan bisa digunakan untuk biaya pengobatan papa ma." ucap Riska menyarankan ibunya.
"Justru mama tidak mau menggunakannya.." jawab Caroline menolak saran Riska.
"Kenapa ma??" tanya Riska penasaran.
...****************...
Kediaman Gian..
Shiera yang baru saja membuatkan bubur,langsung membawanya ke kamar untuk dimakan oleh Gian.
Gian kini terlihat terbaring dengan berselimut tebal.Wajah dan hidung yang memerah karena batuk pilek,akibat kehujanan saat piknik sebelumnya.
Gian tampak sedang tertidur dengan kondisinya yang cukup lemah.
Shiera pun menghampiri Gian sembari membawakan bubur untuknya.
"Tuan..Ayo makan dulu,supaya tuan bisa minum obat." sahut Shiera mencoba membangunkan Gian.
Gian pun membuka matanya dan membangunkan tubuhnya.
"Suapin." sahut Gian menyuruh Shiera untuk menyuapinya.
"Hah??Su..Suapin?" tanya Shiera sedikit kaget.
"Kenapa??Kau keberatan??Merawat suami yang sedang sakit jangan setengah-setengah." tanya Gian dan menjelaskan.
"Ah..Iya baik lah." jawab Shiera yang langsung menuruti perintah Gian dan menyuapinya bubur tersebut ke mulut Gian.
__ADS_1
Shiera pun tampak begitu sabar menyuapinya Gian.Pandangan Gian pun tak berhenti terus menatap Shiera.Ia begitu terharu melihat kesabaran dan perhatian yang ditunjukkan Shiera padanya.
"Terima kasih." ucap Gian.
Shiera pun menatap Gian dengan bingung.
"Untuk apa tuan??" tanya Shiera.
"Karena kau sudah merawat ku." jawab Gian.
"Bukankah tuan sendiri bilang,merawat suami jangan setengah-setengah." jawab Shiera membalikkan perkataan Gian.
"Jadi kalau aku bukan suami mu,kau tidak akan merawat ku?" tanya Gian menguji Shiera.
"Tidak juga,aku juga tidak bisa melihat orang yang sedang sakit." jawab Shiera.
"Apa aku boleh minta sesuatu dari mu??" tanya Gian mengalihkan pembicaraannya.
"Peluk aku." ujar Gian menyuruh Shiera.
Seketika membuat Shiera langsung menatap kaget.
"Pe..Peluk??" tanya Shiera dengan gugup.
Gian hanya mengangguk.
"Ke..Kenapa??" tanya Shiera lagi.
"Memangnya harus ada alasannya??Bukankah wajar jika suami mu meminta pelukan dari istrinya??" tanya balik Gian.
Gian pun tak sadar,jika dirinya tiba-tiba ingin dipeluk oleh Shiera.
Sesaat Shiera pun tertunduk malu.
__ADS_1
"Kenapa??Kau merasa keberatan??" tanya Gian.
Shiera pun menggelengkan kepalanya.
"Bukan,tapi bukankah tuan sendiri yang bilang tidak akan sudi menyentuh ku??jadi apakah tuan masih ingin bersentuhan denganku?" tanya Shiera mengungkit ucapan Gian yang pernah dikatakannya.
Tanpa menanggapi ucapan Shiera,Gian justru menarik tubuh Shiera dan mendekapnya dengan erat.
Shiera pun seketika syok dan kaget,saat Gian mendekap tubuhnya.
Gian pun seakan tidak peduli lagi dengan ucapan yang pernah ia katakan pada Shiera.Karena saat ini ia hanya ingin mendekap tubuh Shiera dengan sangat erat.
Ia pun dapat merasakan kenyamanan dan kehangatan saat memeluk tubuh Shiera.Dan untuk pertama kalinya ia tak menolak saat memeluk tubuh seorang wanita.
Yang selama ini ia selalu menolak bahkan berdekatan dengan semua wanita.Ia selalu menganggap semua wanita yang ingin dekat dengannya hanya karena statusnya sebagai penerus perusahaan.
Dan ia pun baru menyadari jika tidak semua wanita menginginkan status sosialnya.Bertemu Shiera dan menjadikan istri,ternyata suatu keberuntungan untuknya.
Tapi ia tidak menyadari jika ia sudah mulai jatuh cinta pada Shiera.Sosok gadis asing yang belum lama dinikahinya,tapi sudah membuat pintu hati nya terbuka untuk Shiera.
...****************...
Othor jadi baper nulis'a..🤣🤣
Hayoo..Pemenang GA diumum kn akhr bulan, msh ada kesempatan buat jd top fans ya..😁😁
Kisi2 yg othor jg ntr umumin di akhir bulan..
Jangan lupa ikutan trs alur cerita'a ya
😘😘
Happy reading..🥰🥰
__ADS_1