Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 46


__ADS_3

Gian yang lebih dulu siap menunggu Shiera pun di dalam mobilnya.Awalnya ia sabar menunggu,tapi beberapa menit kemudian ia pun jadi kesal.Dan langsung membunyikan suara klakson mobilnya cukup keras.


Tiiinnnn...Tintin...


Tak berapa lama Shiera pun menghampiri Gian dengan terburu-buru.


"Kenapa kau lama sekali??kita cuma berbelanja bukan kondangan.!!" protes Gian dengan nada mengomel.


"Maaf tuan,tadi saya cek dapur dulu dan semua pintu." jawab Shiera menjelaskan.


"Banyak alasan..!! masuk..!!" ujar Gian sembari memberi perintah.


Shiera dengan cepat langsung masuk ke dalam mobil Gian dan duduk di kursi belakang.Sebelum menyalakan mobil,sesaat Gian melirik Shiera melalui kaca spion nya sambil mendengus kesal.Ia pun menoleh ke belakang sambil melihat Shiera dengan tatapan datar.


"Hei..Gadis marmut." panggil Gian.


Shiera pun menoleh kearah Gian.


"Apa sekarang kau sedang jadi nyonya besar??" tanya Gian dengan tatapan datar.


"Tidak tuan." jawab Shiera sambil menggelengkan kepala dengan tatapan polosnya.


"Pindah ke depan." ujar Gian menyuruh Shiera untuk di sampingnya.


"Iya tuan." jawab Shiera langsung mengangguk dan menuruti perintah nya.

__ADS_1


Gian pun menatap datar ke arah Shiera saat Shiera duduk di sampingnya.


Apa dia pikir aku ini sopirnya.' gerutu Gian dalam hatinya.


Gian akhirnya melaju kan mobilnya menuju supermarket.Ia lebih memilih supermarket ketimbang pasar tradisional.Sebab seorang tuan muda angkuh seperti dirinya tidak akan mau berdesak-desakan dengan ibu-ibu di pasar.Terlebih mencium berbagi macam bau pasar yang menurutnya ingin muntah.


Tiba di supermarket,sesaat Shiera memandang heran.


"Maaf tuan,kenapa kita ke sini??" tanya Shiera sebelum turun dari mobil Gian.


"Kenapa??jangan bilang kau belum pernah belanja disini??kampungan sekali." tanya balik Gian sembari menyindir Shiera.


Shiera pun langsung memasang wajah cemberut.


"Maaf tuan,walau pun aku terlihat polos tapi bukan berarti aku juga terlihat kampungan.Kalau hanya supermarket saja aku sudah sering belanja di sana." jawab Shiera sambil tersenyum dan turun dari mobilnya.


Apa maksud kata-katanya??apa dia sedang membalas ku??' batin Gian bertanya dengan bingung.


Gian pun memandang sinis ke arah Shiera yang memasuki supermarket tersebut.


Gian dan Shiera mulai mengelilingi setiap tempat perbelanjaan.Mulai dari sayuran hingga daging dan ikan.


Shiera tampak begitu menikmati setiap ia memilih berbagai macam bahan sayuran dan bahan lainnya.


Gian tanpa sadar terus memperhatikan Shiera,terlebih saat ia sedang tersenyum.Ia baru menyadari jika Shiera tampak manis jika sedang tersenyum pada orang lain.

__ADS_1


"Kau begitu gampang mudah senyum jika di depan orang lain,tapi kenapa kau sulit tersenyum jika di depan ku??apa kau sangat takut padaku??" tanya Gian yang penasaran.


"Mu..mungkin tuan." jawab Shiera dengan nada terbata.


"Memangnya aku setan,sampai kau harus takut pada ku??" tanya Gian lagi yang tanpa sadar menyebut dirinya sebagai setan


"Tidak tuan,aku cuma takut melihat tingkah gila mu." jawab Shiera asal bicara dan langsung memilih ke tempat lain untuk menghindari Gian.


"Apa kata mu..!!" sentak Gian langsung sewot.


Sial..dia sudah berani menjawab kata-kata ku.' batin Gian menggerutu.


Shiera pun kembali memilih bahan-bahan makanan lainnya.


Saat ia menemukan dan akan mengambilnya.Tanpa sengaja ia berpapasan dengan seseorang.


...****************...


Hai..Readers..😁


Othor ada kisi-kisi buat kalian..πŸ˜„


Siapa yang bisa nebak siapa sosok Shiera sebenarnya,bakal dapetin pulsa 50rb..πŸ˜‰


Bakal diundi akhir bulan ne,sekaligus yang jadi top fans bakal dapet pulsa juga y..😘😘

__ADS_1


Maaf,othor cuma bisa up 1 bab..Soal'a weekend ,othor butuh me time keluarga🀣🀣


Happy Reading..πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2