Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila

Dinikahi Tuan Muda Pura-Pura Gila
Bab 55


__ADS_3

Merasa khawatir dengan kondisi Gian,Shiera mencoba untuk melihat keadaan Gian yang berada di kamar.Dengan perasaan takut,Shiera mencoba masuk dan berjalan pelan kearah Gian yang tengah tidur.


Ia pun memperhatikan gaya tidur Gian dengan wajah yang datar.


Sepertinya kondisinya sudah tidak apa-apa.' batin Shiera saat memperhatikan kondisi Gian yang terlihat tertidur.


Shiera pun berniat meninggalkan Gian,tap baru akan melangkah.


Tiba-tiba saja sesuatu menarik tangan Shiera hingga membuat tubuhnya jatuh tepat di atas ranjang.


Dan terlihat Gian sudah berada di atas tubuh Shiera,dengan mengungkung kedua tangan Shiera ke atas.


Shiera pun sangat kaget saat Gian tiba-tiba mengungkung tubuhnya.


"Tu..Tuan,ada a..apa?" tanya Shiera dengan perasaan takut dan jantung yang berdebar-debar.


Gian sesaat diam dan menatap wajah Shiera dari jarak yang begitu dekat.Terlihat jelas wajah polos Shiera yang begitu natural dan manis.Membuat perasaan Gian tanpa sadar tak beraturan.


Dia benar-benar gadis yang manis..' puji Gian tanpa sadar.


Shiera pun mulai ketakutan dan panik,melihat tindakan Gian yang bisa kapan saja berbuat semaunya.Terlebih Gian sudah menjadi suami sahnya.


"Apa kau mau bertanggung jawab karena ulah mu?" tanya Gian dengan nada serius.

__ADS_1


"Ta..Tanggung jawab seperti apa tuan??" tanya Shiera dengan nada terbata.


Degup jantung Shiera pun seakan berdetak sangat kencang dan sulit juga untuk mengatur nafasnya.Karena posisi Gian yang berada di atas tubuhnya.


"Menurutmu seperti apa??" tanya Gian yang tiba-tiba menunjukkan senyuman iblis nya.


Shiera menggelengkan kepalanya dengan pelan.


"Apa kau siap melakukan apa pun untuk ku??" tanya Gian lagi dengan nada sedikit sensual.


Membuat Shiera melebarkan kedua matanya saat memandang Gian dan ketakutan mendengar pertanyaan Gian.


Sebab dalam pikirannya ia menebak jika Gian ingin meminta haknya yang sampai saat ini belum terlaksanakan.


Namun,bukan dari dirinya yang menolak secara tegas.Tapi sebenarnya Gian sendiri yang tidak sudi akan menyentuh dirinya.


"Tapi tuan,bukankah tuan bilang tidak akan sudi menyentuh ku??" tanya Shiera mengungkit ucapan Gian sebelumnya.


Sesaat Gian pun mengernyitkan alisnya keatas.Dan seketika langsung tersenyum miring saat menatap Shiera.


"Kau menganggap diri mu polos,tapi ternyata kau mengharapkannya juga." sindir Gian pada Shiera.


Shiera pun menatap bingung.

__ADS_1


*


*


Setengah jam kemudian..


"Ini tuan." ujar Shiera saat menghidangkan makanan di atas meja makan,tepat dihadapan Gian.



Gian pun langsung tersenyum lebar,saat melihat makanan yang sudah tersaji di atas meja.Yang dimasak oleh Shiera sendiri.


Tanpa pikir panjang,Gian langsung menyantap makanan tersebut sendirian.Sementara Shiera hanya memandangi Gian yang begitu lahap menyantap masakannya.


Ia sengaja tidak makan,karena sudah begitu kenyang.Terlebih ia seperti tidak punya muka atau malu di hadapan Gian.


Mengingat kejadian tadi,ia begitu percaya dirinya jika Gian meminta hak nya yang sudah seharusnya ia layani.


Yang ternyata Gian hanya meminta Shiera memasakkan makanan untuk dirinya.


Shiera begitu malu dan berpikir terlalu jauh,jika Gian akan meminta haknya.Akhirnya Shiera cuma bisa tertunduk malu dan tak berani berhadapan langsung pada Gian.


Gian yang melihat Shiera masih berada di dapur,cuma bisa tersenyum puas.

__ADS_1


Polos sih polos,tapi pikiran mu tidak sepolos kelakuan mu marmut kecil.' batin Gian merasa menang sudah membalas Shiera karena sudah membuat juniornya meradang.


...****************...


__ADS_2