Ditilang Cinta Polisi Ganteng

Ditilang Cinta Polisi Ganteng
Liburan Kelulusan diBali


__ADS_3

Setelah melewati perjuangan panjang dengan berbagai ujian sekolah, ujian praktek, portofolio, akhirnya hari ini pengumuman kelulusan sekolah, dan besok liburan ke Bali. Acara yang paling aku tunggu dari tahun kemarin.


Hari ini aku kesekolah hanya untuk melihat pengumuman saja. Setelah pulang dari sekolah aku dan Novi berencana membeli baju untuk persiapan besok ke Bali.


Setelah semua urusan disekolah selesai, aku dan Novi jalan-jalan dulu sambil membeli keperluan buat besok. Aku membeli kaos dan celana. Novi mengajakku untuk membeli kaos couple tapi dengan warna yang berbeda.


Setelah selesai membeli baju aku dan Novi lanjut untuk membeli camilan yang akan kami bawa untuk ke Bali besok.


Aku bergegas pulang ketika kita sudah selesai belanja. Rasanya tak sabar menunggu besok. Aku memang belum pernah liburan keBali, selama ini selalu ke Jogja saja.


Malam ini aku tidur lebih awal karena besok harus berangkat pagi-pagi, aku nggak mau terlambat lagi, takut jika nanti aku ditinggal bus. Tadi waktu disekolah aku sudah diperingatkan sama Bu Hanny agar tidak terlambat. Bisa-bisa disorakin teman-teman jika aku tetap terlambat.


...****************...


Jam empat pagi aku sudah bangun dan persiapan kesekolah karena pemberangkatan ke Bali pukul 06.00 wib. Kali ini aku tidak terlambat karena aku sampai sekolah pukul 05.45 Wib, bahkan teman-teman yang lain banyak yang belum sampai.


Senang sekali bisa liburan ke Bali dengan teman-teman sekolah. Apa lagi ini liburan sekaligus perpisahan sekolah. kita akan menjalani kehidupan masing-masing. Aku dan Novi melanjutkan kuliah. Teman-teman yang lain juga banyak yang kuliah namun yang lain juga ada yang memutuskan untuk kerja dan adapula yang membuat usaha bersama orang tuanya.


Aku duduk bersama Novi, dan Sari. Perjalanan ke Bali begitu seru, melewati kota-kota yang belum pernah aku kunjungi. Menyebrang dari bus ke kapal, melihat pemandangan sore hari yang indah diperjalanan.


Kami sampai Bali dan tujuan pertama kami adalah tanah lot. kita disana hingga menjelang magrib. Karena sudah malam rombongan kita langsung menuju hotel untuk makan malam dan istirahat.


Perjalanan panjang yang sangat melelahkan tapi seru. Setelah bersih-bersih dan makan malam, aku, Novi dan Sari memutuskan untuk istirahat saja lanjut besok pagi. Sebagian teman-teman juga ada yang berkeliling jalan-jalan disekitar hotel.

__ADS_1


Aku bangun subuh-subuh sholat setelah itu melihat pemandangan sekitar hotel sambil menunggu sarapan. Tepat pukul 07.00 semua siswa berada di restoran hotel untuk sarapan pagi. Semua makanan disini prasmanan, aku mengambil banyak sekali karena tadi malam sangat terasa lapar. Aku mencari tempat duduk yang kosong, kulihat Putra, Sari dan Novi sudah duduk dipojok ruangan. Aku makan dengan lahap dan sesekali bercanda dengan Putra dan Novi.


Aku dan Novi bergegas menuju kamar untuk mengambil tas untuk melanjutkan wisata selanjutnya. Jadwal hari ini menuju ke pantai Sanur, lanjut ke Tanjung Benoa dan terakhir ke Pantai Kute.


Perjalanan dari hotel ke pantai Sanur tidak terlalu jauh, hanya ditempuh sekitar 25 menit. Akhirnya sampai juga di Sanur, seharusnya kita melihat sunrise dipantai ini, namun jadwalnya jadi kesiangan. Dipantai ini juga ada musium seni lukis dan patung, jadi kita bisa mampir disitu.


Setelah itu kami lanjut perjalanan menuju kepantai tanjung Benoa. Disana banyak permainan yang bisa dicoba namun biayanya lumayan mahal dikantong anak sekolahan. Jadi kita ke penangkaran penyu, naik speed boat. Sedikit takut sih karena naik speed boat sangat cepat dan ombaknya juga besar, serasa dilempar-lempar hingga aku terasa sangat mual. Namun sempat berhenti ditengah-tengah sejenak untuk melihat ikan dan terumbu karang.


Sesampainya dipenangkaran banyak sekali penyu dan kura-kura yang besar, ada juga hewan lain seperti burung dan monyet, kita juga bisa berfoto dengan burung atau kura-kura secara gratis Lo.


Setelah dari Pantai Tanjung Benoa kita lanjut menuju Pantai Kute untuk menikmati sunset.


Sesampainya disana aku berjalan-jalan dan berfoto dengan teman-teman yang lain. Senang sekali bisa Menikmati suasana sore yang indah disini.


"cie... cie.... cie.... romantis sekali". Celetuk teman-teman.


Semua teman-teman dekatku tiba-tiba datang menghampiriku. Akhirnya kita bermain pasir bersama-sama. Putra digendong temanku yang cowok dan dikubur dipasir. Senang sekali liburan ini bisa bercanda bareng teman-teman.


Bu Hanny menyuruh kita untuk kembali ke bus Karena memang hari sudah malam.


Perjalanan kita lanjutkan menuju kerumah makan untuk makan malam. Disana kita mandi dan bersih-bersih karena setelah makan malam, kita memang langsung perjalanan pulang balik keSekolah.


Sepanjang perjalanan pulang sudah tidak ada suara teman-teman lagi semua tidur karena mungkin sudah terlalu lelah. Aku, Novi dan Sari juga ikut tertidur lelap.

__ADS_1


Aku terbangun Pukul 23.54 WITA. Kulihat Pak supir yang tak pernah lelah, kasian juga, hanya beliau yang tak tidur sendirian.


Beberapa menit kemudian, ternyata sudah sampai dipelabuhan Gilimanuk, kita akan menyeberang. Semua siswa disuruh turun oleh Pak Muis dan Bu Hanny. Kita semua disuruh untuk naik kebagian atas kapal. diruang tengah sudah disediakan tempat duduk.


Aku menikmati malam dibagian luar kapal. Semua gelap bahkan air laut juga tidak terlihat, yang terlihat hanya bulan, bintang dan kerlap kerlip lampu rumah dari kejauhan. Ada juga kapal dan perauh nelayan yang terlihat dengan Lampunya yang terlihat redup.


Aku, Novi dan Sari duduk dibawah sambil memandangi bulan dan bintang diatas kapal. Angin malam berhembus hingga menusuk hatiku, serasa aku ini orang yang penuh dosa. Kapal-kapal besar berlayar tanpa tenggelam. Aku hanya seperti debu yang tidak ada apa-apanya. Sungguh nikmat Allah sangat besar.


Teringat ceramah Pak Muis dan Bu Hanny, tentang salah satu keistimewaan surat Ar Rahman yang menjelaskan nikmat Allah SWT.


Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban. "Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?".


Mungkin ini salah satu tujuan tadabbur alam waktu disekolah dasar. melihat salah satu nikmat Allah yang ada di alam.


Aku mulai memikirkan tentang masa depanku setelah ini.


Akhirnya sampai juga dipelabuhan ketapang. Perjalanan menyebrang dari Gilimanuk menuju Ketapang sekitar satu jam.


Ku melihat dibawah kapal masih ada saja pemuda yang berenang menunggu orang memberinya uang. Padahal ini sudah larut malam, suhu udara juga sangat dingin. Aku melempar beberapa uang kertas dan merekapun menangkapnya. Putra dan teman-temanku yang lain ikut melemparkan uang koin kepada mereka, ternyata mereka juga mampu mencarinya meskipun uang itu tenggelam.


Kamipun turun dan berjalan menunggu bus datang. Setelah Bus datang kita semua naik dan perjalanan dilanjutkan. Kita melewati Paiton lagi namun kali ini terlihat begitu indah dengan banyak lampu-lampu yang menyala. Setelah menempuh perjalan panjang, Alhamdulillah akhirnya pukul 04.30 wib, kita semua sampai didepan sekolah dengan selamat.


Aku dijemput ayah didepan sekolah. Setelah sampai rumah aku langsung sholat subuh dan beristirahat hingga siang hari.

__ADS_1


__ADS_2