Do'A Ibu Yang Sederhana

Do'A Ibu Yang Sederhana
Bab 28 Yogyakarta kota istimewa


__ADS_3

selesai pengecekan, barulah kita semua berangkat menuju ke Jogja.


dua Bus besar kini telah bergerak menuju ke Jogja, kebetulan kini bus yang ku tumpangi berjalan duluan.


"eh Ria, kamu bawa charger nggak? pinjam aku," ucapnya yang menatap ku.


"bawa kok, bentar aku ambilkan," sahutku dengan mengambil tasku.


"nah! ini," tukasku sembari menyodorkan ke Wina.


"makasih yah! aku pinjam dulu" pintanya yang mengambil charger di tanganku.


di tengah perjalan sembari menikmati pemandangan di depan kaca jendela.


kini aku mengeluarkan cemilan ku, dengan makan minum di dalam bus, menjadi suasana tak bosan lagi.


"nih! mau nggak," tawarku yang menyodorkan cemilan ku.


Wina dengan tangan lincahnya, kini langsung mengambilnya.


"eh tolong bawain dulu, aku mau ambil minum," titahku yang menyuruh Wina bawakan.


supaya di perjalanan tidak bosan, kini supir bus memutar musik dan ada satu karyawan yang ingin karaoke di dalam.


"Wina!" sapa Wildan yang ada di samping tempat duduk ku di barisan ke 4.


"Hem," ucapnya yang singkat dan padat.


"jutek amat, nih mau jajan nggak?" tawaran Wildan ke Wina.


"nggak makasih!" sahutnya dengan muka jutek.


Wina yang tidak menggubris perkataan Wildan kini dia sibuk dengan handphonenya.


sedangkan aku yang lagi asik dengerin musik, sembari menikmati perjalanan.


tak terasa hari sudah mulai gelap, tepat di jam magrib seketika kami semua berhenti ke masjid.


untuk melakukan sholat magrib dan beristirahat sejenak.


"Alhamdulillah, akhirnya berhenti juga di masjid," racau ku sembari membawa tas.


"iya nih, aku pengen ke toilet, ayo keluar!" ajak Wina kepada ku.


dengan berganti keluar dari bus, saatnya giliran aku dan Wina bergegas keluar.


langsung saja aku dan Wina beranjak ke masjid, dan menuju ke toilet.


"Win kamu nggak mandi?" tanya ku ke Wina.


"hah mandi! nggak ah, aku cuci muka aja," sambungnya yang menggelengkan kepalanya.


"em ya deh! aku juga cuci muka aja, terus sholat," tukasku.


10 menit kemudian, aku dan Wina selesai sholat, saatnya berdandan, merapikan pakaian ku.


sedangkan yang lain lagi asyik melihat pemandangan malam, dan ada juga yang bersantai.


setelah 15 menit beristirahat, akhirnya kami semua melanjutkan perjalanan lagi menuju Jogja.


ketika semua karyawan dan semuanya sudah masuk ke dalam bus, saat bersiap berangkat.


dengan lamanya di perjalanan, banyak anak anak pada tidur semua.


begitu juga dengan ku dan wina, yang kini sudah mulai ngantuk.


"Win aku tidur dulu ya, dah ngantuk banget nih!" ucapku yang sesekali menguap.

__ADS_1


"iya aku juga mau tidur, liat anak belakang pada tidur, jadi pengen ikut tidur," tukasnya.


belum sempat aku bilang iya, aku sudah tertidur duluan.


saat itu suasana di dalam bus, terasa sepi dan tidak ada lagi perbincangan.


hanyalah sopir dan kernet bus yang duduk di depan menemani supir.


tepat di jam 11 malem, aku terbangun dengan merasa kedinginan.


setelah aku melihat ponsel ku, ternyata banyak panggilan tak terjawab dari ibu dan mas Yunus.


kini aku segera bangun, dan membalas chat nya.


"aduh! pegel banget rasanya, masih malem, belum nyampe lagi," racau ku sembari menegakkan posisi dudukku.


"ya ampun, nih anak teler banget kalau tidur," ucapku yang menatap Wina.


kini aku berdiri untuk melihat ke belakang, apa anak anak tidur semua dan kembali duduk lagi.


di dalam bus dingin sekali, kini aku mengenakan selimut bulu tipis yang ku pakai.


duduk diam dan sesekali melihat ke arah jendela, dengan melihat pemandangan malam.


"Wil belum tidur kamu!" tanyaku yang mengarah ke tempat duduk Wildan.


"udah kok, cuman kebangun aja," sahutnya.


"oh," singkat ku.


dengan besoknya aku di dalam bus, kini aku kembali tidur lagi, meski mata nggak bisa merem.


tetap aku paksain tidur, supaya besok pas udah sampai nggak ngantuk.


"aku tidur aja deh lagian nggak ada teman yang di ajak ngobrol!" titahku yang mengenakan selimut ku.


****


dengan begitu, semua karyawan sudah bersiap untuk keluar bus.


"akhirnya lega juga, kita dah sampai di Jogja," ucap Wina yang mengarah ke jendela bus.


"ya udah ayo turun, aku mau ke toilet bentar," sahutku.


ketika kamu sudah di luar bus, dengan udara yang sangat segar, aku dan Wina segera mencari toilet umum di sekitar sini.


seketika sudah sampai di toilet masjid yang ada di Jogja, dengan berjalan kaki, kurang lebih ada 5 kg meteran.


sedangkan yang lain masih di daerah parkiran bus tadi.


kini aku dan Wina sudah selesai ke toilet saatnya kami kembali ke parkiran, tidak sengaja bertemu dengan nila yang berjalan sendirian.


"eh nila, mau kemana kamu?" tanyaku di ujung seberang jalan.


"aku mau ke depan sebentar!" sahutnya yang berjalan cepat.


"eh Ria, tumben dia jalan sendirian, emang mau kemana tuh anak!" sambung Wina dengan menatap nila berjalan.


"ya mana aku tau! ya udah ayo balik," ajak ku.


berjalan kaki menuju ke parkiran dengan suasana pagi yang amat cerah, membuatku tambah bersemangat.


"eh tunggu win aku mau ke supermarket tu yang ada di seberang jalan," ucapku yang menghentikan langkah Wina.


"kamu mau cari apa?" tukasnya.


"udah ayo ikut saja!" ujarku yang menyeret tangan Wina.

__ADS_1


sampai di dalam supermarket, kini aku mengambil pop mie dan minum dingin.


setelah selesai membayar ke kasir, kini saat aku memasak di tempat.


"win, kamu ini juga nggak?" tawarku yang menunjuk ke pop mie.


"ya deh, aku juga mau, lagian dah laper!" sahutnya yang menyerngitkan dahi.


"nih aku bagi tugas, aku yang bayar kamu yang masak di sana tuh!" titahku dengan menunjuk ke tempatnya.


ketika makan dah siap di meja luar supermarket, dan aku juga selesai membayar.


kini saatnya keluar menghampiri Wina yang duduk di luar.


"nih punya kamu, ini punya aku, yok makan!" ajaknya dengan mencium aroma mienya.


sembari makan sembari juga menikmati pemandangan kota Jogja.


10 menit kemudian, kami berdua selesai makan, dan bersantai sejenak sembari minum yang sudah ku beli tadi.


"eh Wina, bentar ya aku mau ngabarin ibu dan mas Yunus dulu, ya sembari santai dulu disini, masak iya abis makan di bawa jalan, kan nggak mungkin!" ungkap ku ke Wina.


"iya deh, aku juga mau ngabarin mama aku," sahutnya.


"Tuuuttt"


"tuuuttt"


nada ponselku yang sedang memanggil panggilan dari ibuku.


'halo nak, assalamu'alaikum,' ucap ibu di ujung telepon.


'waalaikumsalam Bu, ibu lagi ngapain, ini ria sudah sampai di Jogja,' sambung ku dengan nada pelan.


'ini lagi duduk duduk aja di teras, kamu udah makan!'


'udah kok Bu, ini barusan,' singkat ku.


'ya udah kamu hati-hati di sana yah!'


'iya Bu, ya udah aku mau lanjutin jalan lagi yah, aku tutup telponnya,' tukasku seraya menutup telponnya.


kami pun segera kembali ke parkiran bus tadi, untuk segera berkumpul.


"ayo ria kita ke parkiran, semua karyawan sudah pada kumpul," ajaknya ke aku.


"iya ayo!"pekikku.


10 menit kemudian, dan Wina sudah sampai di parkiran Bu, saatnya kami semua pergi menuju ke swalayan terbesar di Jogja yaitu Malioboro.


semua karyawan berjalan kaki sembari menikmati indahnya pemandangan di pagi hari.


banyak sekali turis yang berdatangan ke sini, untuk mengenal lebih dalam tentang indahnya wisata di Indonesia termasuk di Jogja ini.


"eh tunggu ria aku fotoin disini dong!" sahutnya yang mendadak.


"kamu ini, belum sampai di tempatnya udah minta foto, coba nanti kalau udah sampai bisa .. terus minta di fotoin," ledekku ke Wina.


"hehe ya gapapa dong, biar ada kenangannya!" ujarnya yang terkekeh.


tiba-tiba ketua direktur juga ikut usul untuk mengambil foto di depan jalan semua karyawannya.


mumpung ada tukang foto jalanan jadi kamu memanggilnya, untuk memfoto kami semua dengan membawa banner tulisan.


selesai foto semua karyawan di suruh duluan ke Malioboro yang di temani oleh sekertaris pak bos.


akhirnya sampai juga di depan pintu mall Malioboro, setelah kita semua masuk.

__ADS_1


langsung di sambut dengan pegawai mall yang mengenakan pakaian batik Jogja.


"eh Ria nanti kamu mau beli apa untuk oleh olehnya," tanya Wina sentak melihat dalam mall.


__ADS_2