Do'A Ibu Yang Sederhana

Do'A Ibu Yang Sederhana
Bab 29 Ini bagus nggak?


__ADS_3

"belum tau juga nih win, masih bingung!" sahutku.


semua karyawan berpencar dengan berjalan di sekitar dalam mall.


"win aku sih pengennya belikan ibu baju batik, tapi dimana ya tokonya," ungkap ku yang berjalan mencari.


"iya sih sama, ayo kita jalan lagi," sahut Wina yang di samping ku.


di sebuah mall Malioboro banyak sekali berbagai toko di dalamnya.


yang menjual berbagai macam produk hingga makanan khas Jogja.


Wina yang tertarik dengan toko sendal dan sepatu, kini menyeret ku ke dalam.


"ria ayo ikut aku ke sana, kayaknya bagus bagus deh!" titahnya dengan menggandeng tangan ku.


setelah kami berada di dalam toko sepatu, kami berdua di sambut ramah dengan petugasnya.


Wina yang kalap itu, langsung mengambil keranjang belanjaan dengan tujuannya.


yaitu ingin memenuhi keranjang belanjanya dengan banyak barang.


sedangkan aku yang sentak kaget dengan dalam toko, yang begitu banyak model sepatu.


"eh Win ini cocok nggak di akunnya?" tanyaku yang sedang mencoba sepatunya.


"itu mah jelek ria, warnanya terlalu strong, cari yang lain ada banyak tuh!" tuturnya kepada ku.


setelah hampir 15 menit, akhirnya aku dan Wina telah menemukan sepatu yang cocok.


kini saatnya membayarnya ke kasir, setelah selesai membayar langsung bergegas keluar toko.


"huh aku seneng banget bisa beli sepatu yang ku inginkan," racaunya yang sesekali melihat sepatu yang di dalam tas.


"iya sama! apa lagi dengan harga yang terjangkau dan kualitas bagus sekali," sambungku dengan wajah sumringah.


ketika kami berdua menyusuri jalan mall , ada salah satu toko yang isi dalamnya terlihat menarik.


membuatku ingin sekali datang dan melihat apa isi dalam toko tersebut.


"win, coba deh ikut aku ke sana bentar," ungkap ku dengan berjalan ke toko.


setelah aku memasuki toko tersebut, ternyata dia menjual berbagai macam tas yang terbuat dari kulit kayu.


dengan berbagai macam motif batik dan bentuknya.


"eh Ria bagus banget tapi harganya mahal sekali," oce nya dengan wajah kesel.


"kamu cari yang nggak mahal dong, kan masih banyak model yang lain," titahku yang menatap Wina.


tak lama kemudian aku menemukan tas batik dengan model tidak terlalu besar.


sehingga membuatku ingin membelinya, karena hanya sisa satu tas yang akan ku beli.


"win aku beli ini aja deh, motifnya bagus banget soalnya, lagian nggak terlalu besar, lumayan bisa buat kerja," titahku dengan hati senang.

__ADS_1


"aku ini aja deh serasi kan sama aku, ini tas ransel kecil, sama kayak kamu bisa buat kerja," sambung Wina yang membawa tasnya.


selang waktu sekitar 15 menit kami akhirnya melanjutkan perjalanan menuju ke lantai 2.


di lantai 2 ada banyak macam toko jajanan khas Jogja, dan restoran khas Jogja juga.


"eh Ria aku haus nih, ayo kita ke sana," ucapnya yang menunjuk ke arah toko minuman.


"iya nih aku juga, ya udah ayo," sahutku.


sampai di depan toko, kami di sambut dengan pelayan restoran tersebut.


tidak lupa aku dan Wina, mengantri di kasir untuk memilih menu yang sudah tersedia.


setelah selesai memilih, barulah kami menunggu minuman kami jadi.


aku yang memesan minuman khas Jogja yaitu wedang uwuh dan nasi gudeg nya.


tak lama kemudian, akhirnya pesanan kami datang dan sudah tertata di meja makan.


"win ayo makan dah laper aku, tadi hanya sarapan pop mie doan," ucapku yang menyerngitkan dahi.


"iya nih! sama, ini kan makanan khas Jogja banget, nasi gudeg dan wedang uwuh," sambungnya yang terkekeh.


sembari makan kita juga berfoto foto di restoran tersebut dan menikmati suasana mall Malioboro.


"enak banget yah, beda sama yang di jual di Jakarta, apa yang di Jakarta itu palsu yah!" titah nya yang sesekali melahap makanan.


"eits kamu, mana ada gudeg palsu, mungkin yang masak itu bukan orang Jogja asli, jadinya resepnya agak beda," jelasku ke Wina.


"oh gitu, mungkin aja!" tukasnya yang manggut-manggut.


"nah ini win, namanya wedang uwuh, kamu minum ini pasti langsung strong," titahku yang menyodorkan gelas.


"iya nih, dulu kata nenek ku, kalau minum wedang uwuh, sembari menikmati tegukan demi tegukan," sahutnya dengan waja tersenyum.


Alhamdulillah selesai juga kami makan di restoran dalam mall Malioboro ini, saatnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke lantai 3.


tak terasa waktu sudah memasuki adzan dhuhur, saatnya kami berdua mencari mushola terdekat.


untuk menunaikan ibadah sholat Dhuha terlebih dahulu, dan sholat berjamaah dengan semua karyawan.


"eh Ria udah mau adzan dhuhur, ayo kita di suruh kumpul di depan masjid yang ada di sebelah mall Malioboro," tutur Wina kepada ku.


"oh ya udah ayo deh kita ke sana!" sambung ku dengan berjalan keluar mall.


selang beberapa menit kemudian, akhirnya kami semua sudah berkumpul di masjid keraton Jogjakarta.


sekitar 20 menit akhirnya semua sudah melakukan sholat dhuhur berjamaah.


aku dan Wina yang asih di dalam masjid, hanya untuk beristirahat sejenak.


sembari merapikan pakaianku dan sedikit make up, tidak lupa mengasih kabar ke ibu dan mas Yunus.


"eh Ria aku ke sini pengen naik kuda delman deh," ungkap yang seperti anak kecil.

__ADS_1


"hah! kamu serius, tumben minta naik delman," ucapku yang sentak kaget mendengar ucapan wina.


Wildan yang kini tengah duduk di dekat anak tangga pintu keluar masjid, tidak sengaja mendengar obrolan kami.


"eh ada ria sama Wina disini!" ujar nya yang tengah menghampiri kami berdua.


"iya Wil, kamu lagi nungguin Deni yah?" tebak ku ke Wildan.


"enggak juga, cuman kebetulan aja kesini," sambung Wildan.


"oh yah, aku ingin ngajak kalian berdua, naik delman, mau nggak?" tutur Wildan yang menatap kami berdua.


"Wildan yang pura pura tidak mendengar obrolan Wina yang ingin naik delman.


kini dia mengajak mereka berdua untuk keliling dengan naik delman.


"eh Win, bukannya kamu tadi pengen naik yah,tu terima aja tawaran si Wildan," ungkap ku ke Wina.


"ih masak iya, aku naik berdua sama dia, ogah ah!" sahutnya dengan muka jutek.


"la kan ada pak kusirnya,"


"ogah deh! tapi kalau sama kamu aku mau," tukas Wina.


"emangnya delman nya muat apa?" jawabku dengan heran.


"dah terserah Wildan aja, ak ngikut!" ucap pasrah.


setelah aku sedikit berdebat dengan Wina, akhirnya Wina pun menyerah dan ngikut apa yang Wildan ajak.


"Wil boleh tuh!, tapi di Wina ikut ya gimana gapapa kan?" tanyaku dengan menatap wajah Wildan.


"ya udah gapapa kok, ya uda ayok kesana!" tukasnya yang menuju ke arah parkiran delman.


"ya udah aku tunggu di sana yah, kamu jangan lama-lama," anggukan kepala ku ke Wildan.


"ria ayo, ditunggu Wildan di sana tuh, yang tempat parkir delman," ucapku ke Wina.


ketika Wina selesai berkemas akhirnya kami berdua menuju di parkiran delman.


"eh Win kamu naik delman ini, ayo cepat naik!" titahnya sembari naik ke delman.


akhirnya kami ber empat termasuk pak kusirnya, berangkat menuju keliling di wisata jogjakarta dengan naik delman.


selang beberapa waktu kemudian, akhirnya liburan kali ini sudah selesai.


saatnya kami balik pulang dengan naik bus yang sama buat kita berangkat.


seketika sudah ada di dalam bus, aku dan Wina beristirahat sejenak, sembari yang lain naik.


ada setengah hari kami menghabiskan waktu liburan kamu dengan rasa senang.


tidak lupa aku mengemasi barang belanjaan yang tadi ku beli buat oleh-oleh aku, ibu dan mas Yunus.


tidak lupa oleh oleh buat calon mama mertua juga, meski harganya tidak seberapa namun aku membelinya dengan hati ikhlas.

__ADS_1


beberapa menit kemudian, Semua karyawan sudah masuk ke dalam bus semua.


kini saatnya bus berjalan menuju arah pulang ..


__ADS_2