
akhirnya hari yang sudah ku nanti pun tiba, kami berdua akan segera berangkat bulan madu.
"Mah, Pah, kami berdua berangkat dulu yah, papa sama Mama baik-baik di rumah," ucap mas yunus yang membawa koper besar.
"iya Nak, kalian berdua hati-hati di jalan, kalau suda sampai di sana, jangan lupa kabarin mama sama papa yah," sahut mama yang berdiri di depan pintu luar.
persiapan sudah selesai, saatnya kami berdua masuk ke dalam mobil untuk menuju bandara Soekarno-Hatta.
dengan di antar sama supir, dan segera berpamitan dengan mama sama papa.
setelah kami sudah dalam perjalanan menuju bandara Soekarno-Hatta, tak lama kemudian akhirnya sampai juga.
berhubung kami berangkat di jam 7 pagi dan pesawat kami landing di jam 9 jadi masih ada waktu untuk bersantai di bandara.
"makasih yah pak," ucap Ria kepada pak sopir.
"sama-sama Non, kalau begitu saya pamit pulang dulu," ucap pak sopir yang berjalan masuk mobil.
langsung saja kami berjalan menuju loket dengan tujuan tersebut, tidak lupa menaruh koper ke dalam bagasi pesawat.
"mas aku mau beli jajan di sana tuh, sambil nunggu pesawatnya datang," ucap Ria yang menunjuk ke toko makanan yang ada di bandara.
setelah selesai ngantri di toko makanan, kini kami berdua mencari tempat duduk.
tak lama kemudian, akhirnya pesawat kami pun sudah datang, kini saatnya kami segera menuju ke dalam pesawat.
setelah berjalan lumayan lama, akhirnya kami berdua sudah berada di dalam pesawat dengan tempat duduk masing-masing.
dengan bertemu pramugari yang cantik-cantik, aku juga bisa menikmati kenyamanan di dalam pesawat.
setelah ada pemberitahuan kepada pramugari, kini pesawat kami pun lepas landas ke udara.
lumayan lama jarak yang ditempuh Jakarta ke Bali sekitar satu setengah jam an.
semasa di dalam pesawat, kami berdua hanya menikmati pemandangan dari atas kaca jendela pesawat.
meski di dalam pesawat hanya diam dan duduk, dan supaya tidak bosan, pesawat juga menyediakan berbagai majalah dan juga earphone untuk penumpang.
"sayang, kalau kamu ngantuk tidur saja," ujar mas Yunus yang duduk di sampingku.
hanya senyuman dan anggukan kepala yang di dapat dari Ria, yang bersandar di pundak mas Yunus.
sempat merekam video pemandangan dari atas yang dalam pesawat untuk kenang kenangan.
Alhamdulillah akhirnya sampai juga di bandar Ngurai Rai Bali, dan kami mengantri untuk turun dari pesawat.
"sayang, bangun yuk, dah sampai," ucap mas Yunus yang memukul pipi ku pelan.
__ADS_1
aku segera bersiap-siap untuk turun dari pesawat dan menuju di bandara mengambil koper yang ada di bagasi pesawat.
pulang pergi di sambut ramah sopan dengan semua pramugari yang ada di pesawat.
"Alhamdulillah ya mas udah sampai," ujar Ria dengan hati senang.
"iya sayang, kamu senang?" tanya mas yunus dengan senyum di wajahnya.
"seneng banget mas, makasih yah," singkat Ria dengan penuh kebahagiaan.
setelah kami keluar dari bandara saatnya menunggu mobil jemputan untuk menuju di sebuah hotel yang sudah di pesan mas Yunus.
"ayuk sayang!" ujar mas Yunus yang menyuruhku masuk duluan ke dalam mobil.
dalam perjalanan menuju hotel di daerah Bali yang dekat dengan pemandangan laut Dewata.
sekitar 20 menit, akhirnya kami pun telah sampai di depan hotel yang ada di daerah Bali.
selesai mengeluarkan koper dari mobil, kini saatnya masuk menuju staf hotel yang ada di dalam.
untuk mengambil kunci kamar dan juga mengisi formulir data diri, kalau kita ingin menginap di sini.
setelah selesai di bagian administrasi, kini saatnya naik lift untuk menuju di lantai 4.
berhubung kamar fyp ku ada di lantai 4, jadi kalau naik turun harus pakai lift.
"gimana, kamu suka?" sahut mas Yunus yang tengah menaruh koper di sampingnya.
"sukaaaa banget, makasih ya mas, kamu udah perhatian
sama aku," ucap penuh syukur.
"iya sayang, lagian kita kesini kan mau liburan, ya kan?" pekik mas Yunus yang tengah memeluk tubuh ku.
"iya sudah aku mau naru baju baju di dalam lemari dulu, setelah itu kita jalan jalan di balkon belakang," ucap Ria yang duduk di kasur putih dan empuk.
"iya sayang, aku juga mau bersih-bersih," singkat mas Yunus yang sedang mencari pakaian.
selesai menata baju di dalam lemari, kini saatnya aku ganti baju memakai baju santai.
setelah itu aku dan mas Yunus ingin menikmati pemandangan dari balkon atas.
dengan pemandangan yang sangat indah, gunung gunung bermunculan dan juga langsung di arahkan ke pemandangan laut Dewata.
rasa senang dan juga haru, karena bisa merasakan menjadi istri dari suami yang sangat penyayang dan perhatian.
"wahh .. indah sekali mas ...!!" ucapku yang berdiri di depan pager balkon atas.
__ADS_1
"iya sayang, kamu suka kan, kalau kamu bahagia aku juga ikut bahagia," sahut mas Yunus yang memelukku dari belakang.
tidak berhenti di situ saja, namun kami berdua keluar untuk berjalan jalan di tepi pantai.
sampai di pantai dengan menaiki mobil sewa, kami berdua bersenang-senang dengan bermain pasir.
canda tawa ku memenuhi ruang hatiku, dengan kebahagiaan yang takkan terlupakan.
sangking senangnya sampai lupa untuk mengabari mama, papa dan juga ibuku.
selesai mantai, kini segera mencari warung yang dekat dengan daerah pantai tersebut.
ketika sampai di warung, kini aku segera mencari tempat duduk lesehan, sedangkan mas Yunus memesan 2 kelapa hijau.
sembari minum kepala hijau langsung dari batoknya, kini aku sedang menelfon mama dan papa.
'halo mah pah, assalamu'alaikum, maaf baru bisa ngabarin mama sama papa," ucap ku yang sedang ber Vidio call.
'waalaikumsalam iya Nak gapapa, gimana liburannya seru !' sahutnya yang melihat kami berdua di layar ponsel.
'mama sama papa gimana sehat,' ujar mas Yunus yang ada di sampingku.
'alhamdulillah Nak, mama sama papa sehat, Yunus ... titip menantu mam yah, jagain dia,' titah Mama Elis.
'siap, mah!' singkat mas Yunus di sela-sela minum air kelapa muda.
'ya sudah kalau begitu, kalian lanjutkan saja liburannya, yah, assalamu'alaikum,' pekik mama Elis dengan senyum lebar.
'iya mah, waalaikumsalam,' singkat Ria dibarengi dengan memutus saluran ponsel.
lega rasanya setelah menelfon mam dan papa, kini aku ganti untuk menelfon ibu ku.
panggil pertama tidak diangkat dengan ibu, dan aku coba lagi yang kedua semoga diangkat.
setelah aku coba di panggilan pertama dan keduanya masih saja belum diangkat sama ibu, mungkin masih sibuk.
"mas yuk balik ke hotel, aku capek nih, mau tidur, lagian badanku gerah juga," ucap Ria dengan wajah kusut.
"iya sayang yuk, mas juga pengen mandi," sahut mas yunus yang berdiri.
setelah selesai jalan-jalan ke pantai akhirnya kami berdua kembali ke hotel untuk beristirahat.
selang beberapa menit kemudian, kami sudah berada di dalam kamar.
"Mas aku mandi dulu yah," ucap Ria yang berjalan ke kamar mandi.
"iya sayang," singkat mas Yunus yang duduk di kasur empuk.
__ADS_1
selesai mandi kini gantian mas Yunus yang akan mandi, setelah itu istirahat tidur siang.