
"assalamu'alaikum Bu Erna," Salam mama Elis di awang-awang pintu.
"waalaikumsalam, ayo masuk," sabutnya dengan senyuman manis.
kini keluarga mas Yunus datang lagi setelah menginap di hotel semalem.
"jadi begini Bu, saya datang kesini ingin mengajak ibu dan Ria jalan - jalan sekalian supaya lebih akrab saja, hehe," jelasnya tengah duduk di ruang tamu.
"waduh!!, merepotkan mama Elis nanti, saya nggak mau merepotkan mama Elis dan papa, apa lagi nak Yunus, titah ibuku dengan sungkan.
"eh Ndak kok Bu, lagian Bu Erna juga sebentar lagi jadi besan kami, juga ibu dari Nak Yunus,"
"ya sudah kalau mama Elis bersih keras, saya siap-siap dulu yah," ucapku dengan menuju ke dalam.
kini mama elis hanya tersenyum menatapnya. sedangkan aku tengah duduk di samping mas Yunus.
"ayuk saya sudah siap Bu," ujar ibu ku yang keluar dari kamar.
"yuk berangkat, Nak yuk berangkat," sahut mama Elis.
kini semua orang sudah masuk ke dalam mobil dan segera pergi berlibur bersama.
Yah, tepat di daerah Surabaya, kini kami semua menuju ke mall matahari untuk tempat berlibur.
sembari perjalanan menuju mall, dengan obrolan ringan di dalam mobil.
15 menit kemudian, akhirnya kami semua sampai di mall terbesar di Surabaya.
kini mama, papa, dan ibu telah turun duluan, sedangkan aku masih menemani mas Yunus menuju parkiran.
setelah selesai di parkiran, saatnya kami berdua berjalan menghampiri mereka bertiga.
"Mah, yuk masuk," ucap mas Yunus yang di sampingku.
kami pun masuk ke dalam ruangan yang sangat besar dan ramai pengunjung.
"kini mama, aku dan ibu ku sedang belanja kebutuhan pokok, sedangkan papa dan mas Yunus masih menunggu di cafe yang ada di dalam.
sembari melihat suasana, kini mama dan ibu menuju toko baju dan masih memilih milih.
"Nak lihat ini bagus Ndak buat ibu," ucapnya yang memegang baju.
"iya bagus kok," singkatku.
"Bu, bu Erna tinggal pilih mana yang menurut ibu suka, nanti biar saya yang nanggung semua," ucapnya dengan senyuman.
"aduh nggak usah mah, saya nggak ingin merepotkan mama Elis," pintanya dengan wajah sungkan.
"nggak papa Bu, Bu Erna sudah saya anggap seperti saudara, tadi kan yang ngajak saya," ujarnya dengan menepuk pelan pundak ku.
__ADS_1
selesai sudah di toko baju kini di susul dengan papa dan mas Yunus.
"Mah, kita ke lantai dua yuk, papa mau cari tas buat ngantor," sahut papa yang menghampiri kami bertiga.
"oh ya udah ayuk pah," ajak mama yang di samping papa.
kini aku menemani ibu dan menggandengnya, sedangkan mas Yunus juga ada di sampingku.
"Ria tuh liat ada es krim, ikut aku beli," titahnya dengan menyeret tangan.
"Bu bentar ya ini lagi di ajak mas Yunus ke sana," singkatku dengan menatap wajahnya.
ibu ku pun menganggukkan pelan Sembari mengikuti mama Elis dan papa.
setelah ngantri di toko es krim, saatnya kami berdua duduk di tempat yang sudah disediakan.
dengan obrolan kecil dan canda tawa, seraya bahagia hati ku, bisa merasakan sampai saat ini.
selesai makan es krim, saatnya melanjutkan perjalanan ku dengan menyusul mama dan Ibuku.
di tengah perjalanan ku menuju ke lantai 2, kini ponselku bergetar di dalam tas.
setelah aku lihat ternyata telfon dari Vido, dengan fitur Vidio call.
'Halo Ria, waah liburan terus nih!' ucapnya dengan bertatapan muka lewat ponsel.
'hust bisa aja kamu, ini aku lagi sama mas Yunus, jangan keras-keras,' pekikku seraya menaruh satu jari di mulut.
"Nak sini!!" panggilan dari mama Elis.
'eh win nanti lagi yah," singkat ku.
'oh ya deh yah, tu di panggil calon mertua hehe dah,' pekiknya yang terkekeh.
"iya mah, mam panggil saya," tukas yang menghampirinya.
"kamu pilih aja mana yang suka sepatu atau tas," sahutnya yang menyuruhku memilih.
kimi aku hanya terdiam dan memandangi mas Yunus yang tengah berdiri di samping ku.
sedangkan Yunus dengan tingkah laku yang seperti anak kecil, kini malah memberikan kode dengan mengangkat kedua alisnya yang menatap ku.
"em, biar nanti aku sama mas Yunus saja yang milih, boleh kan mah, pah, buk," sebut ku dengan satu persatu.
"ee boleh kok, ya sudah mama mau belanja dengan Bu Erna, mari Bu!!" ajak mama Elis yang menggandeng tangannya.
20 menit kemudian, akhirnya kami selesai juga belanja saatnya kami semua menuju pulang.
tepat di dalam mobil, dengan perjalanan pulang kini aku duduk di belakang dengan di himpit oleh mama Elis dan juga ibu ibuku.
__ADS_1
sedangkan papa ada di samping mas Yunus yang sedang menyetir mobil.
"Mah kita mampir ke restoran yang ada di daerah Surabaya, mau nggak" tanya mas Yunus yang melihat di kaca mobil.
"terserah kamu saja nak, oh iya .. kita semua belum makan malam, ya udah ke sana aja nak," tukas mama ku yang duduk di sofa belakang.
kini mas Yunus tengah menuju ke restoran yang ada di daerah Surabaya itu.
10 menit perjalanan menuju restoran tersebut, akhirnya sampai juga di tempatnya.
selesai memarkirkan mobilnya, kini mama, papa, ibu, aku dan mas Yunus berjalan masuk ke restoran tersebut.
Yah. tepat di meja makan nomer 28 kami semua tengah duduk di bangku yang sudah di sediakan.
kini mas Yunus yang tengah melambaikan tangannya untuk segera memanggil pelayan restorannya.
si pelayan restoran pun datang dengan membawa daftar menu, kini saatnya mama Elis dan papa yang menentukan menu tersebut.
setelah selesai memilih, kini pelayan restoran tersebut kembali ke dapur untuk segera membuat hidangan.
sembari menunggu makanannya datang, kami semua berfoto bersama untuk dijadikan kenangan yang terindah.
berhubung restoran tersebut ramai pengunjung, kini makanan yang tadi di pesan agak sedikit lama.
kami memilih meja nomer 28 dengan fasilitas lesehan, supaya lebih nyaman dan tenang.
selang beberapa menit saja, makanan dan minuman yang kami pesan, akhirnya sampai dan tertata rapi di meja makan.
dengan berbagai macam menu makanan dsn minuman yang sudah di pesan oleh mama Elis.
sebelum makan, aku berteriak pelan dengan mengatakan.
"Tunggu dulu ..." teriak ku di meja makan.
"kenapa Nak??" sahut ibuku dengan heran.
"kita foto dulu lagi, sekali lagi, boleh kan mas, mah, pah," sebut ku dengan wajah cengar-cengir.
"oh pastinya boleh dong," sahut papa.
"oke, baik senyum yang manis, kita akan mulai fotonya, 1 2 3," titahku dengan membawa kamera hp.
"CEKRIK"
suara kamera hp ku telah mencetak sebuah gambar dan kenangan yang takkan terlupakan.
akhirnya kami semua menikmati suasana makan malam dengan keluarga besarnya mas Yunus.
dengan pemandangan yang indah di restoran tersebut ditambah angin sepoi-sepoi.
__ADS_1
yang menggunakan kerudung hitam ku, membuat makan adem di hati.
kini aku makan di samping mas Yunus yang dihimpit oleh ibuku, sedangkan mama dan papa bersama.