Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 2 .


__ADS_3

Hari terus berganti , keluarga pasien Galuh tidak ingin Galuh masuk ke kamar inap untuk saat ini . Mereka memilih agar Galuh di rawat di ruang IGD karena dengan begitu mereka lebih tenang jika terjadi sesuatu . Keluarga sepakat jika Galuh telah sadar , baru akan di pindahkan ke kamar rawat inap .


Maka dokter Danu pun menempatkan pasien Galuh di salah satu kamar yang berada di dalam ruang IGD , terpisah dari pasien IGD lain nya . Kamar tersebut bersebelahan dengan kamar atau ruang tindakan . Dengan pemantauan dua puluh empat jam penuh oleh dokter IGD, para suster dan juga oleh dokter Spesialis .


Dokter Danu menatap iba pasien Galuh dari jendela besar , di sana terlihat alat oksigen , pemantau detak jantung dan beberapa selang infus terpasang di tubuh pasien Galuh . Sebelah kaki nya terbalut oleh perban , dan juga ada beberapa luka di tangan dan kening nya yang juga di tutup perban .


" Sudah satu minggu ki Rambai pergi , berarti pasien Galuh sudah dua minggu dalam keadaan koma " batin dokter Danu , ia teringat kilasan peristiwa saat pertama kali menyentuh pasien Galuh .


Di kilasan peristiwa itu ia melihat pasien Galuh bersama rombongan , sekitar delapan orang berjalan mendaki sebuah gunung . Di kanan kiri nya di kelilingi hutan dan jurang .


Mereka mendaki sambil bercanda , Galuh yang berada di barisan paling akhir tanpa di sadari oleh yang lain tertinggal cukup jauh .


Ia pun terus berjalan mendaki sambil menikmati pemandangan di sekitar nya . Seperti nya ini pengalaman pertama bagi Galuh , ia begitu takjub dengan berbagai tanaman yang di jumpai nya di sepanjang jalur mendaki . Mulai dari tanaman bunga yang berwarna - warni , hingga tumbuhan hijau lain nya . Ia juga menganggumi pohon - pohon besar yang berada di kanan kiri nya .


Saking senang nya , Galuh pun bersiul - siul .. Entah lagu apa yang di dendangkan nya .


Galuh rupa nya lupa bahwa di sana terdapat pantangan - pantangan , salah satu nya bersiul dengan keras .


Sambil terus mendaki , ia berusaha menyusul rombongan nya namun sayang ia terpeleset lalu jatuh ke jurang yang berada di sebelah kiri nya .


Pasien Galuh pingsan di tempat kejadian, ia terbentur - bentur akar pohon yang keras dan besar - besar . Tubuh nya tersangkut di antara akar pohon yang menjuntai di pertengahan jurang .


Di kilasan berikut nya dokter Danu melihat sesosok mahkluk datang dan mengintai Galuh yang sedang bersiul sesaat sebelum Galuh terpeleset .


Kemudian sukma pasien Galuh di bawa ke sebuah perkampungan , dan kini ia tinggal bersama seorang wanita cantik .


Dokter Danu melihat pasien Galuh nampak bahagia .


Kebahagian itulah yang membuat dokter danu khawatir , ia menjadi sedikit bingung .. Karena menyadarkan orang yang sedang jatuh cinta lebih sulit dari pada bertarung melawan demit .


Dokter Danu tahu kalau itu merupakan perkampungan gaib , baik warga mau pun wanita yang bersama Galuh bukanlah manusia .


Namun , pasien Galuh sendiri tidak menyadari semua itu ..


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Besok malam nya ketika dokter Danu sedang bertugas , ia mendengar suara ki Rambai memanggil nya melalui komunikasi batin .


Beberapa jam kemudian " Oke , semua sudah stabil .. Nanti kalau ada pasien baru , call aja ya sus . Saya ke kantin dulu " ucap dokter Danu kepada salah seorang suster .


" Baik dok " jawab suster tersebut


Dokter Danu pun lalu berjalan menuju kantin rumahsakit yang buka dua puluh empat jam .


Sesampai nya di kantin , dokter Danu memesan sebuah minuman hangat kemudian duduk di salah satu sudut kantin .


Ia meletakkan ponsel di atas meja , bersebelahan dengan gelas minuman nya . Dengan menundukkan kepala seolah sedang bermain ponsel , dokter Danu mulai menjawab panggilan ki Rambai melalu komunikasi batin nya .


" Assalamualaikum ki .. " sapa dokter Danu


Beberapa menit kemudian terdengar suara ki Rambai ,


" Waalaikumsalam , Dan "


" Gimana , ki ?" tanya dokter Danu


" Setelah saya sampai di sana , saya tidak hanya menyelidiki keberadaan sukma nya namun juga perkampungan nya .


Sukma Galuh tertahan di salah satu perkampungan siluman , Dan ... Di sana penguasa nya ratu siluman yang bernama Ratu Sakka . Ia merupakan kelabang yang berkepala ular .


Pasien mu itu telah melanggar aturan yang ada di wilayah hutan tempat mereka mendaki .


Anak buah ratu Sakka lah yang menemukan raga Galuh ketika ia pingsan , lalu ia mengambil sukma nya untuk di jadikan budak . Namun tak di sangka justru sang Ratu jatuh cinta dengan Galuh .


Aku melihat sukma Galuh di kendalikan oleh mantra pengikat sukma , Dan .

__ADS_1


Di samping itu , si ratu juga merubah wujud nya menjadi wanita cantik , sehingga membuat Galuh terpesona dan jatuh dalam perangkap nya .


Awal nya saya sangat kesulitan untuk mendekati Galuh karena wanita itu tak pernah jauh dari nya , ia selalu berusaha untuk berada di dekat Galuh .


Yah walau pun akhir nya saya berhasil mendekati Galuh , namun saya belum bisa membawa nya pulang , Dan .


Dia tidak mau , dia tidak percaya kalau raga nya saat ini terbaring di rumahsakit . Dia yakin kalau ini semua nyata , Dan


Akhir nya saya putuskan untuk kembali dulu " ucap ki Rambai menjelaskan


" Iya , saya sudah menduga nya ki .. Ini memang sulit .


Baiklah , untuk sementara aki istirahat saja dulu . Saya akan memikirkan cara nya , ki " ucap dokter Danu


" Baik Dan .. Tapi ingat , jangan terlalu lama .. Nanti tubuh nya akan menolak jika kelamaan " ucap ki Rambai


" Iya saya tahu ki , terimakasih sudah mengingat kan " jawab dokter danu


Ki Rambai pamit , dokter Danu pun menghentikan komunikasi batin nya .


Kemudian ia segera meninggalkan kantin untuk melanjutkan kembali tugas nya di ruang IGD .


Dokter Danu menunggu sampai shift nya berganti , karena perbedaan waktu di alam gaib berbanding terbalik dengan alam manusia . Jika di alam manusia gelap atau malam , maka di alam gaib terang atau siang . Demikian sebalik nya .


Dokter Danu ingin datang di saat alam gaib terang atau siang , sehingga banyak mahkluk gaib yang beraktifitas .


Untuk itu dokter danu akan melepas raga saat malam hari . Ia akan coba memantau situasi Galuh di sana sebelum mulai beraksi ..


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Waktu yang d tunggu pun tiba , dokter Danu pergi bersama ki Rambai ke salah satu perkampungan gaib .


Sesampai nya di sana , ia melihat berbagai sosok yang menyerupai manusia . Hanya saja mereka lebih pucat , tanpa ekspresi , dengan sorot mata yang tajam .


Tapi sayang sekali Galuh tidak dapat melihat keanehan - keanehan ini , di mata nya semua sama seperti manusia biasa .


Ia tidak mau gegabah , jangan sampai ia di keroyok mahkluk gaib satu kampung sebelum berhasil menyadarkan Galuh .


Dokter Danu berjalan berkeliling sambil mengamati situasi , hingga mata nya melihat seorang lelaki yang familiar . Lelaki itu Galuh , ia sedang berjalan bersama seorang wanita .


Dokter Danu pun mengikuti dari kejauhan , mereka tiba di sebuah rumah yang sangat besar dan mewah . Galuh dan wanita itu segera masuk ke dalam .


" Aku harus mendekati Galuh saat ia sendirian " batin dokter Danu .


Akhir nya dokter Danu duduk di bawah sebuah pohon besar yang terletak beberapa puluh meter dari rumah tersebut , ia ingin menunggu Galuh ..


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Setelah menunggu beberapa saat , dokter Danu melihat Galuh keluar dari rumah . Ia berjalan sendirian ke halaman ,


Di saat itu lewat lah seorang kakek tua membawa setumpuk kayu di gendong di punggung nya . Ia berjalan tertatih , nampak sangat letih .


Galuh yang melihat itu pun segera memanggil kakek tersebut ,


" Kek , sebentar .. " sapa nya sambil berlari


Kakek itu berhenti , ia menoleh ke arah Galuh .


" Iya , ada apa cu .. ?" tanya kakek tersebut dengan suara tersendat - sendat


" Kakek , kayu sebanyak ini untuk apa ?" tanya nya


" Ini kayu bakar untuk masak cu .. Nenek sudah kehabisan kayu untuk masak di rumah , jadi kakek yang cari ke hutan " jawab kakek itu


" Memang nya rumah kakek di mana ? " tanya Galuh kembali

__ADS_1


" Di seberang desa ini , cu " jawab si kakek


" Oohh gitu , kalau gitu mari saya bantu bawakan kayu nya , kek " ucap Galuh


" Yang bener cu ? Tapi rumah kakek jauh , nanti kamu kelelahan " ucap si kakek


" Iya , ga pa pa kek .. Hayu kek " ucap nya lagi sambil meraih tali yang mengikat kayu - kayu itu .


Kemudian kayu - kayu itu di gendong di punggung nya .


Si kakek itu menatap haru ke arah Galuh ,


" Terimakasih banyak , cu .. Kamu anak yang baik "


" Silahkan kakek berjalan di depan , saya akan ngikutin di belakang kakek " ucap Galuh


Si kakek itu mengangguk , segera ia berjalan duluan dengan langkah tertatih . Sedangkan Galuh berjalan perlahan di belakang kakek tua itu .


Tanpa mereka sadari , ada sepasang mata yang mengawasi dari kejauhan .


Mereka terus berjalan selama ber jam - jam , hingga sampai lah di sebuah gubuk kecil yang terletak di pinggir hutan .


" Taruh di sini aja , cu " ucap si kakek


Galuh pun menaruh kayu - kayu itu di halaman samping gubuk .


" Mari masuk dulu , cu .. Kita nge teh dulu ya " ajak si kakek


" Baik kek " ucap Galuh sambil menyeka keringat nya .


Si kakek tersebut segera masuk , tak lama kemudian ia keluar dengan sebuah teko teh hangat dan dua buah gelas.


Ia menuangkan air tersebut ke sebuah gelas lalu memberikan ke Galuh , dan menuangkan untuk diri nya sendiri .


" Seperti nya singkong rebus buatan nenek sudah matang , biar kakek ambil dulu ya buat teman kita nge teh " ucap si kakek , lalu Kakek itu pun kembali masuk ke dalam gubuk nya , dan ..


Braakkk ..


Galuh tersentak mendengar suara keras dari arah dalam ,


" Kek , kakek ga pa pa ? " teriak Galuh dari luar


" Addduuuhh .. Cu, tolong .." jerit si kakek dengan suara bergetar


Mendengar itu Galuh segera menghambur ke dalam .


" Kek , kakek di mana ?" ucap Galuh sambil celingak celinguk . Ia melihat sebuah pintu ke arah belakang .


" Sini , di belakang cu " jawab si kakek


Galuh segera berlari membuka pintu yang menuju ke arah belakang .


Di belakang , Galuh melihat si kakek sedang terduduk di lantai yang terbuat dari tanah . Di dekat nya berserakan singkong rebus , dan juga sebuah piring kaleng .


" Kakek kenapa ? " tanya Galuh sambil membantu kakek itu untuk berdiri .


" Aahh ini tadi terpeleset, cu " jawab si kakek sambil meringis kesakitan .


Namun , saat Galuh menyentuh bahu kakek untuk memapah nya ,,


Wuuusshhhh ..


###############################


Haaii para readers ter πŸ’“πŸ’“πŸ’“.. Mohon maaf jika masih banyak kekuranganπŸ™πŸ™πŸ˜¬ Mampir juga ke karya ku yang lain nya ya ✌😁 ada cerpen juga lhoo πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


Tinggalkan jejak yuukk 🀩 .. LIKE πŸ‘ tp jgn di bom yaπŸ˜πŸ™ ,,, KOMEN πŸ’• ,,, VOTE ⚘ Terimakasiih πŸ™πŸ™πŸ€— luv u all πŸ€—


__ADS_2