Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 7 .


__ADS_3

Malam hari nya , Saat ia tengah tidur , tiba - tiba sukma nya di tarik masuk ke alam gaib .


" Selamat datang , anak muda .. Rupa nya ini yang menyembunyikan pesuruh ku si iblis merah " ucap seorang lelaki paruh baya yang tiba - tiba berdiri di belakang dokter Danu .


Dokter Danu dengan spontan memutar tubuh nya , dan melihat seorang pria mengenakan pakaian serba hitam dan ikat kepala bermotif batik .


" Maaf aki siapa ? Saya tidak mengenal dan tidak merasa ada urusan dengan aki " jawab dokter Danu dengan lantang .


" Hahaha .. Berani juga nyali mu , bocah .


Aku biasa di panggil mbah Ganda , dan kau akan mengenal ku melalui serangan - serangan ku .. Hiyaaaa .. " ucap lelaki itu mulai menyerang dokter Danu


Kali ini lawan dokter Danu bukan lah demit , melainkan seorang dukun ilmu hitam .


Dokter Danu menghimpun tenaga dalam nya lalu mengaliri nya ke seluruh tubuh nya , agar serangan dia dapat langsung melumpuhkan mbah Ganda .


Dokter Danu memiliki sebuah tasbih kecil yang biasa ia gunakan untuk berzikir jika sedang sholat di luar rumah , tasbih itu selalu di bawa - bawa di saku baju nya dan kini sudah melingkar di pergelangan tangan kanan nya .


Untuk bisa menarik sukma sekelas dokter Danu , bukan lah hal mudah .. Oleh sebab itu dokter Danu tidak mau gegabah dengan menganggap enteng musuh yang ada di hadapan nya .


Dokter Danu sudah bersiap dengan posisi kuda - kuda nya yang mantab , kedua kaki di lebarkan sekitar satu langkah , posisi tubuh sedikit condong ke depan . Kedua tangan nya sudah mulai di gerakkan , satu per satu jurus pertahanan ia keluarkan .


Rupa nya mbah Ganda membuka pertarungan ini dengan jurus tenaga dalam penuh .


" Bersiap lah menemui ajal mu , anak muda .. Aku tidak akan kasih kesempatan bagi orang yang ikut campur urusan ku " ucap mbah Ganda sambil terus mengirimkan pukulan - pukulan keras nya .


" Takdir kematian ku sudah di tentukan oleh Allah , bukan oleh manusia seperti mu , mbah " jawab dokter Danu


Lalu dokter Danu mulai mengolah nafas , mengatur tenaga dalam nya agar tetap stabil dalam menerima gempuran dari mbah Ganda .

__ADS_1


Mbah Ganda mengirimkan pukulan jarak jauh nya ke arah dada dokter Danu , namun sudah terbaca oleh dokter Danu .. Sehingga dengan mudah ia menghindar .


Ketenangan dokter Danu dalam menghadapi lawan menjadi kunci agar bisa membaca serangan yang di tujukan kepada nya . Ia semakin senang jika lawan nya semakin marah , karena itu berarti serangan nya membabi buta dan kurang tepat . Sehingga banyak celah untuk di berikan serangan balik .


Selain ilmu hitam yang di anut nya , mbah Ganda juga di bantu begitu banyak mahkluk perewangan yang mendampingi nya melawan dokter Danu .


Dokter Danu yang melihat itu hanya tersenyum sinis , dan itu membuat mbah Ganda merasa di rendahkan . Ia semakin semangat mengeluarkan jurus - jurus andalan nya dalam menggempur pertahanan dokter Danu .


" Lebih baik kau bertaubat , mbah .. Lihatlah, tenaga mu sudah hampir habis " ucap dokter Danu sedikit membujuk . Ia akan sangat senang jika dukun ilmu hitam ini kembali ke jalan Allah .


" Ciihhh , sombong sekali kau .. Lihat lah " jawab nya, sejurus kemudian .. Sosok mbah Ganda menjadi bertambah . Dari satu kemudian dua lalu tiga dan kini sudah hampir sepuluh sosok mbah Ganda .


" HA HAHA HAA .. Sudah ku bilang nama ku Ganda , sesuai dengan wujudku saat ini .. Berlipat ganda hahahaha , silahkan kau mau serang yang mana , pilih saja ... Semua sama hebat nya kok " ledek mbah Ganda sambil tertawa penuh kemenangan .


Dokter Danu sempat terkejut , dan ia segera memejamkan mata dan mulai meningkatkan kepekaan nya . Ia membutuhkan ketelitian dan ke akuratan yang tinggi , karena ia tidak ingin bertarung seperti melawan angin yang tiada habis nya . Hanya akan menghabiskan energi nya dan membuang waktu percuma .


Dokter Danu mencari dalam gelap , hanya menggunakan indera pendengaran dan peraba nya . Bulu - bulu halus di tangan nya seolah menuntun nya kepada mbah Ganda yang asli .


Suara tawa mbah Ganda masih terdengar , ia terus saja menertawakan dokter Danu ..


" Di suruh nyerang kok malah muter - muter .. Bingung ya .. Serang saja satu dulu , kalau aku serang duluan sudah pasti ga seru .. Karena kamu pasti langsung mati .. Hahaha.." ledek mbah Ganda


seperti nya ia sengaja menunggu dokter Danu menyerang duluan . Ia hanya berdiri saja bersama duplikat nya sambil memperhatikan gerakan dokter Danu .


Dokter Danu masih bergerak , perlahan .. Maju selangkah demi selangkah , dengan langkah yang zigzag agar mbah Ganda tidak dapat menebak tujuan nya .


Masih dalam keadaan mata tertutup , ia menggerakkan tangan nya mengeluarkan jurus - jurus dengan sangat lembut , seolah - olah saat ini dokter Danu seperti sedang memperlihatkan sebuah tarian .


Ketika ia sudah berjarak cukup dekat dengan salah satu sosok mbah Ganda , dokter Danu dengan secepat kilat melemparkan pukulan dengan setengah tenaga dalam tanpa mengenai tubuh ke satu sosok mbah Ganda yang di sebelah kiri nya ,

__ADS_1


" AAAAHH .. UUUAASSUUUU .. Uuhhuk uuhuukk " teriak sosok mbah Ganda itu sambil terlempar kemudian jatuh tertelungkup . Ia terbatuk - batuk , dan mengeluarkan darah hitam dari mulut nya .


Ternyata dokter Danu benar, sosok yang pertama di serang nya merupakan sosok asli mbah Ganda . Dan mbah Ganda tidak menduga kalau dokter Danu dapat menemukan nya secepat itu tanpa meleset sedikit pun .


lalu ia memutar tangan nya menyebarkan pukulan itu ke semua sosok mbah Ganda , seketika ke sembilan sosok itu berubah menjadi bayangan tipis lalu menghilang bersamaan .


Dokter Danu pun membuka mata nya , lalu ia menghampiri mbah Ganda yang sudah terkapar .


" Gimana mbah ? Itu baru setengah dari tenaga dalam ku lho .. Dan jurus ku pun baru beberapa aja yang ku keluarin , belum semua .. Hehe " ledek dokter Danu


Mbah Ganda masih terdiam , ia berusaha bangun sambil memegang dada nya yang terasa nyeri dan panas .


Wajah nya masih menyimpan emosi , nafas nya sudah mulai tersengal .. Namun ia masih berusaha untuk mengalahkan dokter Danu .


" Jangan banyak omong , ayoo duel sampai mati " ucap mbah Ganda ber api - api , meski pun nafas nya masih tersengal .


" Mending taubat dulu sebelum mati , mbah .. Siapa tau masuk surga " ucap dokter Danu lagi , ia masih memperhatikan si mbah Ganda yang sudah komat kamit , entah mantra apa yang di baca nya .


Mbah Ganda kini duduk bersila , kemudian ia saling menautkan jari nya ..


" Baiklah " gumam dokter Danu . Ia pun mundur sedikit dari posisi nya saat ini kemudian duduk bersila beberapa meter dari hadapan mbah Ganda .


Dokter Danu kembali membaca ayat - ayat suci , tiba - tiba tasbih kecil yang berada di pergelangan nya bercahaya .


###############################


Haaii para readers ter πŸ’“πŸ’“πŸ’“.. Mohon maaf jika masih banyak kekuranganπŸ™πŸ™πŸ˜¬ Mampir juga ke karya ku yang lain nya ya ✌😁 ada cerpen juga lhoo πŸ˜‰πŸ˜‰


Tinggalkan jejak yuukk 🀩 .. LIKE πŸ‘ tp jgn di bom yaπŸ˜πŸ™ ,,, KOMEN πŸ’• ,,, VOTE ⚘ Terimakasiih πŸ™πŸ™πŸ€— luv u all πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2