
" Astagfirullah , mbak .. " panggil dokter Danu setelah ia mengenali sosok tersebut merupakan manusia .
Wanita itu benar - benar telah kehilangan banyak energi nya . Wajah nya pucat pias , dokter Danu sempat memeriksa denyut nadi nya juga dan terdengar sangat lemah .
" Kurangajar , wanita ini di biarkan begitu saja setelah energi nya di serap habis .. Akan ku lenyapkan kau , demit busuk " benak dokter Danu dengan emosi .
" Ki .. Tolong bawa mbak ini kembali " ucap dokter Danu memanggil khodam nya .
Tak lama kemudian datang lah sesosok harimau putih besar , mengaum di hadapan dokter Danu .
Dengan kekuatan nya tubuh wanita itu di bawa di punggung nya kemudian menghilang dari hadapan dokter Danu .
Setelah harimau itu lenyap , datang lah sesosok macan hitam . Ia berjalan perlahan mendekati dokter Danu ..
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Asap hitam yang menyelimuti ruangan apartemen dokter Danu ikut lenyap , seiring tertarik nya dokter Danu ke alam gaib .
Setelah berjalan beberapa langkah dokter Danu teringat pak Mulya yang masih berada di apartemen nya , akhir nya ia memutuskan untuk kembali ke apartemen .
" Biarlah nanti ku lanjutkan kembali pencarian nya " benak dokter Danu .
Sesampai nya di apartemen nya ,
"Pak Mulya istirahat dulu ya di sini , nanti pulang nya saya antar " ucap dokter Danu , sambil memapah pak Mulya menuju kamar tamu .
" Terimakasih dok " jawab pak Mulya dengan suara lirih .
Dokter Danu memberikan segelas air putih yang telah di bacakan doa ke pak Mulya . Pak Mulya menenggak nya sampai habis , lalu ia pun tertidur karena lemas .
Dokter Danu telah memagari tubuh pak Mulya agar tidak ada mahkluk gaib yang dapat memasuki nya , lalu ia menutup pintu kamar nya . Kemudian kembali ke ruang tengah .
Hari sudah menunjukkan tengah malam ketika dokter Danu kembali dari alam gaib . Ia pun memutuskan untuk istirahat malam ini , dan akan mencari kembali ruangan gaib tersebut esok malam sebelum kembali mengambil korban di rumahsakit .
Sementara itu , para karyawan yang telah kembali masih belum di izin kan bekerja . Mereka sedang dalam masa pemulihan karena mereka yang kembali mengalami gangguan secara psikis .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Ki Rambai meletakkan wanita itu di dekat gudang agar tidak mencurigakan . Kemudian ki Rambai mengawasi nya dari jauh sampai ia di temukan oleh pegawai rumahsakit .
Tak berapa lama seorang karyawan pria berteriak memanggil sekuriti .
" Ya Allah , ini mbak Saras .. Alhamdulilah sudah kembali " ucap salah seorang sekuriti sesaat sebelum membawa nya ke IGD .
Setelah wanita itu di bawa menuju ke IGD , ki Rambai pun segera kembali ke apartemen untuk menjaga pak Mulya .
__ADS_1
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
" Assalamualaikum , terimakasih sudah datang untuk membantu ku , eyang " ucap dokter Danu sambil membungkukkan badannya sedikit .
Macan hitam tersebut hanya menurunkan kepala nya sedikit di hadapan dokter Danu .
Macan hitam tersebut merupakan khodam nya abah , guru spiritual nya . Karena tadi dokter Danu sempat memanggil abah untuk meminta bantuan .
Dokter Danu bersama eyang Suro masih melanjutkan serangan nya untuk mengeluarkan sosok yang masih bersembunyi ini .
" Eyang pangapunten , untuk selanjut nya biar saya yang menghadapi demit ini .. Saya minta bantuan eyang untuk mencari tahu mengenai bangunan ini sebelum menjadi rumahsakit " ucap dokter danu kepada eyang Suro .
Eyang Suro menatap dokter Danu sesaat , kemudian menganggukkan kepala nya . Sedetik kemudian ia sudah menghilang dari hadapan dokter Danu .
Dokter Danu meminta bantuan eyang Suro karena kemampuan dokter Danu hanya sebatas melihat kilasan , ia tidak dapat menembus waktu lebih jauh lagi .
Eyang Suro pun segera pergi meninggalkan dokter Danu , ia menjelajah ke masa yang lampau .
" Aku tidak boleh masuk ke dalam jebakan nya dan terpancing mengikuti permainan jin ini " batin nya .
Dokter Danu pun segera meninggalkan tempat itu , ia melangkahkan kaki nya menuju sebuah lingkaran yang berbentuk gapura berukuran sedang yang memancarkan cahaya terang .
Gapura itu merupakan gerbang dua alam yang hanya dapat di lihat oleh orang yang memiliki kelebihan seperti dokter Danu dengan ilmu kebatinan yang cukup tinggi .
Dokter danu pun melewati pintu tersebut dan sesaat kemudian ia sudah berada di rumahsakit ,
" Hmmm .. Ternyata di sini . Ruang tersebut tersamarkan aura nya , pantes aja tidak terlihat oleh ku " gumam dokter Danu setelah ia celingak - celinguk memperhatikan tempat ia muncul .
Sebuah ruang kecil terbuka yang berada di sisi lift karyawan . Aura nya suram jika di lihat oleh mata batin . Kesuraman nya di tutupi oleh mahkluk - mahkluk astral yang berada di sekitar rumahsakit .
Gerbang dua alam itu sebenar nya cukup luas , area nya mencakup lift yang biasa di gunakan karyawan . Tak heran jika Saras dapat di jebak masuk ke alam gaib ketika ia berada di dalam lift .
Gerbang tersebut menjadi pintu demit untuk keluar masuk mencari mangsa nya , dengan target penyerapan energi manusia .
Jika di lihat oleh mata biasa , area gerbang dua alam itu sangat terang benderang karena memang pihak rumahsakit menggunakan lampu yang kualitas pencahayaan nya sangat bagus .
" Untuk sementara area ini jangan di lewati dulu sampai aku berhasil menghancurkan si pembuat nya .
Tapi gimana menyampaikan ke manajemen nya ya ? " benak dokter Danu .
Karena terdesak keadaan yang semakin mencekam , akhir nya dokter Danu memutuskan untuk mengatur jadwal agar bisa menemui kepala rumahsakit .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Kembali ke dunia nyata , dokter danu bekerja di IGD seperti biasa mengikuti jadwal nya .
__ADS_1
Desas - desus kembali nya karyawati rumahsakit yang bernama Saras pun sudah sampai ke telinga dokter Danu . Ia cukup senang karena Saras sedang dalam masa pemulihan karena seperti korban yang sebelum nya , Saras pun menjadi linglung setelah sadar dari pingsan nya .
Ketika di tanya bagaimana ia sampai bisa menghilang dan apa yang terjadi di sana , Saras hanya menjawab tidak dapat mengingat apa pun , hanya tubuh nya saja yang terasa sangat lemas dan nyeri .
Dokter Danu menyempatkan diri di antara waktu praktek nya di IGD untuk melangkahkan kaki nya menuju ruangan salah satu pimpinan rumahsakit .
Sesampai nya di ruangan seorang direktur rumahsakit yang bernama Dokter Hadi .
Tok tok tok ..
" Silahkan masuk " jawab suara yang berada di dalam
" Permisii , dok .. Maaf mengganggu " jawab dokter Danu setelah membuka pintu dan menyembulkan kepala nya .
" Oohh dokter danu , mari masuk dok .. Silahkan duduk " ucap dokter Hadi dengan ramah .
Dokter Danu pun masuk dan duduk di hadapan dokter Hadi .
" Ada yang bisa saya bantu , dok ?" tanya dokter Hadi
" Hmm begini dok .. Mohon maaf sebelum nya , saya ingin mengetahui tentang masalah karyawan yang tiba - tiba hilang lalu kembali lagi .
Kalau boleh tau sudah sejauh mana ya solusi yang di ambil oleh pihak rumahsakit ?" ucap dokter Danu sambil tersenyum .
Dokter Hadi menghela nafas sejenak , kening nya berkerut - kerut menandakan ia sedang berfikir .
" Sejauh ini pihak rumahsakit sudah berusaha , bahkan sampai merukyah bangunan ini tapi masih belum selesai masalah nya .. Entah mesti gimana lagi " jawab dokter Hadi
Dokter Danu mengangguk - angguk , kemudian
" Begini dok , kalau di izinkan saya ingin membantu mencari kan solusi nya .. Kebetulan saya memiliki sedikit kelebihan dari Allah " ucap dokter Danu
" Ohh boleh , tentu saja saya izinkan .. Apa ada yang bisa saya bantu agar dokter Danu leluasa mencari solusi nya " jawab dokter Hadi sumringah .
Lalu dokter Danu pun menceritakan sedikit pengalaman nya , dan mereka berbincang sejenak .
Hingga akhir nya dokter Hadi memberikan instruksi kepada bawahan nya bahwa area lift dan sekitar nya akan di tutup sementara karena akan di lakukan perbaikan .
Dan para karyawan di alihkan untuk menggunakan lift yang berada di depan .
Tentu nya itu hanya alasan yang di buat - buat oleh pihak rumahsakit demi keamanan dan kenyamanan bersama , bukan benar - benar akan di perbaiki . Sedangkan alasan yang sesungguh nya masih di rahasia kan .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Dan sampai saat ini karyawan yang bernama Zaky masih belum kembali ...
__ADS_1