Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 3 .


__ADS_3

Wuuushhh ..


Galuh terkejut ketika ia menyentuh bahu si kakek , dalam sekejap semua terasa gelap ..Secara spontan Galuh memejamkan mata nya ,


" Buka lah matamu sekarang , cu .. " terdengar suara kakek di sebelah nya


Galuh pun nurut , ia membuka mata nya perlahan ..


Galuh membelalakkan mata nya , ia benar - benar tidak tahu saat ini berada di mana .. Semua tampak asing ,


Galuh menoleh ke kakek dengan tatapan bingung , si kakek pun tersenyum ..


" Kau lihat yang terbaring di sana ? Apa kau mengenali nya ? " tanya si kakek


Galuh kembali menatap ke arah lelaki yang sedang terbaring , kemudian menoleh ke si kakek ..


" I ini di mana , kek ? Kenapa banyak alat medis di tubuh itu ? Ini seperti di rumah sakit " ucap Galuh sambil menyapu kan pandangan ke sekeliling nya .


Si kakek pun mengajak Galuh untuk lebih dekat ke seorang pasien lelaki yang sedang terbaring , ia ingin Galuh dapat mengenali tubuh nya sendiri .


Si kakek kembali bertanya ,


" Apa kau mengenali nya ?"


" Hhaa .. Iituu .. Iituu kek , Aapa ituu ak kuu ? " tanya Galuh gugup , ia seolah tak percaya dengan apa yang ada di hadapan nya .


" Menurut mu ? " si kakek bertanya balik


Galuh memperhatikan dengan seksama , dan ia semakin yakin ketika melihat ibu nya datang . Ia terus memperhatikan ibu nya , tiba - tiba saja hati nya sangat sedih saat ibu nya membelai wajah nya dengan lembut .


" Galuh, bangunlah nak .. " bisik ibu nya sambil menatap sendu ke wajah Galuh .


Tak terasa airmata nya menetes ,


" Mamaa .. Hiiks" Galuh terisak .


" Kakek , apa maksud semua ini ?" tanya Galuh menatap si kakek .


" Galuh, dunia yang di sana itu bukan dunia mu .. Kamu telah terpedaya oleh mantra pengikat atau sejenis pelet dari seorang siluman .


Sukma mu tertahan selama berminggu - minggu , perasaan yang kamu miliki ini tidak lah murni . Kamu telah terkena pelet si ratu siluman .


Dan waktu mu tidak banyak lagi , kalau kau kelamaan berada di sana maka raga mu akan menolak .


Apakah kau ingin pergi dengan cara ini ? Meninggalkan ibu dan keluarga mu begitu saja ?" ucap si kakek panjang lebar


Ia pun menggeleng , lalu " Bagaimana aku bisa kembali ke raga ku , kek ?" tanya Galuh .

__ADS_1


Si kakek kembali tersenyum ,


" Apa benar ini dari keinginan mu sendiri ?" tanya si kakek lagi , ia ingin memastikan kalau mantra pengikat sukma yang di berikan oleh ratu siluman telah pudar .


" Iya kek , aku tidak mau meninggalkan ibu ku .. Tolong aku , kek " ucap Galuh mengiba


" Hemm baiklah , aku akan membantu mu kembali ke raga mu " jawab si kakek . Ia harus cepat sebelum Galuh berubah pikiran , atau tertangkap oleh siluman itu .


Kemudian kakek itu berdiri di belakang Galuh sambil membaca sebuah doa , ia meletakkan kedua telapak tangan nya di punggung Galuh .. Si kakek membersih kan sisa pengaruh negatif yang menempel di sukma Galuh , kemudian ..


" Pergilah .. Dekati tubuh mu sekarang " perintah si kakek


Galuh pun berjalan mendekati tubuh nya , tiba - tiba saja ia merasa seperti ada magnet yang menarik nya . Seperti tersedot , sukma Galuh pun akhir nya masuk ke raga nya .


" Alhamdulilah " ucap si kakek , lalu si kakek itu pun menghilang .


Setelah mengawasi dan berjaga dari kejauhan , dokter Danu pun bernafas lega ketika sukma Galuh telah kembali .


Lalu ia pun segera kembali ke raga nya .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


" Ki .." panggil dokter Danu


Tak lama kemudian muncul lah si kakek ,


" Iya Alhamdulilah , ki ... Sekarang kita harus selalu bersiap siaga menghadapi serbuan dari mahkluk yang patah hati karena kekasih nya kita 'pulangkan' .... hehehe .. " ucap dokter Danu sambil tertawa pelan , ia sudah membayangkan bagaimana marah nya ratu siluman ketika kekasih nya tak kunjung datang .


Ki Rambai pun ikut tertawa ,


" Siap Dan " ucap ki Rambai di sela tawa nya .


Waktu subuh hampir tiba , ki Rambai pun pamit . Semalaman dokter Danu tidak tidur , kini ia sudah harus bersiap untuk melanjutkan tugas nya di IGD .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Beberapa jam sebelum nya ,


Dokter Danu memanggil ki Rambai ,


" Ki , aku sudah menemukan cara nya .. Kita main halus dan cantik dulu ki , kecuali kalau ketauan " ucap dokter Danu setelah ki Rambai berada di hadapan nya .


" Bagaimana itu , Dan ?" tanya ki Rambai


" Kita akan kesana bareng , ki .. Namun kita harus bagi tugas , ki " ucap dokter Danu .


Ki Rambai masih serius menyimak , ia menganggukkan kepala , menunggu dokter Danu melanjutkan bicara nya .

__ADS_1


" Jadi begini ki .. Karena hanya aki yang bisa merubah wujud , jadi aku minta tolong aki berubah menjadi seorang kakek tua yang sangat renta " lanjut dokter Danu ,


Tiba - tiba ki Rambai tertawa terbahak - bahak, membuat dokter Danu menghentikan bicara nya dan menatap ki Rambai dengan bingung ..


" Ada yang lucu , ki ?" tanya dokter Danu polos


" Aku kan memang sudah tua , Dan .. Umur ku saja sudah jutaan tahun " jawab ki Rambai setelah ia dapat menghentikan tawa nya .


" Hhehe , iyaa siih .. Tapi ki Rambai kan tua juga masih kuat , tidak terlihat renta " jawab dokter Danu sambil nyengir .


" Dah pokok nya gini ki .. Aki menyamar menjadi kakek tua yang bawa kayu bakar atau rumput .. Terserah aki , nanti aki nongol nya pas Galuh ada di depan rumah nya . Setelah itu ajak dia pergi jauh dari rumah nya, nanti aku carikan gubuk kosong sebagai rumah pura - pura aki .


Setelah itu bawa sukma nya untuk melihat raga nya , berikan ia nasehat yang dapat menyentuh hati nya .


Dan jangan lupa penawar nya , ki .. Ketika dia menyentuh aki , usahakan aki sudah membaca doa untuk melepaskan mantra pengikat nya . Dengan demikian akan mempermudah aki dalam membujuk sukma nya .


Sementara itu aku akan menyamar dengan membawa cangkul dan memakai topi caping , nanti aku akan mengawasi kalian dari jauh sekalian berjaga , jika nanti strategi kita ketauan . Aku akan mengikuti kalian dari jauh " lanjut dokter Danu .


Ki Rambai pun mengangguk setuju .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Sesampai nya di rumahsakit ,


" Dok, pasien Galuh sudah sadar " ucap seorang suster


" Oya ? Alhamdulilah " ucap dokter Danu pura - pura tidak tahu .


Setelah membaca lembaran medical record , dokter Danu segera menghampiri dokter Vincent , dokter yang bertugas sebelum nya .


" Pagi dok " sapa dokter Danu sumringah


" Pagi dokter , wuah sudah datang nih " ucap dokter Vincent


" Iya dok , gimana semalam dok ?" tanya dokter Danu


" Semalam tidak terlalu banyak yang masuk IGD , dok .. Oiyaa pasien Galuh sudah sadar tadi pagi , sekitar jam empat an dok .


Saat ini belum saya observasi lagi karena tanggung , jadi mungkin bisa di lanjut sama dokter Danu aja ya " ucap dokter Vincent sambil melihat jam tangan nya .


" Oohh gitu , iya ga pa pa dok .. Nanti saya lanjutkan " jawab dokter Danu .


Setelah waktu menunjukkan pukul enam pagi , dokter vincent pun pamit .


Kini dokter Danu sudah memakai jas putih nya , dan bersiap keliling bed IGD untuk melanjutkan observasi .


Dan tentu nya mengobservasi keadaan Galuh juga ..

__ADS_1


###############################


__ADS_2