Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : SANTET PART . 3 .


__ADS_3

" Jadi gimana dok ? Apa dokter tau yang menyebabkan suami saya sakit dan .. Mengeluarkan benda - benda aneh itu ? " tanya istri pak Dewangga dengan tak sabar .


" Ehmm , sebelum nya saya mohon maaf karena tadi sudah mengambil keputusan sendiri mengenai pengobatan terhadap pak Dewangga , mohon maaf juga baru menjelaskan ke ibu setelah pengobatan non medis telah selesai barusan " jawab dokter Danu sedikit canggung dan tak enak hati .


" Iya ga pa pa dok , saya ngerti .. Dokter melakukan itu pasti untuk menyelamatkan suami saya . Berarti tadi itu nama nya pengobatan non medis , dok ? ucap istri pak Dewangga


" iya bu , kalau boleh tahu apakah ibu dan pak Dewangga percaya dengan hal - hal yang di luar logika ? Semacam gaib gitu " ucap dokter Danu kembali


" Kami sedikit mengetahui tentang gaib tapi itu pun hanya melalui tontonan atau pun bacaan , tidak pernah mengalami sendiri secara langsung .


Maaf , apa dokter curiga suami saya terkena sesuatu yang gaib , dok ? " tanya istri pak Dewangga dengan suara yang di pelankan.


" Begini bu , saya mendapatkan takdir dari Allah berupa sedikit kelebihan . Yaitu bisa melihat dan berkomunikasi dengan mahkluk gaib .


Awal nya saya tidak menduga kalau bapak terkena ini karena memang saya jarang membuka mata batin saya terkecuali ada yang janggal atau aneh terhadap pasien .


Kemarin saya curiga melihat bapak yang sangat kesakitan , padahal kami sudah memberikan obat pereda nyeri yang paten dengan dosis tepat . Di samping itu saya melihat sekilas ada aura hitam yang menyelubungi bapak , aura itu sangat tipis memang . Tapi tetap bisa terlihat oleh saya tanpa membuka mata batin .


Akhir nya saya putuskan untuk membuka mata batin saya , dan saya terawang kondisi pak Dewangga .


Dari sana saya melihat ada seseorang yang mengirimkan santet ke pak Dewangga , maaf sekali bu , saya tidak mengada - ada . Saya hanya menyampaikan sesuai penglihatan dan apa yang saya ketahui aja " ucap dokter Danu menjelaskan dengan perlahan agar istri pak Dewangga tidak salah paham .


" Hhaa yang bener dok ? Tapi siapa yang tega mengirimkan itu ke suami saya , setau saya suami saya tidak memiliki musuh " ucap istri pak Dewangga sangat terkejut .


" Kalau siapa nya saya kurang tau , bu .. Tapi yang saya lihat seperti itu , bu " jawab dokter Danu , ia tidak ingin memberitahu orang nya agar istri pak Dewangga tidak mendendam .


Sebenarnya dokter Danu dapat melihat orang nya , ia bisa saja memberitahukan ciri - ciri fisik orang tersebut tapi ia tidak mau mempanjang masalah ini .

__ADS_1


Dokter Danu melihat ada keraguan dari sorot mata istri pak Dewangga , namun dokter Danu tidak menyalahkan nya . Memang masih banyak orang yang tidak mempercayai hal - hal tersebut .


" Lalu kondisi suami saya ke depan nya gimana dok ? Apa kah akan seperti itu lagi ?" tanya nya


" Untuk saat ini sudah saya bersihkan dari kiriman santet nya , bu .. Namun untuk ke depan nya mohon di perhatikan lagi rekan - rekan bisnis bapak atau di lingkungan sekitar nya , khawatir ada persaingan bisnis atau apa sehingga mereka ingin menyingkirkan pak Dewangga dengan cara gaib . Agar pak Dewangga bisa lebih berhati - hati lagi dan tidak salah dalam mempercayai rekan .


Dan maaf , ibadah nya di perbanyak lagi bu " jawab dokter Danu dengan hati - hati


Istri pak Dewangga hanya mengangguk perlahan , raut wajah nya menjadi tegang . Seperti nya ia sangat khawatir dengan suami nya . Ia takut kejadian ini terulang lagi .


" Dok , tolong jangan sampai keluarga kami mengetahui hal ini ya .. Soal nya kan ayah nya pak Dewangga menjabat di sini , khawatir nya ia akan mencari tahu tentang penyakit mas Dewa . Entah beliau percaya atau tidak tentang hal gaib ini " ucap istri nya pak Dewangga dengan lirih


" Saya sudah amanatkan untuk di rahasia kan kepada sekuriti mau pun suster , semoga saja mereka bisa menjaga amanah ini " ucap dokter Danu


" Baik dok , semoga aja .. Saya nanti akan bicara pelan - pelan ke suami saya . Setelah itu baru mungkin ke keluarga , itu pun nanti tunggu persetujuan mas Dewa dulu " ucap nya


" Baik bu .. Kalau dari saya hanya ini aja yang bisa saya sampaikan ke ibu . Semoga ibu di beri ketabahan dalam merawat pak Dewangga , dan pak Dewangga segera sehat kembali " ucap dokter Danu menutup pembicaraan .


Belum sempat beranjak , tiba - tiba ..


Tok tok tok


" Permisi dok , maaf mengganggu .. Pasien atas nama pak Dewangga sudah sadar dok " ucap suster tadi .


" Baik sus , terimakasih " ucap dokter Danu sambil beranjak dari duduk nya . Di ikuti oleh istri pak Dewangga dan suster itu .


Mereka segera berjalan dengan cepat menuju bed pak Dewangga .

__ADS_1


" mas , gimana .. Udah enakan belum , apa ada yang kurang nyaman atau sakit ?" tanya istri nya ketika sampai di sisi bed pak Dewangga .


" Mual .. " jawab pak Dewangga singkat


" Ohh minum .. Minum dulu ya , siapa tau mual nya berkurang " ucap istri nya yang baru saja teringat air yang sudah di bacakan doa oleh dokter Danu tadi . Ia pun mengambil air minum dari meja kemudian memberikan kepada suami nya .


Pak Dewangga meminum air tersebut sampai habis , untung istri pak Dewangga tadi sempat mengambil sedikit untuk di olesi di kepala , dada dan perut nya ketika pak Dewangga masih dalam keadaan pingsan .


Setelah meminum air tersebut , wajah pak Dewangga terlihat sedikit lebih segar .


" Mas, ini dokter Danu .. Dokter IGD yang menangani mas Dewa " ucap istri nya sambil meletakkan gelas kosong tersebut ke meja .


" Halo pak , saya dengan dokter Danu .. Apakah masih ada keluhan , pak ? " tanya dokter Danu yang dari tadi berdiri di ujung bed menunggu pak Dewangga selesai minum .


" Tadi sempat mual sekali dok , tapi sekarang udah enakan .. Hanya saja saya lemas sekali sekarang " jawab pak Dewangga lirih


" Baik , itu karena bapak makan nya belum teratur . Saat ini makanan yang masuk hanya melalui infus , nanti saya akan tambahkan vitamin yang bisa di minum langsung , dan bapak jangan lupa untuk makan juga ya ..


Sedikit - sedikit ga pa pa , boleh makan apa aja asal jangan pedas dan yang asam dulu ya , pak " jawab dokter Danu


" Baik dok , terimakasih " ucap pak Dewangga


" sama - sama pak , kalau besok sudah membaik nanti bisa di pindah ke kamar inap ya , bu " ucap dokter Danu kepada istri nya pak Dewangga


" Iya baik dok , besok saya akan urus kamar inap nya semoga mas Dewa semakin membaik " ucap istri nya


" Kalau begitu saya tinggal dulu ya , kalau ada apa - apa silahkan hubungi suster ya bu , pak .. Mariii " ucap dokter Danu

__ADS_1


" Silahkan dok , terimakasih " jawab istri pak Dewangga .


Setelah beristirahat selama tiga hari di kamar inap rumahsakit , akhir nya pak Dewangga di perbolehkan pulang ke rumah . Karena memang selama di rawat , pak Dewangga semakin hari bertambah sehat .


__ADS_2