Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : PUSPA PART . 7 .


__ADS_3

" Jadi ini yang dari tadi membuat mu cemas toh .. Kirain lagi handle kasus berat ?" ledek dokter Danu


" Aiihh kalo kasus mah besar kecil insya allah masih bisa di handle , Dan ... Lhaa ini ga keliatan mata , mana dateng nya ngagetin terus , bikin sport jantung .


Ga pake salam pula ..


Udah aku juga emang dasar nya penakut sama yang gituan , hhhhh ... Ambyaaaarr semua hapalan ku yang cuma secuil ini Dan " ucap Raihan sambil mengusap wajah nya .


Dokter Danu pun tertawa mendengar ucapan teman nya yang seperti putus asa .


" Mimpi yang semalam itu terasa begitu nyata , Dan .. Aku merasa sangat hopeless saat itu karena tidak dapat berbuat apa - apa . Hanya bisa menyaksikan saat tubuh perempuan itu terjun dan melayang dengan cepat ke bawah .. Seperti nya wanita itu tidak mendengar suara ku atau pun keberadaan ku .


Ada seseorang di apartemen selain wanita itu , Dan .. Tapi aku tidak dapat melihat wajah nya . Hanya melihat bahwa itu seorang lelaki dari bentuk tubuh , rambut dan pakaian nya .


Aku sempat berteriak kepada mereka agar wanita itu dapat selamat , berharap pria itu mendengar ku . Namun sia - sia , tidak ada yang dengar .


Kecurigaan ku seperti nya pria itu yang mendorong wanita yang di mimpi ku .. Namun aku belum bisa menyelidiki nya . Selain karena tidak ada laporan , aku juga tidak bisa menanyakan saksi atau korban yang sudah menjadi hantu .. Hiiiii .. Gimana interogasi nya coba .


Nah , kalo menurut mu ini harus nya bagaimana Dan ? Aku ga bisa nyelesain sendiri nih " ucap Raihan panjang lebar sambil bergidik .


" Gimana ya , Rai .. Kalo aku panggil hantu itu sekarang , gimana ?" tanya dokter Danu dengan raut wajah yang sudah kembali serius.


Raihan pun menggaruk - garuk kepala nya yang tidak gatal .

__ADS_1


" Bisa ga kamu suruh dia dateng nya jangan serem - serem , terus jangan ngagetin dan nakutin .. Teruuss .. " pinta Raihan , yang langsung di potong oleh dokter Danu


" Terus dateng nya bawa cemilan , dandan yang cantik dan wangi , sekalian bawa uang yang banyak , gitu ?" ledek dokter Danu sambil tertawa geli


" Hhehe .. Kamu Dan , ya kalo bisa sih gitu .


Abis yang sebelum - sebelum nya nongol dengan wujud yang serem banget .


Tapi yang dateng terakhir sebelum bermimpi , ia sempet merubah ke wujud biasa nya hanya saja lebih pucat . Itu lah sebab nya aku bisa mengenali kalau itu wanita yang sama saat di mimpi .


Tapi kalau dari mimpi ku , sebener nya dia ini cantik Dan " jawab Raihan sambil tertawa .


" Hehe dasar , ya udah , gini aja deh .. Biar aku lihat dulu , mana tangan mu sini " ucap dokter Danu


Raihan pun menyodorkan kedua tangan nya ,


Raihan pun menarik tangan kiri nya sambil manyun ,


" Bilang dong bro .. "


Dokter Danu tak menggubris ucapan Raihan , ia mulai fokus menyentuh pergelangan tangan Raihan lalu ia memejamkan mata nya .


Terlihat kilasan - kilasan layak nya film yang sedang di putar di kepala dokter Danu . Meski pun hanya berupa penggalan - penggalan namun dokter Danu masih dapat merangkai dan menganalisa menjadi satu kesatuan peristiwa yang telah terjadi .

__ADS_1


Setelah beberapa menit , dokter Danu melepas sentuhan nya dan membuka mata perlahan .


Ia menghela nafas pelan sebelum berbicara lagi kepada Raihan .


Sedangkan Raihan masih diam menyimak dan memperhatikan , ia menunggu hasil analisa sahabat nya , yaitu dokter Danu .


" Dia memang sudah menunggu mu .. " ucap dokter danu pelan ,


" Astagfirullaaaahh , Daaaannn .. Yang bener dong kalo ngomong , ngapain dia nungguin aku .. Kan aku ga punya utang apa - apa ma dia .. Lagian kan kita ga saling kenal baik di dunia nyata mau pun dunia gaib " ucap Raihan dengan terkejut dengan nada sedikit tinggi .


Dokter Danu tertawa terbahak - bahak , dan ia pun berniat menjahili teman nya yang entah kenapa terasa polos hari ini ..


" Yaa mungkin dia udah bosen jomblo , terus kamu dateng .. Jadi ikutin kamu terus deh , minta di halalin , bro .. Hahaha " ledek dokter Danu yang kembali tertawa


" Uuhhh ngawuur kamu " jawab Raihan sewot sambil melempar bantal sofa yang sedari tadi di peluk nya


Dokter Danu semakin tertawa geli melihat raut wajah Raihan ,


" Oke , oke .. Serius ,sekarang serius yaa .. Hehe " ucap dokter Danu


" Bener ya , awas kalau nge prank lagi .. " jawab Raihan sambil mengeluarkan mimik wajah yang pura - pura ngambek .


Kemudian ia meneguk minuman nya sambil menunggu dokter Danu melanjutkan cerita .

__ADS_1


" Hemm .. " balas dokter Danu singkat sambil mengangguk . Ia sudah mulai konsentrasi , memejamkan mata dan membaca doa ..


Sesaat kemudian ...


__ADS_2