Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 8 . end .


__ADS_3

Dokter Danu dan mbah Ganda sudah duduk saling berhadapan dengan jarak sekitar dua belas langkah .


Mbah Ganda sibuk baca mantra , sedangkan dokter Danu sibuk membaca doa .


Setelah beberapa lama , mbah Ganda mendatangkan kembali dua buah sosok sekaligus dari perewangan nya .


Dua sosok itu yaitu si buto .. Dan yang satu lagi sosok banaspati , berbentuk kepala yang di penuhi oleh api .


Dengan menjulurkan lidah nya yang sangat panjang , sosok banaspati menghampiri dokter Danu yang masih duduk bersila .


Keringat sudah membasahi tubuh dokter Danu , ia mengeluarkan tenaga dalam yang banyak untuk membuat perisai yang kuat .


Banaspati itu terbang mengelilingi dokter Danu sambil menyembur - nyemburkan api namun terhalang oleh perisai , dokter Danu masih tenang memejamkan mata nya . Ia tahu sosok banaspati berada tak jauh dari hadapan nya saat ini , sedangkan si buto juga sedang berjalan ke arah nya .


Si buto mencoba merusak konsentrasi dokter Danu dengan meniupkan angin panas yang cukup kencang . Ia juga mencoba memukul perisai dokter Danu ..


Dokter Danu terpaksa melakukan gerakan berguling kebelakang lalu ia berdiri , berhadapan dengan dua sosok tersebut .


Sedangkan mbah Ganda hanya duduk di kejauhan menikmati pengeroyokkan yang di lakukan oleh mahkluk suruhan nya . Mulut nya masih sibuk komat kamit , entah mantra apa yang di baca nya .


Dua sosok itu tidak ada yang dapat melukai dokter Danu , meski pun mereka menyerang secara bersamaan .


Dokter Danu geram melihat ulah mbah Ganda , ia pun membaca doa lalu di tiupkan ke kedua telapak tangan nya kemudian di pukulkan ke arah tanah . Jurus sapu jagad nya membuat tanah bergetar dan menimbulkan ledakan . Ledakan itu terus memanjang , menghanguskan kedua sosok . Mereka terbakar berbarengan , lalu berubah menjadi kepulan asap hitam kemudian menghilang tak berbekas.


Sedangkan mbah Ganda terpental lalu jatuh . Ia terkapar di atas tanah , mulut nya mengeluarkan cairan kental berwarna hitam .


Dokter Danu segera menghampiri mbah Ganda yang sudah tak dapat bergerak , hanya mata nya saja yang masih mampu bergerak .


" Mbah , sebaik nya mbah bertaubat.. Mumpung masih ada waktu , mbah " ucap dokter Danu sambil menatap iba .


Dokter Danu membantu mbah Ganda untuk merubah posisi nya , kini mbah Ganda sudah terlentang . Ia terbatuk - batuk ..


" Mbah , apakah mbah mau bertaubat ? Mari saya bantu kalau mbah mau " bujuk dokter Danu lagi


Mbah Ganda memalingkan wajah nya , ia terbatuk kembali dan darah yang sangat kental berwarna kehitaman pun keluar dari mulut nya .


Dengan mata yang terbuka , mbah Ganda menghembuskan nafas terakhir nya .


" Innalillahi wa innailaihi rojiun " ucap dokter Danu .


Sukma mbah Ganda pun seketika menghilang . Apakah ia sudah kembali kepada Sang Pencipta atau di jadikan budak oleh para jin dan iblis , entahlah .. Hanya Allah yang tahu .


Dokter Danu segera kembali ke raga nya .. Saat ia membuka mata , posisi nya masih berada di atas tempat tidur nya .


Ingin rasa nya ia bangun namun tubuh nya terasa sangat lelah dan lemas , ia pun melirik jam di dinding .. Jarum sudah menunjukkan pukul lima pagi , entah sudah berapa jam ia tertahan di alam gaib .


Dengan terhuyung , dokter Danu memaksakan diri beranjak dari tempat tidur nya . Ia langsung ke kamar mandi .


Sehabis sholat subuh dokter Danu langsung berangkat menuju ke rumahsakit , ia berencana untuk sarapan di kantin rumahsakit sebelum memulai tugas nya .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Hari sudah sore ketika dokter Danu sudah selesai dengan shift pagi nya . Hari ini ia ingin cepat pulang agar bisa beristirahat .

__ADS_1


Setelah sholat isya , dokter Danu menyebrang ke alam gaib kembali . Kali ini ia mendatangi iblis merah ..


Melihat dokter Danu datang , iblis merah pun menghentikan semedi nya . Ia menatap penuh kebencian ke arah dokter Danu .


" Hai iblis , majikan mu sudah meninggal .. Aku akan melepas mu " ucap dokter Danu tanpa basa basi


" Tapi dengan syarat , kau tidak boleh menyakiti nyonya Herdanti kembali " lanjut dokter Danu


" Aku tidak akan menyakiti nya lagi namun aku harus menagih janji dengan manusia yang sudah menyuruh ku .. " jawab si iblis merah


" Terserah lah , itu urusan mu .. " ucap dokter Danu lagi , lalu ia pun membaca doa pembuka segel ruang gaib ..


Seketika ruang gaib itu menghilang , iblis merah pun langsung pergi dari hadapan dokter Danu .


" Aku ingin tahu apa yang akan kau lakukan " gumam dokter Danu .


Lalu ia kembali lagi ke raga nya ..


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Keesokkan hari nya dokter Danu bertemu dengan pak Nur saat di lobi rumahsakit . Mereka pun berbincang ..


Pak Nur mengucapkan terimakasih karena anak nya , Danti sudah bisa pulang ke rumah hari ini . Danti juga sudah sehat dan segar kembali ..


Dokter Danu sangat senang mendengar nya . Namun tiba - tiba ekspresi wajah pak Nur berubah menjadi sendu , membuat dokter Danu bingung ..


Setelah menghela nafas , pak Nur pun menceritakan ..


" Saya ga tau harus senang atau sedih , dok "


" Mantan suami nya Danti meninggal tadi pagi , berarti proses perebutan hak asuh selesai .. Tapi cucu - cucu ku jadi tidak punya ayah " jawab pak Nur


Dokter Danu tiba - tiba teringat kembali pengeroyokkan dan juga ancaman dari para pria bertopeng yang tidak di kenal nya .


" Kalau mantan suami nyonya Danti sudah meninggal , harus nya pria - pria bertopeng itu berhenti mengejar ku . Tapi kalau ternyata mereka masih mengejar ku berarti bukan suruhan dari mantan suami nyonya Danti .


Kalau begitu aku lihat saja nanti kedepan nya , mereka datang lagi atau tidak .. Kalau tidak , ya alhamdulilah " benak dokter Danu .


" Innalillahi wa inalaihi rojiun .. Semoga almarhum husnul khotimah . Saya turut berduka cita yang sedalam - dalam nya , pak .


Mungkin ini sudah takdir, pak .. Semoga cucu - cucu bapak , nyonya Herdanti dan pak Nur di beri ketabahan dalam menjalani semua cobaan " ucap dokter Danu


" Iyaa , Aamiin Yra .. Terimakasih banyak dokter " ucap pak Nur .


Lalu pak Nur pun berpamitan , ia ingin menyelesaikan proses administrasi nya agar bisa secepat kembali ke rumah .


Dokter Danu pun melanjutkan kembali tugas nya hingga pukul enam sore .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Malam hari nya dokter Danu memanggil iblis merah , ia ingin membuktikan kecurigaan nya .


Suasana apartemen berubah menjadi mencekam , aura mistis terasa sangat kuat . Suhu udara pun ikut berubah menjadi lebih dingin dan anyep .

__ADS_1


Ujung horden bergerak - gerak layak nya tertiup angin .


Padahal tidak ada satu pun jendela yang terbuka , dan tidak ada hembusan angin sedikit pun .


Dokter Danu sedang duduk bersila , tiba - tiba ..


JLEEGG ,


" Ada apa kau memanggil ku ?" tanya iblis merah dengan nada sombong


" Apa yang kau lakukan ? Apa kau membunuh mantan suami nyonya Herdanti ?" tanya dokter Danu dengan tatapan intimidasi


" Ha Ha Ha ..,Untuk apa kau tahu ? Lagipula kan kau sudah bilang terserah aku " ledek nya


" Aku bilang terserah , itu untuk urusan mu dengan majikan mu yaitu sukma nya si mbah Ganda . Karena aku tau sukma pemuja iblis akan menjadi budak iblis jika ia meninggal .." jawab dokter Danu


" Sukma si Ganda sudah berada di kerajaan ku , begitu pun mantan suami nya wanita itu . Karena aku gagal mendapatkan tumbal ku maka lelaki itu lah sebagai ganti nya .. Dia lah yang menumbalkan wanita itu melalui perantara si Ganda " jawab iblis merah


" Baiklah sekarang semua sudah selesai , bertaubat lah kau " ucap dokter Danu


" Ha ha ha .. Jangan ngimpi kau , manusia .. Memang nya kau bisa apa jika aku menolak , Hhaa ?" jawab si iblis merah


" Aku akan melenyapkan mu, untuk mengurangi populasi iblis laknat di alam gaib " jawab dokter Danu enteng


" Kau tidak akan bisa , aku sudah tau kelemahan mu .. Ha Ha Ha " ucap nya lagi


" Oyaa ? Coba aja , red kingkong " ledek dokter Danu sambil bersiap .


Iblis merah nampak terpancing emosi , ia merubah wujud nya menjadi lebih besar lagi . Dengan tatapan marah , iblis merah mengangkat sebelah kaki nya untuk menginjak dokter Danu yang terlihat sebesar ukuran anak umur lima tahun.


Dokter Danu mengeluarkan ilmu meringankan tubuh nya , sehingga ia menjadi lebih gesit lagi dalam bergerak .


Kali ini dokter Danu mengeluarkan senjata pedang nya .


Dengan jurus kanuragan nya , dokter Danu membaca sebuah ayat lalu menebas sebelah tangan nya . Tangan yang putus itu seketika hancur menjadi serpihan layak nya debu , lalu menghilang begitu saja bagai menguap di udara .


Terdengar jerit kesakitan si iblis merah ,


" AAAAKHHH ... GGRRRHHH .. HRRRRKK .. "


Iblis merah itu semakin marah menatap dokter Danu , ia sudah kehilangan sebelah tangan nya .


Kini dokter Danu terus menyerang , hingga akhir nya ia pun dapat menebas kepala iblis merah tersebut .


Seketika tubuh si iblis merah hangus , tercium aroma busuk bercampur bau hangus . Iblis merah pun lenyap , ia memudar bagai kabut hitam .


" Alhamdulilah " ucap dokter Danu , sambil menyimpan kembali senjata nya .


Dokter Danu segera mengolah pernafasan nya dan membersihkan diri dari sisa aura negatif .


Ia pun merenggangkan tubuh nya , " Sekarang aku bisa tidur nyenyak " ucap dokter Danu , lalu ia pun melanjutkan tidur nya .


###############################

__ADS_1


Haaii para readers ter πŸ’“πŸ’“πŸ’“.. Mohon maaf jika masih banyak kekuranganπŸ™πŸ™πŸ˜¬ Mampir juga ke karya ku yang lain nya ya ✌😁 ada cerpen juga lhoo πŸ˜‰πŸ˜‰


Terimakasiih πŸ™πŸ™πŸ€— luv u all πŸ€—


__ADS_2