Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 6 .


__ADS_3

Setiap doa yang di baca oleh dokter Danu memiliki aura yang khas ,mengeluarkan pancaran warna yang selalu berbeda - beda . Fungsi nya pun beragam , ada yang untuk perlindungan , pertahanan sampai menyerang .


Ilmu yang di dapat nya merupakan hasil dari amalan ayat dan doa dari kitab suci AlQuran dengan bimbingan dari para kyai yang juga memiliki ilmu tinggi , beliau - beliau ini tidak hanya sekedar hapal AlQuran namun juga melakukan pengamalan nya . Penyerapan itu menjadi kan hati dan jiwa nya semakin dekat dengan Yang Maha Mencipta .


Karena pada dasar nya setiap manusia itu terlahir dengan fitrah yang baik . Namun seiring pertumbuhan dan proses kehidupan tak sedikit yang bergeser dari fitrah nya . Orang baik pada umum nya dapat terlihat oleh mata biasa melalui sikap nya , namun orang yang baik bahkan sampai memancarkan cahaya dari tubuh nya menandakan ia memiliki karunia tambahan dari Yang Maha Menciptakan .


Semakin tinggi ilmu kebatinan mau pun ilmu kanuragan seseorang , ia akan menjadi pribadi yang sangat sabar , selalu ikhlas dalam hal apa pun , sederhana dan rendah hati .


Jiwa dan raga nya akan bercahaya, yang pancaran cahaya nya hanya dapat di lihat oleh mata batin . Yaitu orang yang juga tinggi ilmu nya dan berhati bersih .


Setiap orang memiliki warna aura nya masing - masing dan untuk seorang indigo seperti dokter Danu sendiri memiliki aura warna yang unik yaitu perpaduan biru dan ungu yang kuat dan aktif .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Dokter Danu sudah memasang perisai untuk melindungi diri nya , kemudian ia pun melawan serangan sosok - sosok tersebut dengan menggunakan pecut nya . Pecut yang awal nya berukuran kecil , setelah berada di genggaman nya berubah menjadi besar dan panjang .


Sesosok kuntilanak menerbangkan rambut nya yang panjang ke arah dokter Danu , ia berusaha untuk mengikat tubuh dokter Danu dengan mencoba melilitkan rambut nya . Dokter Danu mengibaskan pecut nya sebelum rambut kuntilanak itu mendekati nya , seketika tubuh kuntilanak tersebut hancur terbakar di iringi jerit kesakitan .


Sedangkan sosok yang lain berusaha mengejar dokter Danu dan ingin mencekik nya , dengan sigap dokter Danu menjaga jarak melompat ke sana kemari sambil terus melempar kan pecut nya , membuat sosok - sosok tersebut blingsatan menghindari sabetan yang dapat menghancurkan nya dalam sekali pecut .


CETAARR SREETT CETAARR SREETT .. ( anggap aja suara pecut nya ya )


Entah sudah berapa lama dokter Danu melawan sosok - sosok itu , dan semakin lama semakin berkurang karena banyak yang hancur terkena sabetan . Jika di lihat oleh mata biasa saat ini dokter Danu terlihat seorang diri berputar - putar , melompat kesana sini di dalam apartemen nya sambil mengeluarkan gerakan - gerakan jurus ilmu bela diri nya .


Kini ia berhadapan dengan mahkluk besar , tinggi dan berbulu lebat di sekujur tubuh nya .. Sorot mata nya tajam dan bengis , bola mata nya berwarna merah darah , kedua taring nya keluar menyembul di antara mulut nya yang lebar .


Grrrr .. Ggrrr .. Mahkluk itu mengeluarkan suara menggeram , seperti harimau yang sedang lapar . Tak lama kemudian ia mengeluarkan bola - bola api ke arah dokter Danu . Namun bola api itu tersebut hanya mengenai perisai lalu berubah menjadi abu .


Sosok genderuwo itu semakin marah karena telah gagal melukai dokter Danu , ia pun menyerang kembali dengan kuku nya yang panjang dan runcing .


Dokter Danu bermanuver , ia menyabet kedua kaki sosok tersebut hingga sosok itu terjatuh ..


GEDEBUUMMM .. Suara nya sangat memekakan telinga .


Dokter Danu kembali menarik pecut nya , ia sedikit terkejut karena sosok ini tidak langsung hancur seperti mahkluk lain nya .


Bahkan setelah terjatuh pun genderuwo itu tertawa terbahak - bahak ..

__ADS_1


" HAHAHAHA .. Aku bukan mahkluk lemah , dasar bocah tengik " ledek genderuwo itu.


Dalam sekejap genderuwo itu sudah berada di hadapan dokter Danu dengan jarak yang cukup dekat . Ia bersiap menghujamkan kuku - kuku nya ke dada dokter Danu .


Dokter Danu segera menjatuhkan tubuh nya dengan cepat , kemudian berguling ke samping dan langsung berdiri kembali .


Dengan sekuat tenaga ia melompat menendang genderuwo tersebut dan menjadikan tubuh hitam genderuwo itu sebagai tumpuan , lalu melilitkan pecut nya ke leher genderuwo setelah sebelum nya di bacakan ayat doa .


Cahaya kuning berpendar dari pecut itu , semakin sosok genderuwo itu bergerak untuk membebaskan diri maka pecut itu semakin kencang melilit nya dan cahaya kuning itu pun semakin terang .


Dokter Danu terus menahan pecut nya sekuat tenaga agar tidak terlepas , ia melihat genderuwo itu sudah sangat kesakitan namun masih berusaha melepaskan diri .


HHHHRRGGHKK .. RGGGRRKKHH .. Suara nya sudah mulai tercekik dan leher nya pun mulai berasap ..


Leher nya terus mengepulkan asap semakin lama semakin tebal .. Asap itu berwarna hitam .


Lalu pecut itu terjatuh seiring hancur nya tubuh genderuwo itu menjadi percikan api yang kemudian menguap ke udara lalu menghilang begitu saja .


Dokter Danu mengusap gagang pecut nya , seketika pecut itu kembali mengecil lalu menghilang dalam genggaman dokter Danu .


" Mau berapa genderuwo dan dedemit yang kau kirim , hhhh " gumam dokter Danu dengan tersengal - sengal .


Ia terduduk di lantai ruang apartemen nya , mencoba menetralisir kembali aura negatif dari tubuh dan juga ruangan apartemen nya .


Setelah bisa bernafas normal dan istirahat selama sepuluh menit , dokter Danu segera membuka horden .. Ia juga memencet saklar lampu .


Ceteekk .. Triing .. ( anggap aja suara lampu nyala ya 🀭 )


" Alhamdulilah nyala " ucap dokter Danu , kemudian ia pun melihat jam di dinding .


" Ya Allah sudah mau magrib .. Astagfirullah kelewat sholat zuhur gara - gara mahkluk - mahkluk ga guna .


Masih bisa sholat ashar nih " ucap nya , sambil buru - buru berwudhu kembali lalu mengerjakan sholat ashar secepat nya .


Barulah setelah itu dokter Danu membersihkan diri untuk bersiap sholat magrib .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

__ADS_1


Sementara itu di ruang gaib hasil ciptaan dokter Danu , sosok iblis merah sedang berusaha mengirim sinyal ke tuan nya agar dapat menghancurkan segel nya .


Iblis merah itu duduk bersila , memejamkan mata nya .. Ia mencoba membuka komunikasi batin dengan majikan nya . Meski pun sulit , namun ia terus mencoba nya ..


Jika ia yang memaksa menghancurkan segel maka tubuh nya sendiri lah yang akan hancur . Karena ruangan itu di segel dengan ayat - ayat suci yang dapat menghancurkan jin , setan mau pun iblis sehingga di butuhkan manusia juga yang membuka nya , dan tentu saja hanya manusia yang memiliki ilmu gaib yang cukup tinggi .


Untuk dapat menciptakan sekotak ruangan gaib yang kosong dan hampa , di butuhkan energi yang luar biasa besar nya .


Ruangan itu layak nya rumah kaca , terang , serba putih dengan sedikit perbedaan karena tak bisa di lihat oleh mata biasa dan tak bisa di sentuh oleh manusia biasa .


Oleh sebab itu dokter Danu tidak bisa semau nya menciptakan ruang gaib , karena itu bisa menyedot tenaga dalam nya . Ia harus benar - benar memperhitungkan kekuatan nya sebelum memulai untuk membuat ruang gaib .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Mulai dari selepas praktek dari rumahsakit hingga menjelang magrib dokter Danu mendapat serangan dadakan beruntun . Mulai dari preman bertopeng yang menghadang nya di jalan sampai demit kiriman , membuat ia belum beristirahat sama sekali .


Sehabis sholat isya , ia berencana untuk makan malam dan langsung tidur untuk memulihkan kembali energi nya .


Karena jadwal berikut nya sudah pindah shift pagi , dan partner nya kali ini bukan dokter Ariana lagi . Karena dokter Ariana sedang di rolling untuk standby di ruang ICU .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Ia merebahkan diri sambil terus berzikir dengan tasbih kecil milik nya , entah mengapa ia merasakan bahwa ada sesuatu yang akan terjadi . Dokter Danu memang sudah di asah kepekaan nya semasa di pesantren dulu sehingga ia bisa merasakan apa yang akan terjadi untuk mengantisipasi bahaya yang mengintai nya . Hanya saja ia tidak tahu kejadian apa tepat nya yang akan terjadi .


Namun dengan begitu ia selalu menyiapkan diri lahir batin untuk menghadapi kemungkinan yang terburuk yang akan terjadi , seperti saat ini ..


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Rupa nya keinginan dokter Danu untuk beristirahat malam ini belum dapat terwujud , ketika ia tersadar ternyata ia bukan berada di kamar tidur nya .


Dan ia pun belum tahu mahkluk apa yang kali ini akan ia hadapi .


Ia hanya bisa bersiap untuk sesuatu yang akan kembali menguras energi nya ..


###############################


Haaii para readers ter πŸ’“πŸ’“πŸ’“.. Mohon maaf jika masih banyak kekuranganπŸ™πŸ™πŸ˜¬ Mampir juga ke karya ku yang lain nya ya ✌😁 ada cerpen juga lhoo πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


Tinggalkan jejak yuukk 🀩 .. LIKE πŸ‘ tp jgn di bom yaπŸ˜πŸ™ ,,, KOMEN πŸ’• ,,, VOTE ⚘ Terimakasiih πŸ™πŸ™πŸ€— luv u all πŸ€—


__ADS_2