
Raihan merebahkan tubuh nya , ia menjadi sedikit lemas setelah berhadapan dengan hantu perempuan itu .
Tak terasa beberapa menit kemudian , Raihan sudah terlelap .
" Tungguuu .. Stoooppp , jangaaaannn .. " teriak Raihan dalam tidur nya .
Ia segera terbangun dengan keringat bercucuran , nafas nya tersengal hebat . Tubuh nya gemetar .
Ia mengusap wajah nya ,
" Mimpi .. Cuma mimpi .. Tenang - tenang . Haduuhh seperti beneran " gumam nya sambil mengelus dada nya .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Hari ini dokter Danu sangat sibuk karena ada beberapa orang pasien kecelakaan motor dengan mobil yang terjadi secara beruntun , masuk ke ruang IGD .
Dokter Danu sibuk membersihkan dan menjahit luka pada pasien yang robek , mengobati dan memasang gips pada kaki pasien lainnya yang patah , ada juga yang di larikan ke ruang ICU .
Ia baru bisa beristirahat menjelang jam shift nya berakhir , dokter Danu melihat ke jam di layar ponsel nya .. Angka di sana sudah menunjukkan pukul delapan belas atau jam enam sore . Ia segera menyelesaikan laporan nya .
Tak lama kemudian datang lah rekan dokter nya yang akan melanjutkan ke shift berikut nya .
Dokter Danu menyempatkan sholat magrib dulu sebelum pulang .
Setelah pamit , ia pun segera keluar dari ruang IGD . Dokter Danu menghentikan langkah nya ketika merasakan getaran dari saku celana nya .
Sedetik kemudian terdengar bunyi ... kriiing kriiiingg kriiingg ... Dokter Danu mengambil ponsel dari saku celana nya , ia melihat sebuah nama tertera di layar nya .
" Assalamualaikum komandan Raihan , apa kabar niih ?" sapa dokter danu sambil tersenyum . Dan meneruskan langkah nya menuju mobil yang terparkir di halaman rumah sakit .
" Waalaikumsalam , Dokter Danu .. Lagi di mana , sibuk ga ?" jawab Raihan tanpa basa basi lagi .
__ADS_1
" Baru mau pulang , engga sih .. Ada apa komandan ?" tanya Danu
" Apa aku boleh mampir ke apartemen mu sekarang ... Mungkin jg nginep , hehehe .. Kalo boleh " ucap Raihan
" Oohh boleh doong , boleh banget .. Ya udah langsung ketemu di apartemen ku ya " ucap dokter Danu
" Ehmm Dan , nanti kalo kamu udah nyampe duluan jangan langsung naik ya , tunggu di dalam mobil aja dulu sampai aku datang " ucap Raihan
" Oohh gitu , oke deh .. Nanti aku kabarin kalau aku udah di parkiran ya " jawab dokter Danu sambil menaikkan alis nya sedikit aneh dan bingung mendengar permintaan Raihan . Namun dokter Danu enggan menanyakan nya , ia langsung menuruti saja .
" Oke Dan , aku juga akan ngabarin kalo udah sampe " balas Raihan
Setelah itu kedua nya pun menutup telpon nya , dan masing - masing meluncurkan kendaraan nya ke apartemen dokter Danu .
Di jalan dokter Danu pun mampir dulu membeli makanan untuk makan malam , tak lupa cemilan - cemilan nya sebagai teman ngobrol mereka nanti .
Dokter Danu menunggu Raihan di dalam mobil nya yang sudah parkir di apartemen .
" Siap , sebentar lagi sampai " balas Raihan melalui pesan ponsel nya .
Dua puluh menit kemudian ,
Tok tok tok .. Kaca jendela dokter Danu di ketuk dari luar .
Dokter Danu pun segera menoleh , ia melihat Raihan sudah berdiri di samping mobil nya masih lengkap dengan pakaian seragam nya , sebelah tangan nya menenteng sebuah tas berukuran sedang .
Dokter Danu segera mematikan mesin mobil lalu keluar menyambut Raihan .
" Sorri bro , lama ya " ucap Raihan sambil nyengir
" Biasa aja , ga nyampe setengah jam kok ..
__ADS_1
Niihh , bantuin bawa hhehe " jawab dokter Danu .
Raihan pun geleng - geleng kepala melihat berbagai macam makanan dan juga cemilan .
" Ini kayak mo ngungsi bro " ledek Raihan sambil mengangkat tinggi - tinggi kresek makanan yang sedang di tenteng dengan sebelah tangan nya .
" Hhehe .. Bekel , siapa tau ada yang ngajak begadang " jawab dokter Danu
Mereka berjalan beriringan menuju ke lantai apartemen dokter Danu .
Raihan merasa sedikit tenang berada di dekat dokter Danu , ia juga tidak merasa ada yang mengikuti nya lagi sejak dalam perjalanan menuju ke apartemen dokter Danu .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Selesai sholat isya dan makan malam , dokter Danu mengajak Raihan ngobrol santai di balkon apartemen nya sambil menikmati udara malam dan juga kerlap kerlip lampu kota .
Dokter Danu menangkap kecemasan dari sorot mata Raihan , namun ia membiarkan saja . Ia berpikir mungkin Raihan sedang menangani kasus berat atau sedang banyak kerjaan .
Semakin malam Raihan nampak semakin gelisah , akhir nya dokter Danu mengajak nya masuk .
" Kita ngobrol di ruang tv aja yuuk .. Udah agak dingin di sini " ucap dokter Danu basa basi di sela obrolan nya .
Raihan pun langsung mengangguk sambil beranjak dari duduk nya .
Setelah duduk di ruang tv ,di temeni minuman hangat .. Raihan pun memberanikan diri untuk membuka cerita mengenai peristiwa hantu perempuan yang mendatangi nya .
Sedangkan dokter Danu begitu serius menyimak cerita Raihan .
" Dan puncak nya semalam , aku melihat perempuan itu terjatuh dari ketinggian .. Tapi aku curiga seperti nya itu bukan bunuh diri . Karena dari cara jatuh nya .. Dia seperti , seperti di dorong " ucap Raihan sedikit ragu dengan ucapan terakhir nya .
###############################
__ADS_1