Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 4 .


__ADS_3

Arumi membuka pintu kamar inap perlahan lalu berjalan menuju ke bed paling ujung yang berada di dekat jendela .


Betapa terkejut nya ketika ia membuka tirai , bed nya kosong .. Hanya barang - barang nya saja yang ada .


Arumi bergegas berlari ke ruangan suster ,


" Permisi , maaf sus .. Pasien atas nama pak Yanuar kemana ya ? Barusan saya kesana tidak ada di tempat tidur nya , saya juga sudah mengecek ke toilet tapi tidak ada juga " tanya Arumi panik


" Maaf , ibu siapa nya pak Yanuar ?" tanya suster Desi


" Saya istri nya , sus .. Tadi saya pulang sebentar untuk tukar pakaian kotor " jawab Arumi


" Ohh , bapak tadi teriak - teriak kesakitan .. Dan sekarang berada di ruang IGD untuk di pantau secara intensif oleh dokter IGD .


Dan ibu di minta untuk menemui dokter Danu , dokter IGD yang saat ini mengobati pak Yanuar " jawab suster Desi


" Oohh gitu , baik .. Terimakasih sus " sahut Arumi .


" Iya bu " jawab Suster Desi dengan mengangguk sambil tersenyum ramah ke arah Arumi .


Kemudian Arumi segera bergegas dengan setengah berlari ia menuju ke ruang IGD yang berada di lantai dasar .


Dokter Danu yang saat ini berada di ruangan nya terlihat sedang melamun di depan layar komputer nya .


" Bagaimana aku jelasin ke keluarga nya ya ... Hhhhh lagi - lagi di buat pusing dengan penyampaian - penyampaian di luar nalar gini " benak dokter Danu .


Tok tok tok .. Suara ketukan pintu membuat nya terkejut , ia menoleh dengan spontan .


" Maaf dok , ini ada istri nya pak Yanuar .. Kata nya mau bertemu dokter Danu " ucap suster IGD


" Ooh iyaa silahkan masuk .. Terimakasih sus " jawab dokter Danu


" Permisi dok .. Saya Arumi , istri nya pak Yanuar . Tadi saya mendapat info dari suster di lantai dua , kalau dokter mau bertemu saya , apa benar dok ?" tanya Arumi sopan


" iya benar bu " jawab dokter Danu


" Ini pasti berkaitan dengan kondisi suami saya kan .. Ada apa ya dok " ucap Arumi berusaha menutupi kecemasan nya .


Dokter Danu menangkap sorot mata Arumi yang nampak sangat khawatir , takut dan sangat cemas .


" ehmm , begini bu .. " dokter Danu berpikir sejenak , setelah menghela nafas sesaat , ia pun mencoba merangkai kata .


" Menurut pengalaman saya , penyakit bapak ini tidak cukup hanya melalui medis . Maaf sebelum nya , kalau ibu punya kenalan kyai atau ustad mungkin bisa minta bantuan untuk mendoakan pak Yanuar . Selain itu juga ibu bisa bantu doa , ga pa pa kok kalau ibu mau membaca Alquran sambil nemenin bapak atau berzikir " ucap dokter Danu , menghentikan sejenak bicara nya menunggu reaksi bu Arumi .


" Aduuhh gimana ya dok .. Saya ga punya kenalan kyai atau ustad , lha saya dan suami aja ga sempet baca Alquran . Kami sibuk , dok .. Anak saya kan tiga , yang dua butuh penanganan khusus jadi mana ada waktu buat zikir dan lain nya " jawab bu Arumi


" Bu , ibu mau suami ibu sembuh dan sehat lagi kan ?" tanya dokter Danu dengan sabar


" Iya tentu dok " jawab Arumi sambil menganggukkan kepala nya berulang - ulang .

__ADS_1


" Untuk itu saya mohon bantu dengan doa , bu ... Dan tolong bujuk bapak agar mau berdoa juga demi kesembuhan nya .. Mungkin lebih tepat nya bertaubat , bu . Hanya dengan taubat , doa dan ibadah Allah akan mengangkat penyakit bapak " ucap dokter Danu kembali


" ehmm tapi .. Tapi ... Kami sudah lama tidak ibadah , dok . Jadi sudah banyak lupa " jawab Arumi dengan suara pelan dan wajah yang tertunduk malu


" tidak apa , bu .. Ibu bisa mulai dari awal lagi . Membaca buku tuntunan ibadah . Kalau ibu mau , saya ada beberapa buku nya " ucap dokter Danu


" Tapi saya ga enak nerima buku nya , dok " jawab Arumi kembali


" Tidak apa - apa , bu . Saya ikhlas menghadiahkan buku itu untuk ibu dan pak Yanuar , semoga bisa bermanfaat kelak .


Untuk buku nya , baru besok akan saya berikan ke ibu ya karena hari ini saya tidak bawa "


" Oh iyaa ga pa pa , dok " sahut Arumi


" Sambil menunggu buku , saya minta tolong ibu untuk bujuk bapak agar meniatkan bertaubat kemudian memgucap istigfar sebanyak - banyak nya . Bisa bu ?" tanya dokter Danu


" Akan saya coba , dok .. Nanti saya akan kabarkan lagi ke dokter Danu . Semoga aja mas Yanuar bersedia " jawab Arumi


" Iya bu , saya juga akan bantu doa .. Selain dengan obat .


Apakah ibu masih ada yang ingin di tanyakan lagi ? Kalau dari saya cukup sekian dulu , pak Yanuar akan di tempatkan di kamar isolasi agar bisa saya pantau terus bergantian dengan dokter Johan nanti " ucap dokter Danu menjelaskan


" I iiyaa dok , saya juga tidak ada pertanyaan lagi .. Kalau gitu saya permisi dulu dok , mariii " ucap Arumi gugup karena malu .


Setelah Arumi keluar , tiba - tiba pintu ruangan nya di ketuk kembali .


Tok tok tok


" Eh dokter Sony .. Engga , biasa aja dok ..


Mari masuk .. " jawab dokter Danu ramah


" Apa kabar , dok ? Sehat kan ya " ucap dokter Danu kembali


" Alhamdulilah sehat , dokter Danu gimana kabar nya ? Keliatan nya semakin kurus aja niih , diet dok ?" ledek dokter Sony


" Hhaa haa .. Bisa aja , udah ga perlu diet dok " jawab dokter Danu sambil tertawa lepas


" Dokter Sony belum pulang ?" tanya dokter Danu kembali


" Tadi nya mau pulang tapi pas lihat arah sini jadi teringat dokter Danu apa praktek atau engga jadi ya saya mampir aja .. Siapa tau bisa ngobrol dikit kalau praktek dan ga sibuk " jawab dokter Sony


" Oohh gitu , saya jadi tersangkut nih denger nya hhehe .. " ucap dokter Danu


" Tersanjung , dok .. Emang nya layangan tersangkut , hhaha ha .." balas dokter Sony sambil tertawa .


" Eh tapi ngomong - ngomong aman , dok ?" tanya dokter Sony lagi tiba - tiba , dengan memasang wajah serius


" maksud nya , dok ?" tanya dokter Danu bingung

__ADS_1


" Iyaa maksud nya apakah masih ada pasien yang di ganggu mahkluk gaib ?" tanya dokter Sony dengan suara yang di pelan kan


" ehmm gimana ya .. Masih dok , nih sekarang pasien nya masih ada di IGD " jawab dokter Danu setengah berbisik


" Oyaa ? Wuah sharing dong , dok .. Insya allah aman dok , Hehe " pinta dokter Sony sambil membuat gerakan menutup mulut nya .


Dokter Danu hanya tersenyum melihat ekspresi dokter Sony yang sangat penasaran itu , setelah melihat sekilas ke arah luar ruangan dan di rasa aman , dokter Danu pun mulai bercerita dengan suara yang di pelankan .


" Awal nya terlihat sekilas aura negatif nya kuat banget , sangat hitam pekat . Lalu saya lihat lagi melalui mata batin , rupa nya ia pernah menggunakan susuk dengan perjanjian .


Nah untuk mengobati nya , si pemakai susuk ini harus bertaubat dulu . Karena kalau ia belum bertaubat , perjanjian dengan setan nya belum bisa di patahkan . Dan saya tidak dapat mengobati nya .


Maka nya barusan saya coba bicara dengan istri nya , mencoba mendorong istri nya untuk bantu mendoakan suami nya . Dan saya juga minta istri nya untuk membujuk suami nya agar bertaubat dan berzikir .


Bahkan saya juga menyarankan untuk meminta bantuan kyai atau ustad untuk membantu mendoakan sekaligus membimbing nya beribadah .


Kalau pasien sudah bertaubat , baru saya bisa membersihkan kutukan nya sekaligus mengeluarkan susuk nya . Gitu dok " ucap dokter Danu menjelaskan panjang lebar


" Oalaahh berat banget ya , dok .. Apa dokter Danu bisa melihat susuk yang di gunakan nya berupa apa ? " tanya dokter Sony kembali


" Susuk yang di gunakan bukan berupa benda , tapi berupa air yang di mantrai lalu di minum . Oleh sebab itu efek nya lebih kuat karena menyatu dengan darah . Namun saya belum bisa melihat apa yang membuat susuk tersebut semakin menguat efek negatif nya sehingga menyebabkan ia meninggalkan kutukan pada pemakai nya " jawab dokter Danu .


" Apa istri nya bersedia , dok ? Biasa nya kan agak susah membujuk orang yang lagi sakit " tanya dokter Sony lagi


" Semoga aja bisa dok .. Tapi istri nya bilang mereka tidak sempat ibadah jadi sudah banyak lupa , ya saya menawarkan buku tuntunan ibadah . Rencana nya besok saya bawakan dari apartemen saya .


Mudah - mudahan mereka bisa mulai ibadah lagi , dok " ucap dokter Danu


" Lantas , penyakit nya gimana dok ? Maksud saya obat medis kan tidak berfungsi maksimal , terus pasien nya gimana ? " ucap dokter Sony dengan cemas


" Ya pasien akan kesakitan terus dok , paling obat medis hanya mengobati luka yang terlihat dengan mata aja .


Maka nya saya tempatkan di kamar isolasi yang ujung sana biar ga menganggu pasien lain , karena ia selalu teriak kesakitan . Belum lagi ketakutan karena selalu di hantui .


Meski tidak tega , tapi saya juga belum dapat berbuat apa - apa sementara ini " jawab dokter Danu


Sedangkan dokter Sony masih diam menyimak sambil mengangguk - angguk .


"Dok , apa dokter Danu tidak bilang langsung aja ke istri nya alasan dokter meminta mereka berdoa dan beribadah, dan juga kalau dokter bisa membersihkan susuk nya ? " tanya dokter Sony


" Biasa nya pemakai susuk itu merahasiakan nya maka nya saya khawatir istri nya tidak tahu kalau suami nya pasang susuk . Jadi ya saya akan coba secara diam - diam saja seperti biasa , dok .


Yang penting pasien nya sehat lagi dan bersedia meningkatkan ibadah nya setelah sehat " ucap dokter Danu .


" Iyaa yaa .. Saya bantu doa aja ya dok , semoga mereka mau bertaubat jadi bisa segera di obati lahir batin nya " ucap dokter Sony


" Iyaa makasiih dok " jawab dokter Danu


Kemudian mereka pun berbincang mengenai hal lain sambil sesekali tertawa kecil .

__ADS_1


" Kalau ternyata besok istri pak Yanuar tidak dapat membujuk suami nya untuk bertaubat terpaksa aku akan bicara langsung .. Aku harus memikirkan cara penyampaian yang singkat namun enak agar dapat di terima oleh pasien " batin dokter Danu .


__ADS_2