Dokter Indigo

Dokter Indigo
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 4 .


__ADS_3

Sore itu sekitar jam lima , dokter Danu berjalan menuju ke ruang engineering . Ia ingin menemui pak Mulya .


Saat sedang melewati sebuah taman kecil yang menjadi pembatas gedung utama dengan gedung belakang yang lebih kecil . Di gedung belakang itu terdapat ruang engineering dan ruangan tekhnik serta alat - alat penunjang kebutuhan rumahsakit lain nya .


Dokter Danu melihat pak Mulya yang sedang berjalan menuju ke ruangan tekhnik . Dokter Danu pun segera mengejar nya ,


" Assalamualaikum pak , pak Mulya .. " sapa dokter Danu setelah berada di dekat nya


Tanpa menjawab salam pak Mulya menoleh ke arah dokter Danu .


Dokter Danu melihat ada yang berbeda dari tatapan pak Mulya . Ada aura negatif menyelimuti nya .


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Dokter Danu masih berfikir mengenai peristiwa mencekam yang saat ini terjadi di rumahsakit .


Ia menduga ada sejenis mahkluk yang dengan sengaja menjebak jiwa - jiwa ini . Tapi untuk apa ? Apakah hanya sekedar untuk mengambil energi nya dari manusia ? Atau ada tujuan lain ..


Dokter Danu pun akhir nya memutuskan untuk menghubungi guru nya semasa di pesantren ..


Setelah menghubungi ponsel abah beberapa kali , akhir nya tersambung juga .


" Assalamualaikum , bah .. Maaf saya baru menghubungi abah . Abah dan ummi gimana kabar nya ? " sapa dokter Danu .


" Waalaikumussalam warrahmatullahi wabarakatuh .. Alhamdulilah abah dan umi sehat dan baik saja , Dan .


Tak apa , abah tau kamu di sana sibuk , bahkan kamu juga sering tidak tidur dan terlambat makan karena menangani kasus - kasus gaib " jawab abah .


Dokter Danu yang sudah paham tentang kehebatan guru nya ini pun tidak terkejut dengan jawaban abah .


Ia tersenyum , lalu menjawab " iya bah " .


" Kamu ingin berdiskusi dengan abah tentang peristiwa hilang nya rekan - rekan mu itu kan ?" ucap abah lagi .


" Iyaa bah .. Mohon saran dan wejangan nya , bah " jawab dokter Danu .


Abah menghela nafas sejenak sebelum memberikan nasehat nya ,


" Dan , seperti yang kamu sudah tahu .. Mahkluk gaib itu ada yang tidak hanya menyesat kan manusia atau sekedar menakuti .


Untuk mahkluk atau demit yang kali ini membuat kerusuhan di rumahsakit itu merupakan sosok iblis , setan atau jin yang sedang mengumpulkan kekuatan melalui energi manusia . Ia mengambil nya hingga tak bersisa . Ia membuat manusia yang terampas energi nya menjadi linglung lalu sakit jiwa , dan mati perlahan .


Jika sudah pada taraf sakit jiwa, maka ia telah berhasil menguasai jiwa atau ruh tersebut , dan jika sampai mati karena sebab di atas maka kematian nya akan menjadikan ia budak si iblis atau jin tersebut " ucap abah menjelaskan panjang lebar .


" Kurang ajar sekali mahkluk itu ya , bah .. Bagaimana saya menemukan dan mengalahkan nya , bah ?" " jawab dokter Danu geram


" Sebaik - sebaik nya sifat jin atau iblis , adalah sejahat - jahat nya manusia , Dan ..

__ADS_1


Jadi sifat manusia yang paling jahat merupakan sifat jin yang paling baik . Jangan lupa itu " ucap abah sambil tertawa pelan


" Oiyaa yaa bah ,,hehe .. Tetep aja mau di bilang baik ya tetep jahat , karena niat dan tujuan iblis , setan atau jin itu tidak di landasi dengan kebaikan . Selalu berusaha merusak manusia " ucap dokter Danu


" Betul itu , manusia baik ya tetep baik .. Dapat pahala , dan di hadiahi surga . Kebaikan nya tidak bisa di tandingi oleh demit mana pun.


Tapi kalau manusia jahat di situ lah terdapat sifat - sifat iblis , setan atau jin .


Lalu untuk bisa menemukan dan mengalahkan demit yang menganggu di rumahsakit itu , kamu harus tau dulu identitas nya .. Dan bagaimana ia mengincar target nya " ucap abah lagi .


" Oohh pantes saja bah , sewaktu saya mengunjungi salah satu korban yang telah kembali , saya melihat aura nya seperti tertutup sesuatu yang berpendar , bah .


Ia seperti berada di ambang batas kewarasan nya . Dengan sikap nya yang terlihat bingung , tiba - tiba normal kembali seolah tidak terjadi apa - apa , bah .


Saat saya niat datang menemui pak Mulya ke ruang kerja nya, saya malah bertemu dengan nya di sebuah taman kecil yang membatasi antara gedung utama dan gedung belakang " ucap dokter Danu , lalu ia pun menceritakan pertemuan nya dengan pak Mulya kepada abah .


Flasback on ,


" Assalamualaikum , pak Mulya .. " sapa dokter Danu


" Waalaikumsalam " jawab pak Mulya , sambil menoleh .


Tiba - tiba ia melihat dokter Danu dengan tatapan ketakutan .


" Ehmm maaf pak , bapak kenal saya ?" tanya dokter danu lagi .


" Gimana kabar nya pak ? Sudah lebih sehat kah ? " tanya dokter Danu lagi


" I iyya dok , saya sehat " jawab nya


Dokter Danu melihat aura pak Mulya tertutup sesuatu yang menyerupai kabut , berpendar mengelilingi nya .


Kemudian dokter Danu pun menatap ke mata pak Mulya , ia melihat tatapan pak Mulya tidak fokus .


" Alhamdulilah, bapak sedang apa di sini .. Tadi nya saya mau menemui bapak di ruang engineering " ucap dokter Danu , yang tidak melepas kan tatapan nya dari pak Mulya "


" Ehh oohh .. " tiba - tiba pak Mulya seperti terkaget , ia melihat ke sekeliling . Lalu mengusap kepala nya sendiri seperti orang yang sedang bingung .


" Kenapa , pak ? " tanya dokter Danu


" Anuu dok , ini .. Saya juga ga tau ya kenapa saya di sini .. Perasaan tadi saya mau .. Mau kemana ya .. " ucap pak Mulya yang mulai linglung kembali


" Oohh , ya sudah ga pa pa pak .. Mungkin bapak lupa mau kemana karena keburu di sapa sama saya " ucap dokter Danu mengalihkan perhatian pak Mulya


Pak Mulya pun mengangguk sambil nyengir .


" Eh dokter tadi bilang mau menemui saya , ada apa dok ?" tanya pak Mulya dengan nada bicara yang mantap , tidak terdengar linglung .

__ADS_1


" Iya pak , tapi apa boleh bicara nya di tempat lain ? Yang lebih enak ngobrol nya gitu ?" tanya dokter Danu .


" Oohh iya boleh , di ruangan saya aja gimana .. Kan lebih dekat dari sini " ucap pak Mulya


" Boleh , kalau tidak mengganggu pak " jawab dokter Danu sopan


" Aahh tidak , dok .. Mariii " ajak pak Mulya .


Setelah mereka sampai di ruangan pak Mulya ,


" Ada masalah apa mencari saya , dok ?" tanya pak Mulya , setelah ia duduk berhadapan dengan dokter Danu .


" Ehmm maaf sebelum nya pak , boleh saya tanyakan mengenai peristiwa ketika bapak ' hilang' sampai kembali lagi ke rumah sakit ini beberapa waktu lalu ?" tanya dokter Danu hati - hati .


" Oohh itu , tapi tidak banyak yang bisa saya ceritakan dok .. Karena saya tidak ingat semua " jawab pak Mulya


" Iyaa tidak apa - apa pak , seingat nya bapak aja " jawab dokter Danu .


Pak Mulya pun mengangguk , kemudian ia nampak berfikir sejenak ..


" Jadi tuh saya lagi jalan sendiri , seperti biasa mau kontrol ke ruangan - ruangan lain . Khawatir ada yang berjalan kurang sesuai , seperti pendingin udara kamar mungkin kurang dingin atau mati atau kran air ada yang bocor , dan lain nya .


Tiba - tiba saja , yang saya ingat saya berada dalam suatu gedung yang sangat asing . Semua nampak tua , mulai dari bangunan sampai perabotan nya . Seperti yang sudah terbengkalai sejak puluhan tahun .


Dan saya mencoba mencari jalan lain untuk kembali ke rumah sakit ini . Entah sudah berapa jauh saya berjalan , dan berapa jam tapi saya ga menemukan jalan menuju ke sini .


Lama - lama saya lemas dan letih , nafas saya sesak , pandangan mata saya mulai buram .. Setelah itu saya tidak ingat apa - apa lagi , pas sadar sudah di ruang ICU dok .


Mungkin karena terlalu lama mencari dan terlalu banyak berjalan , dok " ucap pak Mulya


" Selain itu apakah bapak melihat ada yang aneh atau menyeramkan ?" selidik dokter Danu


" Ehmmm .. Tempat dan suasana nya memang menyeramkan banget dok .. Banyak kelebat - kelebat bayangan yang saling menembus . Di sana sangat apek , pengap , bau debu , penerangan nya pun sangat temaram .. Mendekati gelap dok .


Saya sangat takut dan ingin secepat nya keluar dari sana . Mau nangis rasa nya ketika saya semakin ga berdaya untuk menemukan jalan kembali " lanjut pak Mulya dengan raut wajah sedih .


Dokter Danu menghela nafas, ia masih belum bisa mendapatkan petunjuk apa pun untuk membuka tabir peristiwa ini .


" Oohh seperti itu ya pak , kalau nanti ada hal - hal yang bapak ingat mohon hubungi saya ya pak . Saya berterimakasih sekali hari ini pak Mulya mau menceritakan pengalaman nya .. " ucapan dokter Danu langsung di potong oleh pak Mulya .


" Iyaa dok , saya harap dokter Danu berhati - hati ya .. Apalagi kalau sedang sendirian , dan jaga malam .. Semoga kisah saya tidak terjadi kepada yang lain " ucap pak Mulya .


" Baik pak Mulya , terimakasih sudah mengingat kan saya .. Kalau mau konsultasi kesehatan , boleh menghubungi saya . Mohon maaf saya sudah mengganggu waktu pak Mulya " ucap dokter Danu sambil beranjak dari duduk nya . Ia juga menyalami pak Mulya ..


Dan kilasan - kilasan kejadian yang di alami pak Mulya pun terbaca oleh dokter Danu .


Flashback off .

__ADS_1


" Seperti itu , bah .. Dan kilasan yang saya lihat pun hampir sembilan puluh persen sama , hanya ada sedikit yang saya lihat di sana dan mungkin pak Mulya ga ngeh , bah " lanjut dokter Danu .


__ADS_2