
Sesampai nya rumahsakit ,
" Halo dok , maaf bisa ga nunggu saya sebentar ? Saya di panggil sama dokter Sony nih " ucap dokter Danu kepada rekan dokter yang sedang berjaga saat ini .
" Bisa , tenang aja .. " jawab nya singkat
" Thanks ya , mudah - mudahan ga lama " ucap dokter Danu lagi
Yang hanya di balas anggukan , karena sedang sibuk menulis laporan .
Dokter Danu pun segera memakai jas putih nya lalu berjalan cepat menuju ruangan kantor dokter Sony .
Tok tok tok
" Masuk .. " jawab suara dari dalam ruangan
" Permisi , dok .. " sapa dokter Danu setelah menyembulkan separuh tubuh nya
" Oohh iyaa , mari dok .. Mariii .. " jawab dokter Sony setelah ia melihat yang datang rupa yang sedang ia tunggu .
Sambil melangkah menghampiri dokter Danu ,
" Mari dok , kita ngobrol di sini aja .. Mau minum apa , kopi atau teh dok ? Nanti saya pesankan ke pantry " ucap dokter Sony ramah
"Aahh tidak perlu dok , santai aja .. " ucap dokter Danu sambil nyengir
" Ya sudah kalau begitu , ini ada air mineral .. Silahkan ya dok , kalau nanti haus " ucap dokter sony kembali
" Siap dok , terimakasih banyak " jawab dokter Danu
Setelah berbasa basi sedikit , dokter Sony pun segera menanyakan perihal sakit anak nya ketika beberapa waktu lalu di rawat .
Awal nya dokter Danu bingung harus bilang apa karena ia teringat pesan istri pak Dewangga yang meminta nya untuk merahasia kan dari mertua nya .
Melihat dokter Danu yang sedikit ragu dalam bercerita , akhir nya dokter Sony pun angkat bicara lagi .
" Ehmm sebenar nya menantu saya sudah memberitahu semua dok , saya hanya penasaran aja .. Apa bener yang di ceritakan menantu saya itu ? Oleh sebab itu saya mohon dokter Danu bersedia menjelaskan kembali ke saya " ucap dokter Sony
Setelah mendengar itu , dokter Danu pun bernafas lega . Kemudian ia menceritakan semua nya dengan detail sejak awal hingga akhir .
" Jadi dokter Danu ini ... Maaf , indigo ? " tanya dokter Sony terkejut
__ADS_1
" Kurang lebih seperti itu dok , hehe " jawab dokter Danu .
" Wuah baru tahu saya , kenapa selama ini ga ada yang tahu ya .. Apa dokter Danu memang sengaja menutupi kelebihan ini ?" ucap dokter Sony
" Ehm gimana ya dok .. Sebener nya saya ga menutupi , hanya saja memang saya tidak menonjolkan atau sengaja memamerkan .
Karena di zaman sekarang yang serba modern ini sudah banyak sekali masyarakat yang semakin tidak percaya dengan hal - hal gaib dan semacam nya , dok ..
Meski pun pada kenyataan nya ternyata masih ada sebagian orang yang melakukan praktek gaib untuk mencelakai orang lain dengan tujuan - tujuan tertentu .
Jadi saya berusaha untuk lebih hati - hati lagi karena tidak mau juga sampai ada yang salah paham kemudian menuduh saya yang bukan - bukan . Atau menjuluki saya dengan sebutan yang aneh - aneh " ucap dokter Danu menjelaskan
" Oiyaa bener juga , dok .. Seperti yang sedang di alami oleh anak saya sekarang ..
Sungguh kami benar - benar tidak menyangka , masih ada yang berbuat jahat ke anak saya melalui praktek gaib .. Di zaman serba logika ini " ucap dokter Sony sambil mengangguk - angguk mendengar penjelasan dokter Danu .
" Lalu bagaimana cara menyembuhkan kondisi anak saya lagi , dok ... Ini ga mungkin saya bawa ke rumahsakit lagi " ucap dokter Sony
" Maksud dokter ? Bukan nya pak Dewangga sudah sehat sejak kembali dari sini, dok ?" tanya dokter Danu bingung .
" Ahh iya saya belum infokan ke dokter Danu , jadi begini dok .. Saat ini anak saya , Dewa , kondisi nya kembali seperti beberapa hari yang lalu .. Dia .... " ucap dokter Sony menjelaskan .
Kemudian dokter Sony pun menceritakan apa yang sedang terjadi pada anak nya sesuai cerita dari menantu nya .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Tanpa sadar , ia menggaruk nya . Awal nya pelan , namun lama kelamaan menggaruk dengan sedikit kencang ke segala arah .
Hingga akhir nya ia pun bangun dan duduk di ranjang . Ia memperhatikan tangan dan kaki nya , seluruh kulit nya berwarna merah .
Timbul bentol - bentol kecil , tiap kali di garuk bentol itu pecah dan mengeluarkan darah . Rasa perih dan panas pun merayapi tubuh nya .
" MAAA ... MAAAA .. " jerit pak Dewangga memanggil istri nya
Istri pak Dewangga yang mendengar samar suara suami nya sempat tertegun sejenak untuk memastikan .
" Mamaaaa .. Maaa .. Mamaaaa .. Toolooonggg , maaa " panggil pak Dewangga sambil menjerit - jerit .
Istri pak Dewangga pun segera berlari menuju kamar nya setelah ia dengan pasti mendengar kembali suara suami nya .
" Kenapa paa ? Ada apa ?" tanya istri nya panik setelah berada di dalam kamar dengan nafas tersengal .
__ADS_1
" Ini maa .. Kulit papa .. Coba mama lihat nih , rasa nya gatal dan perih sekali ma " ucap pak Dewangga sambil menunjukkan bentol di tangan dan kaki nya "
" Ya Allah , di wajah mu juga pa .. Harus gimana ini ?" ucap istri nya dengan panik
" Tolong ma , papa ga tahan ni " ucap suami nya sambil terus menggaruk
" Iya , sebentar pa " jawab istri nya . Kemudian ia pun segera mengambil ponsel nya .
Selesai menelpon ,
" Kita ke rumahsakit , pa .. Mama sudah hubungi ambulance , sebentar lagi sampai .
Papa sabar dulu ya .. " ucap istri nya sambil mengelus punggung suami nya .
" Sini , mama taburi bedak gatal dulu ya sambil menunggu ambulance " ucap istri nya sambil mengambil bedak gatal tabur .
Dengan perlahan ia menaburi di tangan , kaki dan wajah suami nya . Pak Dewangga pun meringis menahan perih .
Tak lama kemudian ambulance pun datang , pak Dewangga segera di larikan ke rumahsakit .
Sedangkan istri nya ikut mendampingi di dalam ambulance .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Ketika dokter Sony dan dokter Danu sedang berbincang , tiba - tiba ponsel nya berbunyi .
" Maaf , saya angkat dulu ya dok .. Ini dari menantu saya , Leni " ucap dokter Sony setelah melihat nama yang tertera di layar ponsel nya .
" Silahkan dok " jawab dokter Danu
" Haloo Len .. Dewa ? Oohh yaa .. Baik . Nanti papa liat kalau sudah sampai di IGD rumahsakit " ucap dokter Sony . Lalu menutup ponsel nya
" Dok, anak saya sedang dalam perjalanan ke rumahsakit ini dengan ambulance . Mungkin dokter Danu bisa bantu obati , karena menantu saya bilang tiba - tiba saja kulit di seluruh tubuh Dewa bentol dan ke merahan . Padahal sebelum tidur tidak kenapa - napa .
Dan Dewa sudah ga tahan dengan rasa gatal , perih dan panas nya . Kalau di garuk keluar darah , dok
Dewa tidak pernah punya penyakit kulit atau pun alergi terhadap sesuatu " ucap dokter Sony dengan ekspresi yang sulit di artikan , antara sedih dan juga bingung .
" Baik dok , kalau gitu saya izin balik ke IGD sekarang ya dok " ucap dokter Danu dengan sopan , ada sedikit ke khawatiran setelah mendengar kondisi pak Dewangga .
" iya dok silahkan, maaf sudah mengganggu dan menyita waktu dokter Danu .. Mungkin saya juga akan lihat langsung di IGD " jawab dokter Sony
__ADS_1
Setelah berpamitan , dokter Danu segera berjalan cepat menuju ke ruang IGD .
"Semoga dugaan ku salah " benak dokter Danu .