DOMINAN GIRL

DOMINAN GIRL
16.


__ADS_3

...jangan lupa komen vote dan like ya...


Lexka menatap pintu besar di depannya,iya sedang berpikir haruskan iya menghadap bapaknya Arsen,memang kampret si kaisar lagi enak enak tidur sama anaknya,malah digeret disuruh menghadap ngak ada akhlak memang.


"segera masuk"ujar tangan kanan kaisar yang bernama EDEN dengan datar


"darimana!!"Lexka memutar matanya dan menatap mengejek pada Eden


sedangkan Eden langsung mengkode dua prajurit yang ada didekat pintu untuk segera membukanya,mereka yang mengerti kode mata dari tangan kanan kaisar itu dengan segera membuka pintu.


sedangkan Lexka,Tampa permisi langsung masuk dan saat iya sudah didalam dapat iya lihat putri yang iya tendang sedang berada didalam pelukan perempuan paruh baya jamet dengan tatapan sedih yang dibuat buat


serta pangeran kedua dan putri pertama juga ada disana duduk bersama ibu mereka yang merupakan permaisuri.


Lexka tidak memperdulikan mereka dan Tampa salam Tampa perintah Lexka langsung duduk dikursi didepan kaisar dengan kaki kanan yang iya sangga di atas kaki kirinya


"ada apa!?"tanya Lexka to the point sambil menatap kaisar dengan wajah yang masih iya tutupi dengan sebuah cadar,mata biru itu menatap tepat pada mata kaisar yang sama seperti mata Arsen.


"jaga sopan santunmu didepan yang mulia kaisar"ucap Eden sambil menodongkan pedangnya keleher Lexka


"wow anjing nya marah"dengan tatapan meremehkan Lexka menatap kearah Eden yang memasang wajah marah bercampur kesal dan semakin menekan pedangnya pada Lexka.


tapi untuk lexka sendiri Santai santai saja,malah dia makin menyamankan diri dengan bersandar pada sandaran bangku dibelakangnya


"berbicaralah yang mulia kaisar,sebelum anjingmu memotong leherku,untuk apa diam dari tadi!!"


"aku tau diriku ini sangat berkarisma dan mempesona,jadi berhentilah menatapku seperti itu nanti cinta"ucap lexka santai dengan tatapan main main kepada ARDES


"KAU-"ucapan Eden terpotong karena ucapan kaisar ARDES


"Eden berhenti dan jauhkan pedangmu darinya"


"tapi yang mulia dia-"


"jangan membantahku"

__ADS_1


"baik yang mulia"Eden pun menjauhkan pedangnya dari Lexka dan melangkah mundur,Lexka yang melihat itu menatap mengejek pada eden,dan mulai menatap kearah kaisar kembali


"jadi,mulailah apa yang anda mau bahas dengan saya yang mulia,jika anda ingin membahas tentang apa yang saya lakukan pada putrimu atau pada para algojo dan prajurit yang berjaga disana pada hari penghukuman Arsen maka saya katakan itu semua saya benarkan,jadi keputusan anda apa!?"


"kenapa kau menghalangi jalan hukuman yang seharusnya diterima oleh putra mahkota kau seharusnya tidak ikut campur!?"tanya ARDES kepada Lexka dengan menatapnya tajam untuk mengintimidasi mahluk didepannya


tapi Lexka sama sekali tidak terpengaruh akan hal itu,iya malah tertawa membuat orang didalam situ menatap sinis padanya kecuali kaisar yang masih mempertahankan ekspresi dan tatapan


"hahahaha.....dengar yang mulia,kau harus tau ini saya yang sebagai penjaganya tidak akan mungkin membiarkan permata indah saya retak dan hancur ditangan penuh kuman para hama yang kau perintahkan"ucap lexka sambil meminum minuman yang ada diatas meja yang merupakan milik kaisar


"oh ya,minumannya gak enak"dengan enteng iya kembali meletakan cangkir yang terbuat dari emas itu di meja kembali


para anak"nya serta istri kaisar menatap marah akan apa yang Lexka lakukan,bahkan Eden sudah melayangkan pedangnya kepada Lexka,iya ingin menebas leher orang tidak tau malu didepan mereka ini


TRiNGGGgggg...


Trangggggg....


pedang yang Eden layangkan pada Lexka patah menjadi dua bagian,hanya karena tangkisan yang Lexka lakukan menggunakan belati.


"lanjut pembicaraan kita yang mulia,saya tidak ingin berlama lama disini"


menghilangkan rasa terkejutnya,dibalik wajah datarnya itu ARDES kembali mempertanyakan tentang tindakan Lexka pada putri bungsunya


"kenapa kau menyerang anakku putri mawar"ya nama anak bungsu kaisar adalah MAWAR LOVELY BRILLIANT,yang menjadi bahan tendangan Lexka


"karena dia menyebalkan,kalau dia tidak menghalangi jalanku tidak akan aku berbuat seperti itu"ucap lexka sambil mengusap belati yang ada ditangannya


"ak-ku han-ya ingin menasehati dia saja karena berlaku tidak sopan pada ka-kak arsen,tapi dia malah berlaku kasar padaku ayahanda,aku butuh keadilan untuk itu hiks..."mawar tiba-tiba bersuara dan berbicara yang pada akhirnya menangis sambil memeluk ibunya


"yang mulia kaisar,saya mau dia dihukum berat saya tidak terima dengan apa yang iya lakukan kepada putriku,putri kita. hiks....saya ingin keadilan yang mulia"tangis ibu dari mawar yang bernama CLAUDIA JING BRILLIANT,sambil mengeratkan pelukannya pada anaknya


tapi di balik tangisan dari keduanya terlihat senyum licik yang berusaha disembunyikan


"baiklah,karena semua kesalahan yang kau buat maka aku jatuhkan huk-"perkataan kaisar terpotong dengan sambungan kata dari lexka

__ADS_1


"kuhancurkan istanamu"sambung Lexka sambil berdiri dari duduknya dan mulai berbalik menuju pintu tapi iya ditahan oleh Eden


"apa maksud ucapanmu!"tanya kaisar yang juga sudah berdiri dari kursinya


"kurang jelas ya"Lexka melihat kebelakang,kearah kaisar dan yang lainnya"dengar kaisar,yang bisa memberi hukuman kepadaku hanya Arsen seorang,kau tidak berhak atas itu,walaupun jabatanmu lebih tinggi.


tapi jika kau memaksa untuk memberiku hukuman siap siap untuk kalian tidur diatas puing puing istana megah kalian ini"


"menjauhlah kau dariku pengawal edan,wajahmu membuatku cukup kesal,"


"dan untukmu yang mulia kaisar selamat menua,dan aku punya kenang kenangan kecil untukmu"Lexka mengeluarkan sebuah botol berwarna biru dan itu sangat indah(sogokan untuk calon mertua😂)



Lexka mendekat dan menyerahkan botol biru yang merupakan parfum itu kepada kaisar,yang lain menatap aneh pada benda unik yang bentuknya sangat indah


"cara mengunakannya seperti ini"Lexka mencontohkan cara pemakaian setelah itu berlalu pergi begitu saja dari hadapan mereka Tampa mengucapkan salam


kaisar terdiam,menatap botol biru yang berisi cairan yang sangat harum yang baru kali ini iya temui, menggenggam botol itu erat,kaisar melihat pintu yang tadi baru saja dilewati Lexka


"siapa kau sebenarnya,kenapa kau tampak berbeda!?entah kenapa aku yang merupakan kaisar jika berhadapan dengan mata biru itu tidak bisa berkutik"batin ARDES bertanya sekaligus bingung


Lexka saat ini sedang menatap keadaan sekitar dimana,banyak sekali bangsawan yang mulai berdatangan untuk menghadiri acara kaisar malam ini


melihat kearah lorong sebelah kanan Lexka dapat melihat Arsen dan Dion sedang berjalan menuju kearahnya,dan Lexka malah terkejut saat Arsen berlari dengan cepat meninggalkan Dion,menuju kearahnya apa lagi dengan pelukan yang iya dapat secara tiba tiba


"janga-n ting-alkan aku"ujar Arsen dengan suara bergetar


......................


......................


......................


^^^Bersambung....^^^

__ADS_1


__ADS_2