
...jangan lupa komen, vote dan like ya...
disebuah kamar mewah,berwarna putih bercorak emas.
dihiasi oleh pernak pernik yang terbuat dari emas maupun permata,dengan kasur king size yang menghiasi bagian tengahnya
kamar yang juga dihiasi dengan kaca jendela yang cukup besar,dan sebuah pintu yang jika dibuka akan menunjukan sebuah balkon yang pada pagarnya terhiasi tanaman rambat.
saat ini seseorang yang menggunakan Hanfu tidur tipis berwarna hitam bercorak putih,sedang memandang jauh keluar sana dari jendela besar dikamarnya,
iya sedang menerawang ingatannya pada kejadian 1 Minggu yang lalu,dimana saat iya tidak sengaja menabrak seseorang yang iya tidak tau siapakah orang tersebut baginya orang tersebut sangatlah menarik
tapi sayang dia tidak dapat melihat wajah orang tersebut karena tertutupi sesuatu,hanya matanya,mata beriris biru yang menatapnya dengan berani dan tajam dan iya tidak pernah ditatap seperti itu selama 19 thn
tatapan itu, dan warna mata itu terus ada dalam pikirannya dan tidak mau pergi walaupun sejenak Arsen pusing
iya Arsen,atau lebih lengkapnya ARSENDRA LEHANCY BRILLIANT putra mahkota kekaisaran GALAXY.
"merepotkan" iya pun berlalu dan langsung membaringkan dirinya dikasur bersama teman tidurnya seperti bantal, guling dan sejenisnya dan menuju alam mimpi
Berbeda dengan pangeran kita yang bobok ganteng ,Lexka saat ini sedang bergadang menyelesaikan acara menontonnya dengan bersandar pada bantal yang iya susun untuk membuatnya lebih rileks,dan tangan yang memegang keripik dengan leptop yang iya letakan diatas pahanya yang tertutupi selimut
kalau kalian penasaran dengan semua barang yang seharusnya tidak bisa iya dapatkan didunia kuno ini,maka jawabannya adalah diruang dimensi disana banyak tinggal comot aja beres.
sudah satu Minggu ini seorang Lexka dengan kegiatan yang sangat monoton,seperti bangun tidur kuterus mandi tidak lupa menggosok gigi habis mandi,pakai baju ya kali gak pakai baju!?,dan malas malasan macam pengangguran,ya emang pengangguran sih kan gak kerja dia sekarang cuman makan tidur aja!!!!
dan dia masih berada di desa semanggi dan menyewa kamar disebuah penginapan yang ada disana
saat sedang asik menghayati flim yang iya Tonton iya malah mendengar suara ambigu yang seharusnya tidak iya dengar dan seharusnya iya Tonton ngah deh bercanda jangan baper.
"sialan memang,gak bisa diam apa gimana itu mulut apa harus sampai didengar orang mending kalau suara merdu,lah ini kek suara monyet berantem"
"cihh"
lexca pun langsung menyumpal telinganya dengan earphone dan menyalakan musik,bervolume sedang saja nanti kalau keras tuli nanti dianya,dan kembali menyimpan leptopnya keruang dimensi.
__ADS_1
iya mulai berbaring mengistirahatkan tubuhnya dan kelopak mata itu pun tertutup menyembunyikan iris mata indah dibaliknya
......................
......................
......................
matahari bersinar terang dari Upuk timur, para warga desa sudah banyak mengerjakan perkerjaan mereka dari yang bertani,berjualan,berternak dan sebagainya yang dapat dikerjakan.
tapi disebuah penginapan bernama Daun Empat,dikamar no 12 terlihat didalamnya sebuah kasur yang masih dihinggapi oleh penghuninya yang tidak lain dan bukan adalah seorang Lexka yang masih nyinyak dalam buayan mimpi indah(kalau mimpi).
iya sama sekali tidak terusik dengan suara hiruk pikuk dari warga desa,yang pagi ini kelihatan antusias dari biasanya,entah apa yang membuat mereka begitu itu bukan urusannya.
tapi karena sinar matahari yang masuk melalui kaca jendela dan mengenai pas di wajahnya,itu membuat tidur nyenyak nya buyar seketika itu juga,
"eughh..."suara lenguhan bangun tidur Lexka disertai dengan mata yang berkedip kedip menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina matanya,membuatnya silau dan langsung menghalangi sinar matahari itu dengan tangan agar tidak terkena matanya.
Lexka segera duduk dikasur dan mulai merenggang kan tubuhnya yang terasa kaku
"suara ramai ramai apa ya diluar!?" Lexka bangki dari kasur dan langsung menuju jendela dan membukanya dan melihat keadaan diluar dari lantai dua penginapan
"sepertinya akan ada acara!!,ah bodo amat gue mau mandi gerah"dengan sedikit mengangkat bahu acuh Lexka berlalu masuk kekamar mandi yang ada dikamarnya tersebut
......................
Sekarang disinilah iya berjalan jalan cari angin segar dipagi yang indah ini dengan menggunakan kemeja putih dengan dalaman kaos berwarna abu abu,celana panjang dan sandal hitam santai jangan lupa penutup wajah yang iya gunakan(masker).
rambut berwarna perak pendek yang iya kuncir setengahnya menyisakan juntaian rambut yang menutupi sekitar pinggir wajah dan bagian belakang lehernya
walaupun sudah satu Minggu disini Lexka sama sekali belum punya kesempatan untuk mengelilingi desa yang iya pijak sekarang malas dianya
tapi sekarang karena jiwa rajinnya masih mengambil alih tubuhnya maka dia tidak akan menyia nyiakan hari ini,apa lagi hari ini sepertinya hari istimewa di desa semanggi jadi yah iya ingin menikmatinya
tujuan Lexka pertama Tama adalah rumah makan yang berdiri kokoh didepan,iya melihat bangunan dengan nama yang terpajang sangat besar didepannya yaitu rumah makan PERSIK,Tampa membuang banyak waktu Lexka langsung masuk kedalam sana
__ADS_1
kesan pertama saat iya masuk adalah Ramai,ya tempat ini sangatlah ramai bangku bangku disana rata rata penuh semua walaupun begitu mata tajamnya masih dapat menemukan meja kosong pada bagian pojok ruangan
langsung saja lexka menuju kesana dan menempatinya.
iya melihat sekitar walau bangunannya terkesan sederhana tapi cukup nyaman dan bersih untuk dikunjungi,dan kegiatan Lexka mengamati harus dihentikan dulu karena kedatangan pelayan yang menanyakan pesanannya
"permisi,mau pesan apa tuan muda??"tanya pelayan tersebut kepada Lexka
Lexka mencoba tabah menanggapi panggilan yang pelayan itu sematkan padanya
"roti manis dua,puding cokelat,dan minumnya kopi pahit"ucap lexka sambil menatap mata pelayan yang ada didepannya,sedangkan pelayan yang ditatap rasanya ingin pingsan karena tidak sanggup menatap mata tajam dari orang didepannya
"ba-baik,mohon tung-gu seben-tar tuan mu-da"dan pelayan itu bergegas berlalu dari sana nyaris berlari karena tidak sanggup terlalu lama berhadapan dengan mata menawan itu terlalu lama
Lexka sambil menunggu pesanannya datang iya kembali melihat sekitar dan tatapannya terkunci pada mata berwarna abu abu yang seminggu yang lalu pernah iya jumpai
masih sama dengan penampilan yang lalu dengan topeng setengah wajah yang menghiasi wajah yang walau sudah ditutupi Lexka dapat tau wajah itu menarik penampakannya
seolah merasa dipergoki,laki laki yang tidak lain Arsen yang baru tiba didesa ini dini hari tadi menggukan sihir teleportasi,langsung saja mengalihkan tatapannya dengan pipi sedikit bersemu dan semua itu tertangkap mata Lexka.
"ada apa yang mulia"tanya Dion pada Arsen karena bingung dengan tingkah tuannya
"Hm"Arsen hanya bergumam tidak jelas,yang menimbulkan kebigungan bagi Dion
sedang Lexka malah tersenyum miring dan bergumam lirih....
"menarik"...___
...----------------...
...----------------...
...----------------...
^^^Bersambung....^^^
__ADS_1