Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Ruangan Pribadi


__ADS_3

Saat via tengah memandangi fico yang tengah tidur, tiba-tiba fico membuka mata nya...


" Apa mas setampan itu, hingga kamu tidak berkedip sedikitpun." ucap fico


Mendengar perkataan fico tersebut via langsung menundukkan wajahnya karena malu, via menyembunyikan wajah merah tomatnya ke dalam pelukan fico.


" Baiklah, sudah dulu berpelukan nya. mari kita makan. mas tau kamu belum makan sejak semalam." fico mengelus pucuk rambut istri tercinta dan di balas senyuman oleh via


" Apa kakimu masih sakit, kalau masih sakit biar pembantu yang mengirimkan makanan kesini" kata fico lagi


" Hanya sedikit sakit mas, tapi aku kuat kok jalan ke bawah." jawab via


" Baiklah, ayo mas bantu kamu berjalan." fico bangun dan beranjak dari tempat tidur dan langsung membantu via berjalan


.


Mereka berdua berjalan ke bawah untuk melakukan makan, sesampainya di ruangan makan. fico mengambilkan nasi dan lauk pauk yang tersedia di meja makan


" Sudah mas, ini seharusnya tugas aku yang melayani mas. biar aku saja yang mengambilkan makanan buat mas." kata via beranjak berdiri


" Tidak sayang, kakimu masih sakit, biarkan mas yang melayani mu saat kaki mu masih sakit. kamu bisa melayani mas nanti malam." kata fico tersenyum licik


Via tersipu malu mendengar ucapan fico, via baru menyadari jika suami yang menurutnya dingin dan cuek ternyata punya fikiran semesum itu.

__ADS_1


Via pura-pura tidak mendengarkan ucapan fico dan langsung melahap makanan yang telah di berikan fico.


" Pelan-pelan makannya sayang, tidak akan ada yang mau mengambil jatah makanan kamu." ucap fico sambil membersihkan sisa nasi yang ada di mulut via


" Mas kenapa tidak makan." tanya via


" Seketika mas kenyang melihatmu makan sayang." kata fico


" Halah, mas ada-ada aja. ayo mas, buruan mas juga ikut makan ya." ucap via


Mereka makan siang bersama dan saling membagi kasih sayang yang sempat tertunda. mereka merasakan kebahagiaan yang terdalam saat berbagi kasih sayang.


.


Setelah makan siang, fico mengajak via ke ruang pribadi fico yang selama ini via tidak berani masuk. sebenarnya ruangan itu juga tidak termasuk pribadi, pasalnya reza, dan papinya fico juga sering keluar masuk ke ruangan tersebut. Ruangan tersebut hanyalah ada beberapa buku yang tertata rapi, televisi berukuran sangat besar, dan ranjang yang besar juga.


" Mas aku sangat senang mas memperbolehkan ku masuk ke sini." ucap via


" Mas akan lakukan apa saja asal bisa membuatmu bahagia sayang, mas akan menebus semua kesalahan mas yang telah lalu. maafkan mas yang telah bersikap dingin dan galak." ucap fico yang tangah memeluk via dari belakang


Via membalikkan badan dan menatap mata suaminya, dia senang suaminya berkata seperti itu.


" Mas, sebenarnya via sudah memaafkan mas dari dulu. via akan selalu mengerti akan keadaan mas, via janji akan jadi istri yang terbaik buat mas." kata via

__ADS_1


Fico yang tersentuh dengan perkataan via kini fico mengangkat dagu via, tidak mau lama, fico mengecup kan bibirnya ke bibir via.


awalnya via tersentak kaget, karena ini pertama kalinya seorang pria mencium nya.


Via diam dan menutup mata, via merasakan bibir yang tebal dan hangat itu menempel di bibir via.


Fico tak mau membuang kesempatan memulai ******* bibir tersebut, tangan fico mulai bergerak mengusap pipi via, fico sangat aktif memainkan bibirnya ke mulut via.


..


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


**Udah ahhh, author geli sendiri ngetiknya 😁🤭


selamat membaca, dan jangan lupa like, komen ya ❤️🖤**


__ADS_2