Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Pendekatan


__ADS_3

Fico yang mendapat perlakuan manja dari istrinya tersebut pun tersenyum senang.


" Kok cuma pipi sih sayang, yang lain entar iri lho." Ucap fico


" Yang lain siapa mas." Tanya via


" Yang ini...ini.. dan ini." Kata fico sambil menunjuk ke arah pipi sebelahnya, dahi, dan terakhir bibir fico sendiri.


" Hahaha, itu sih maunya mas aja." Ucap via tertawa


" Jadi nggak mau nih, ya udah mas nggak maafin kamu." Ucap fico berpura-pura marah


" Ya udah sini.."


Cupp..cup...cupp


Via mencium pipi, dahi dan terakhir mencium singkat bibir fico.


saat via memundurkan diri, tiba-tiba tangan fico menarik via hingga via terjatuh di pangkuan fico. Fico langsung mencium dan m****** bibir via dengan rakus.


" Eemmmh, udah dulu mas." Ucap via melepaskan ciuman panas fico


" Kenapa sih sayang, lagi enak-enaknya juga." Kata fico sebal

__ADS_1


" Apa mas nggak capek habis perjalanan jauh, mending mas fico mandi dulu deh, mas fico bau asem." Ledek via sambil mengendus-endus dada fico


" Enak aja bau asem, orang masih wangi gini." Kata fico " apa jangan-jangan kamu kode mas biar bisa mandi bareng kamu ya." Goda fico dan wajah via langsung memerah saat mendengar ucapan suaminya tersebut.


" Enggak, PD banget sih suami ku ini." Ucap via sambil mencubit kedua pipi fico


" Ya udah deh, enak-enakannya lanjutin nanti malem. Nanti malem mas tidak bakalan biarin kamu tidur begitu saja" ucap fico tersenyum mesum


" Ih dasar mas fico mesum" via langsung lari dan menuju kamar mandi. Via sengaja langsung mengunci kamar mandi agar fico tidak dapat masuk


****


Di kamar lain, sama halnya dengan heni, kini reza menikmati pemandangan di balkon hotel tersebut.


" Cantik." gumam reza dalam hati


" Ehemmmmm..." Reza berdehem berniat untuk mengagetkan heni.


Heni yang mendengar suara orang tersebut langsung menoleh mencari ke arah sumber suara.


" Eh mas reza, lagi ngapain mas." Tanya heni


" Owh ini Lagi nikmatin pemandangan, kalo kamu sendiri ngapain." Ucap reza

__ADS_1


" Eh ini mas, cuma lagi main hp aja. Soalnya boring nggak ada via." Ucap heni


" Oh gitu ya, gimana kalo kita keluar, ke pantai atau cari tempat makan gitu." Ajak reza


" Eh boleh mas, kapan mas" tanya heni


" Kayanya sekarang aja deh, mumpung masih agak sore." Jawab reza


" Oke mas, aku siap - siap dulu kalo gitu mas." Ucap heni di jawab anggukan oleh reza


Heni segera masuk ke dalam kamar hotelnya untuk bersiap - siap pergi.


" Wahh asik nih, gue belom bertindak malahan mas reza udah maju duluan." batin heni


Setelah beberapa menit heni bersiap - siap dan mengganti bajunya, heni langsung keluar dan menunggu reza di lobi hotel.


" Eh sorry ya, kamu nunggu lama ya." Ucap reza menghampiri heni yang sedang menunggunya di lobi


" Nggak kok mas, aku juga barusan turun." Ucap heni


" Ayo kita pergi sekarang." Ajak reza


Heni mengangguk dan berjalan membuntuti reza di belakang. Mereka berencana akan pergi ke pantai terlebih dahulu lalu pergi makan bersama.

__ADS_1


Di dalam mobil selama perjalanan menuju pantai, heni dan reza saling bercanda, mengenalkan diri masing-masing agar lebih dekat lagi.


__ADS_2