
Fico yang mendapat perlakuan manja dari istrinya tersebut pun tersenyum senang.
" Kok cuma pipi sih sayang, yang lain entar iri lho." Ucap fico
" Yang lain siapa mas." Tanya via
" Yang ini...ini.. dan ini." Kata fico sambil menunjuk ke arah pipi sebelahnya, dahi, dan terakhir bibir fico sendiri.
" Hahaha, itu sih maunya mas aja." Ucap via tertawa
" Jadi nggak mau nih, ya udah mas nggak maafin kamu." Ucap fico berpura-pura marah
" Ya udah sini.."
Cupp..cup...cupp
Via mencium pipi, dahi dan terakhir mencium singkat bibir fico.
saat via memundurkan diri, tiba-tiba tangan fico menarik via hingga via terjatuh di pangkuan fico. Fico langsung mencium dan m****** bibir via dengan rakus.
" Eemmmh, udah dulu mas." Ucap via melepaskan ciuman panas fico
" Kenapa sih sayang, lagi enak-enaknya juga." Kata fico sebal
__ADS_1
" Apa mas nggak capek habis perjalanan jauh, mending mas fico mandi dulu deh, mas fico bau asem." Ledek via sambil mengendus-endus dada fico
" Enak aja bau asem, orang masih wangi gini." Kata fico " apa jangan-jangan kamu kode mas biar bisa mandi bareng kamu ya." Goda fico dan wajah via langsung memerah saat mendengar ucapan suaminya tersebut.
" Enggak, PD banget sih suami ku ini." Ucap via sambil mencubit kedua pipi fico
" Ya udah deh, enak-enakannya lanjutin nanti malem. Nanti malem mas tidak bakalan biarin kamu tidur begitu saja" ucap fico tersenyum mesum
" Ih dasar mas fico mesum" via langsung lari dan menuju kamar mandi. Via sengaja langsung mengunci kamar mandi agar fico tidak dapat masuk
****
Di kamar lain, sama halnya dengan heni, kini reza menikmati pemandangan di balkon hotel tersebut.
" Cantik." gumam reza dalam hati
" Ehemmmmm..." Reza berdehem berniat untuk mengagetkan heni.
Heni yang mendengar suara orang tersebut langsung menoleh mencari ke arah sumber suara.
" Eh mas reza, lagi ngapain mas." Tanya heni
" Owh ini Lagi nikmatin pemandangan, kalo kamu sendiri ngapain." Ucap reza
__ADS_1
" Eh ini mas, cuma lagi main hp aja. Soalnya boring nggak ada via." Ucap heni
" Oh gitu ya, gimana kalo kita keluar, ke pantai atau cari tempat makan gitu." Ajak reza
" Eh boleh mas, kapan mas" tanya heni
" Kayanya sekarang aja deh, mumpung masih agak sore." Jawab reza
" Oke mas, aku siap - siap dulu kalo gitu mas." Ucap heni di jawab anggukan oleh reza
Heni segera masuk ke dalam kamar hotelnya untuk bersiap - siap pergi.
" Wahh asik nih, gue belom bertindak malahan mas reza udah maju duluan." batin heni
Setelah beberapa menit heni bersiap - siap dan mengganti bajunya, heni langsung keluar dan menunggu reza di lobi hotel.
" Eh sorry ya, kamu nunggu lama ya." Ucap reza menghampiri heni yang sedang menunggunya di lobi
" Nggak kok mas, aku juga barusan turun." Ucap heni
" Ayo kita pergi sekarang." Ajak reza
Heni mengangguk dan berjalan membuntuti reza di belakang. Mereka berencana akan pergi ke pantai terlebih dahulu lalu pergi makan bersama.
__ADS_1
Di dalam mobil selama perjalanan menuju pantai, heni dan reza saling bercanda, mengenalkan diri masing-masing agar lebih dekat lagi.