
Waktu berlalu dengan sangat cepat, kini usia kandungan via sudah berjalan tujuh bulan. via sudah menyiapkan segala sesuatu persiapan untuknya bersalin dan keperluan calon junior.
" sayang hari ini jadi kan cek up ke dokter silvi." ucap fico
" iya mas, nanti agak siangan aja ya mas. aku lagi malas gerak." ucap via yang masih berbaring di atas ranjang. semenjak perut via membesar, via lebih banyak diam di kamar. ia sangat malas turun ke bawah dan lebih memilih berdiam diri di kamar.
" kamu tuh ya, sejak hamil besar jadi pemalas seperti ini." ucap fico
" capek tau mas kalau mondar mandir terus."
" ya setidaknya olahraga sayang, kan bisa saja pagi-pagi jalan kaki keliling komplek, aku kan bisa nemenin kamu." ucap fico
" kan tiap malem mas fico sudah ngajak olahraga terus." ucap via
" hehehe, kan kata dokter silvi kita harus rajin-rajin melakukan hubungan suami istri agar persalinan kamu lancar sayang." ucap fico
" itu mah kemauannya mas fico doang." ucap via mengerucutkan bibirnya.
fico yang melihat via mengerucutkan bibirnya merasa sangat gemas. fico mendekati via lalu mencium bibir via dengan lembut.
cup
via terdiam mendapat serangan mendadak dari fico. lama kelamaan ciuman fico berubah menjadi l******.
" sayang, kita olahraga pagi ya." ucap fico di telinga via
via yang sudah terbawa suasana pun mengiyakan permintaan fico. semenjak perut via membesar fico sering mengajaknya berhubungan suami istri. terkadang tanpa malu via yang memintanya terlebih dahulu, dan itu membuat fico merasa sangat senang.
" sayang, kamu semakin sangat cantik." ucap fico
__ADS_1
" kamu juga sangat tampan mas." ucap via tersenyum
Fico memulai olahraga pada pagi hari itu, ruangan di penuhi suara desahan-desahan mereka berdua. untung saja ruangan kamar fico dan via adalah ruangan yang kedap suara.
*******
Di apartemen Reza dan heni
" mas, ayo bangun mas." ucap heni membangunkan suaminya
" eemm sayang, sebentar ya, lima menit lagi." ucap reza yang masih tertidur
" nggak ada tambahan waktu lagi ya mas, katanya mau nemenin aku cek up kandungan ke rumah sakit." ucap heni
Ya, kini heni tengah hamil. usia kandung heni kini berjalan enam minggu.
" oh iya mas lupa sayang." ucap reza langsung bangun dari tidurnya. Reza sangat bersemangat jika heni menyebutkan masalah kandungannya, reza sangat senang karena ia sebentar lagi akan menjadi ayah dari anak-anaknya bersama heni.
-----
Rumah Sakit
Via sudah datang sejak satu jam yang lalu, via tengah menunggu heni di lobby rumah sakit.
" sayang, kita ke dalam dulu ya." ucap fico
" nanti dulu mas, kan kita udah janjian sama heni dan mas reza untuk ketemu di lobby mas." ucap via
" tapi mereka lama sekali." ucap fico
__ADS_1
" sabar mas, bentar lagi mereka pasti sampai kok." ucap via
setelah menunggu cukup lama heni dan reza di lobby rumah sakit, akhirnya heni dan reza sampai di lobby rumah sakit tersebut.
" lo kemana aja sih, lama banget kaya cewek." ucap fico kepada sahabatnya reza
" emang gue ngajak cewek, nih istri gue gan cewek." ucap santai reza
" cih alasan terus." ucap fico meninggalkan reza dan heni. fico menggandeng tangan via untuk pergi menemui dokter silvi di ruangannya.
.
.
.
.
.
.
Hai semua 👋👋
selamat membaca ya ❤️
Jangan lupa like komen dan vote 🙏
Maaf jika masih banyak kata yang kurang tepat dan masih banyak typo yang bertebaran 🙏🙏
__ADS_1
Terima kasih 🙏🙏❤️