Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Merawat fico


__ADS_3

Setelah di rawat beberapa hari di Rumah sakit akhirnya fico diperbolehkan untuk pulang ke rumah. Papi rusdi beserta reza dan heni telah menunggu kedatangan fico dan via dari rumah sakit.


" Asslamualaikum pi." ucap fico dan via bersamaan


" Waalaikumsalam nak, ayo masuk dan bawa fico langsung istirahat di kamar." ucap papi rusdi


Via mengangguk setuju dan segera membawa fico istirahat ke dalam kamar. setelah sampai di kamar, via membaringkan tubuh fico di atas kamar lalu menyelimutinya.


" Makasih sayang." ucap fico menggapai tangan via


" Iya mas, ini udah kewajiban aku sebagai istrinya mas fico. sekarang mas fico istirahat dulu, aku mau ke bawah bicara sama heni dan mas reza." ucap via


" Jangan lama-lama sayang, mas kangen tidur meluk kamu." ucap fico sambil tersenyum


" Iya bawel, cuma mau nanya perkembangan persiapan pernikahannya heni dan mas reza aja kok." ucap via


Via keluar dari kamar dan menghampiri heni dan reza di ruang tamu. via menanyakan persiapan-persiapan yang di lakukan sebelum pernikahannya heni dan reza. setelah cukup lama mereka ngobrol, heni dan reza memutuskan untuk pamit pulang.


Setelah mengantar heni dan reza ke depan, via membantu para pelayan menyiapkan makan siang di dapur, via tidak langsung masuk kamar dan membiarkan fico tidur dengan tenang. sedangkan fico di kamar, ia tidak bisa tidur tanpa adanya via di sisinya.


" Bik, tolong siapkan makanan untuk mas fico ya, aku akan membawanya ke kamar." ucap via

__ADS_1


" Baik non." sahut pelayan tersebut


Setelah selesai membantu menyiapkan makan siang di meja makan, via menuju ke kamar membawa sepiring makan siang untuk suaminya tersebut.


ceklek....


" Loh mas kok nggak tidur sih." ucap via


" Gimana mau tidur sih sayang, kan nggak ada kamu. lagian kamu ngobrol sama mereka lama banget." ucap fico


" Maaf mas, tadi via bantuin pelayan nyiapin makan siang. aku kira mas fico tadi tidur, makanya aku nggak langsung balik ke kamar. takut ganggu mas istirahat." ucap via


" Cuma kangen sama juniornya aja nih, sama mamanya masa nggak kangen." ucap via duduk di samping fico


" Kangen banget sayang, aku pengen nengokin junior di dalem. tapi pasti kamu nggak ngebolehin." ucap fico mengelus perut via


" Kata dokter mas fico nggak boleh gerak terlalu banyak, lagian aku masih hamil muda mas. nggak boleh sering-sering melakukan hubungan suami istri. mas fico sabar ya, nunggu luka mas sembuh dulu." ucap via menggenggam tangan suaminya.


" Oh iya sayang, aku laper." ucap fico


" Ah aku lupa mas, tadi aku bawain makan siang. mas fico sih ngajak ngobrol terus. bentar aku ambilin dulu." via turun dari ranjang dan mengambil makan siang di meja yang ia bawa tadi.

__ADS_1


" Aaa... buka mulutnya." ucap via menyuapi makan fico. fico menurut dan membuka mulutnya. via menyuapi fico dengan telaten hingga suapan terakhir.


" Sekarang mas fico istrirahat dan tidur. oh iya mas, kalau lusa keadaan mas belom membaik sebaiknya kita ijin sama heni dan mas reza untuk datang pas acara ijab aja gimana ?" ucap via


" Nggak usah sayang, mas udah sembuh kok. kita lusa berangkat ke sana." ucap fico


" Ya udah deh, mas segera istirahat biar cepet sembuh." via menarik selimut fico ke atas dan ia langsung keluar kamar untuk mengembalikan piring bekas makan siang fico.


.


.


.


.


hai 👋👋


maaf ya kalau akhir-akhir ini UP sedikit, keadaan author masih sakit. mau UP banyak tapi sering pusing 🙏


jangan lupa like komen dan vote ya 🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2