Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Serangan mendadak


__ADS_3

Fico dan via tengah menikmati semangkok bakso beranak yang berada di hadapannya masing-masing.


Tiba-tiba dua orang preman menghampiri via dan fico yang tengah menikmati semangkok bakso tersebut.


" Hai cantik, malam-malam makan bakso, boleh abang temenin." Ucap preman yang bernama deni


" Eh mas, tidak lihat ada suaminya di sini." Ucap fico yang berusaha menahan emosi lantaran kedua preman tersebut mencoba menggoda via.


" Kita nggak tanya situ ya, terserah kamu suaminya atau siapa, saya di sini hanya mau nemenin neng cantik ini." Ucap preman yang satunya bernama paijo


" Udah nggak usah kebanyakan gaya lo, kalau lo nggak kaya juga neng cantik ini nggak akan mau sama muka jelek kaya lo, gantengan juga gue." Ucap deni


Via yang ketakutan langsung memeluk lengan fico, fico yang berusaha menahan emosinya mengajak via pergi begitu saja.


" Eh mau kemana kamu, kalau mau pergi ya pergi aja, tinggalin tuh cewek cantik di sini." Bentak paijo


" Kurang ajar lo."


Buukkk

__ADS_1


Fico yang sudah tidak bisa menahan emosinya tersebut melayangkan satu pukulan di wajah preman yang bernama paijo tersebut. Sedangkan denis yang melihat via sendirian tidak mau meninggalkan kesempatan, ia mengambil pisau lipat yang berada di dalam saku celananya dan menghampiri via.


" Diam lo, kalau lo nggak mau wanita cantik ini terluka lo mundur sekarang." Ucap deni mengancam fico.


Fico yang melihat via di bekap preman yang bernama deni tersebut tidak berani bertindak lebih, fico takut jika preman tersebut sampai menyakiti via.


" Hahaha, ternyata nyali lo cuma segitu." Ucap paijo yang mencoba memukul fico dari arah belakang.


" Awas mas." Ucap via


Fico yang mendengar teriakan via tersebut langsung menoleh ke belakang dan menghindari pukulan dari paijo.


Paijo merasa emosi dan meraih pisau yang ada di sakunya lalu menusuk perut fico.


Fico tak bisa menghindari serangan dari paijo saat itu, kini perut fico di tusuk paijo menggunakan pisau.


Paijo dan deni panik karena terbawa emosinya, awalnya rencana yang di suruh ratna seharusnya mereka berdua menikam via dan membunuh via di depan fico, tapi entah kenapa kedua preman tersebut tersulut emosinya malah menikam fico menggunakan pisau. Deni dan paijo segera pergi meninggalkan fico yang tergeletak pingsan, sedangkan via menangis sejadi-jadinya melihat fico tergeletak pingsan dengan luka di bagian perutnya.


" Neng ada apa ini." Tanya tukang bakso, sedari tadi tukang bakso tersebut memang bilang ingin ke kaman kecil dan meninggalkan via dan fico yang tengah menikmati bakso tersebut, dan pada saat ia kembali tukang bakso tersebut melihat fico sudah tergeletak pingsan dengan luka di perut. Tukang bakso tersebut segera menelfon ambulan untuk menjemput fico agar segera di bawa ke rumah sakit.

__ADS_1


Setelah menunggu lima belas menit ambulan tersebut datang dan membawa fico ke rumah sakit. Via selalu menemani fico, ia terisak menangis melihat fico seperti itu, ini adalah kedua kalinya fico tertusuk pisau karena melindunginya. Ia sangat menyesal telah meminta fico untuk menemaninya makan bakso di taman tersebut.


" Bertahan mas, aku nggak mau melihat mas seperti ini." Ucap via menangis " seandainya kita nggak datang ke taman komplek, seandainya kita berdiam diri di rumah, mas nggak akan terluka seperti ini." Ucap via kembali.


Via menghubungi papi rusdi, reza, beserta kelurganya untuk segera datang ke rumah sakit. Via belum sempat menceritakan semua kejadian yang menimpanya bersama fico. Via akan menjelaskan semuanya setelag mereka semua datang ke rumah sakit.


.


.


.


.


.


hai readers, selamat membaca ya 🙏


maaf jika banyak kata yang kurang ataupun banyak typo yang bertebaran 🙏

__ADS_1


author masih sakit dan author sempetin buat UP 🙏


selamat membaca 🙏❤️


__ADS_2