
****
Setelah beberapa menit perjalanan menuju ke pantai, kini reza dan heni pun sampai di tempat tujuan.
" Waahhh ini indah." Ucap heni takjub
Pantai dengan pasir putih dan pemandangan yang indah tersebut membuat heni takjub dan senang. Heni langsung berlarian di tepi pantai, sedangkan reza duduk melihat heni dari bangku di tepi pantai.
" Mas sini, ini tuh indah banget." Ucap heni melambaikan tangannya ke arah reza
Reza hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat sifat heni yang seperti anak kecil.
Setelah capek berlarian di tepi pantai, heni langsung menghampiri reza.
" Ah kamu nggak asyik mas, masa ke pantai cuma duduk doang." Ucap heni
" Lha terus mas harus ngapain." Tanya reza
" Main air laut kek, atau main masir juga boleh, hehe." Ucap heni tersenyum
Degggg...
Hati reza merasa hangat dan nyaman saat melihat heni senang dan tersenyum seperti itu. Reza memegangi dadanya yang masih berdetak kencang.
" Kamu kenapa mas, kamu sakit ya." Ucap heni melihat reza memegang dadanya
__ADS_1
" Eehh.. gapapa kok hen." Ucap reza terbata-bata
.
Kruyukkkukkk...
Perut heni memberontak ingin segera di isi, heni malu saat perut heni berbunyi karena rasa lapar.
" Kamu laper." Tanya reza
" Hehehe, iya mas. Tadi sebelum berangkat ke sini aku lupa nggak makan." Ucap heni
" Ya udah ayo kita cari makan dulu." Ucap reza menggapai tangan heni dan menggandeng tangan tersebut.
Heni kaget saat tangan kekar reza menggenggam tangannya, dia tersenyum dan mengikuti langkah reza pergi meninggalkan tepi pantai tersebut.
****
" Kamu kok diem aja , kamu gapapa kan." Tanya reza
" Gapapa kok mas, cuma pengen lihat pemandangan aja." Sahut heni
" Oh iya, kamu mau makan apa." Tanya reza
" Aku terserah sama mas reza aja, aku orangnya nggak pilih-pilih makanan kok." Ucap heni
__ADS_1
Reza berhenti di salah satu restoran mewah, meskipun reza bekerja untuk fico membantu mengelola restorannya fico, tapi pendapatan Reza tidak kalah banyak dengan fico, reza mempunyai beberapa usaha selain dari hasil restoran fico tersebut.
" Kita yakin mas mau makan disini." Tanya heni ragu
" Iya, apa kamu nggak suka sama tempatnya, kalo nggak suka kita bisa pindah ke restoran lain." Ucap reza
" Eh tidak tidak mas, hanya saja, bukannya makanan di tempat ini mahal ya." Ucap heni
" Kamu tenang saja, biar aku yang traktir kamu kali ini sebagai tanda pertemanan kita." Ucap reza tersenyum
" Wahh beneran mas,." Ucap heni bersemangat
Reza hanya mengangguk dan tersenyum. Reza berjalan menuju restoran dan mencari tempat duduk untuknya dan heni.
" Permisi tuan, nona, mau pesan sekarang apa mau lihat-lihat menunya dulu." Tanya seorang pelayan yang menghampiri keduanya
" Sekarang aja mas, boleh saya minta daftar menu di restoran ini." Tanya reza
" Ini mas, silahkan di baca menunya." Kata si pelayan
" Kamu mau makan apa hen." ucap reza
" Aku sama kaya kamu aja deh mas, bingung mau makan apa, banyak banget menunya." Ucap heni
" Ya udah, saya pesan nasi goreng seafood 2 dan minumnya jus apel 2." Ucap reza
__ADS_1
Heni senang saat mendengar reza memesankan makanan untuk dirinya nasi goreng seafood, meskipun di restoran mahal sekali pun, menu favorit gadis tersebut tetaplah nasi goreng.
Sama halnya dengan reza, dia juga sangat menyukai nasi goreng, apalagi nasi goreng buatan ibunya di rumah.