
Setelah cukup mendapatkan asi dari via, fico menggendong kembali kenzo dalam pelukannya. Ia membiarkan via berbaring beristirahat dengan tenang.
" Kamu tidurlah sebentar, biar aku yang akan jaga kenzo." Ucap fico
" Terima kasih mas."
*******
Di lain sisi, heni tengah sibuk menyiapkan kado untuk baby junior kenzo yang baru saja lahir. Ia senang saat melihat si kenzo kecil, dan ia juga sangat-sangat tidak sabar untuk menunggu kelahiran bayinya.
" Apa kamu udah siap." Tanya reza
" Udah mas, ayo cepet mas. Aku udah nggak sabar pengen gendong bayinya via." Ucap heni
Hari ini reza dan heni akan berkunjung ke kediaman rusdi untuk menengok si kecil kenzo.
Tok
Tok
Tok
" Asslamuaikum om."
" Waalaikumsalam, masuk nak."
" Via mana om ?"
__ADS_1
" Via ada di kamar istirahat, ayo silahkan duduk."
" Makasih om."
Mendengar suara heni yang berasal dari luar kamar via pun terbangun dari tidurnya. Ia melihat ke arah fico yang sedang duduk di sofa yang ada di dalam kamar. Fico sedang menggendong kenzo kecil dan berusaha menidurkannya.
" Mas, kamu nggak capek ?" Tanya via
" Sayang, kamu udah bangun." Ucap fico
" Sini mas, biar aku yang gendong kenzo."
" Biar aku aja sayang, kamu istirahat. Aku nggak capek kok."
Via bangun dari tempat tidur dan menghampiri fico yang berada di sofa, ia mengambil kenzo yang berada di dalam gendongan fico.
" Biar aku aja mas, dia mungkin lapar lagi." Ucap via
" Kamu memang istri idaman sayang." Ucap fico sampil memeluk via dari samping
" Apaan sih mas, lepasin pelukannya. Nanti kenzo bangun lagi." Ucap via
" Di nggak bakalan bangun sayang, lihat dia lahap banget minum asinya."
" Iya mas, nggak nyangka ya, kenzo sudah hadir di dunia kita berdua mas. Aku seneng banget." Ucap via
" Iya sayang, aku juga seneng. Tapi lihat tuh, itu jatah aku di ambil semua sama si kecil." Ucap fico
__ADS_1
" Ih mesum, sama anak sendiri peritungan. Hahaha." Ucap via tertawa mendengar ucapan fico. " Mas tadi sepertinya aku denger suara heni di luar deh, apa heni berkunjung ke sini ?" Tanya via
" Mungkin sayang, aku juga belum sempat keluar kamar semenjak kamu tidur tadi."
" Ayo kita keluar mas, aku ingin nemuin heni."
Via menggendong kenzo da membawanya keluar dari kamar, ia membawa kenzo menghampiri heni yang berada di ruang tamu.
" Malam tante." Ucap via kepada heni
" Ih kamu kok panggil aku tante sih vi." Ucap heni
" Hehe, aku kan manggil kamu tante untuk mewakili kenzo hen."
" Ih lucunya keponakan tante. Boleh gendong nggak vi ?"
" Boleh dong, hati-hati dia lagi tidur." Ucap via menyerahkan kenzo kepada heni
Heni dengan senang menggendong si kecil kenzo. Ia mengobrol dengan via tentang pengalaman via saat melahirkan si kecil kenzo.
" Gimana acara yang akan kamu adakan, apa sudah siap co." Ucap papi rusdi
" Aku udah persiapkan semuanya pi, kemungkinan acaranya akan di adakan di rumah, biar via nggak kecapekan." Ucap fico
" Acara apa mas ?" Sahut via
" Sambutan buat si kecil sayang, kita kan nggak pernah adain acara pernikahan ataupun resepsi. Sekarang aku mau semua orang tahu kalau aku udah menikah dan punya anak. Biar orang luar tahu kalau keluarga rusdi sudah ada penerus. Kamu setuju kan ?" Ucap fico
__ADS_1
" Aku nurut aja sama kamu mas, itu juga bagus buat kenzo biar di kenal orang luar."
Fico dan papi rusdi mengangguk tersenyum, fico berencana acara untuk penyambutan kenzo akan di adakan tiga hari lagi. Semua pelayan telah di beri tahu fico untuk mempersiapkan acaranya dengan sebaik mungkin.