
------
" Sudah selesai." Ucap vi
" Kok udah selesai sih sayang, yang bagian ini kan belum sayang." Ucap fico menuntun tangan via ke bagian-bagian tertentu.
" Ih mas fico mesum, udah sakit masih aja fikiranya ke arah situ." Ucap via mencibirkan bibirnya.
" Kan yang sakit yang ini sayang." Menunjuk ke arah luka tusuk " bukan yang itu." Menunjuk ke ************ fico sendiri." Fico tersenyum saat melihat wajah via merubah menjadi merah.
" Hahaha, kenapa kamu malu gitu sih sayang, untung mas masih sakit. Kalau tidak, mas udah memakan kamu saat ini juga." Ucap fico kembali menggoda istrinya tersebut.
" Makanya mas harus istrirahat yang cukup, biar bisa cepet sembuh." Ucap via
" Iya sayang, mas udah kangen nggak nengokin colon anak kita." Ucap fico tanpa malu
" Kalau ngomong nggak pernah di saring deh, udah jangan bahas ituan mulu. Sekarang mas kembali tidur dulu, aku mau balikin ini ke kamar mandi." Ucap via membawa baskom berisi air bekas untuk mengelap tubuh fico tadi.
Fico tersenyum melihat istrinya yang berjalan ke arah kamar mandi. Ia segera membaringkan tubuhnya sebelum via ngamuk dan ngomel sepanjang hari.
Tok
Tok
Tok
" Assalamualaikum"
" Waalaikumsalam." Ucap via membuka pintu ruangan tersebut. Di depan pintu tersebut ada heni dan reza yang berniat untuk menjenguk fico. Via mempersilahkan heni dan reza masuk ke dalam ruangan tersebut.
" Vi, gimana keadaan fico." Ucap reza
" Sudah membaik mas, tadi udah di periksa lagi sama dokter. Katanya kalau luka mas fico tidak ada infeksi beberapa hari lagi mas fico bisa pulang." Ucap via
__ADS_1
" Syukurlah kalau begitu, aku sempet khawatir melihat fico semalam yang pingsan tidak sadarkan diri." Ucap reza
" Lebay lo za." Sahut fico
" Lo itu ya, udah sakit masih aja rese kalau ngomong." Ucap reza
" Eh iya vi, aku nggak bisa lama-lama disini. Aku cuma mau nganterin heni biar nemenin kamu disini." Ucap reza kepada istri sahabatnya tersebut
" Makasih ya mas reza." Ucap via
" Eh iya kamu udah makan belom vi, ini aku bawain sarapan buat kamu." sahut heni
" Kebetulan belom hen, makasih ya sarapannya." Ucap via
" Ya udah buruan makan mumpung makanannya masih anget, kamu harus makan tepat waktu vi, kasian calon anak kamu." Ucap heni.
*******
~ Di kediaman keluarga rusdi
" Lapor bos, Roy telah menemukan keberadaan wanita yang bernama ratna saat ini." Ucap salah satu anak buah papi rusdi
" Baguslah, segera tangkap wanita itu dan bawa kesini sebelum kamu serahkan ke kantor pilisi." Ucap papi rusdi
" Siap laksanakan pak bos."
------
Anak buah papi rusdi berhasil menangkap ratna, kini ratna di bawa ke kediaman rusdi untuk berhadapan dengan papi rusdi.
" Sialan, kalian siapa ? Berani-beraninya kalian menculik saya seperti ini." Teriak ratna, matanya masih di tutupi dengan kain.
" Diam kamu, jangan sampai saya merobek mulut kotor kamu itu." Bentak Roy anak buah papi rusdi
__ADS_1
Setelah beberapa menit, papi rusdi turun dari kamarnya. Beliau sengaja tidak jadi berangkat ke perusahaan karena beliau ingin menuntaskan urusannya dengan ratna saat ini.
Roy membuka penutup mata ratna. Ratna terbelalak melihat papi rusdi yang sedang menuruni anak tangga tersebut, ia tak menyangka jika ia akan tertangkap oleh anak buahnya papi rusdi.
" O..Om rusdi." Ucap ratna gagap
" Kita bertemu lagi ratna." Ucap papi rusdi tersenyum
" Om lepasin ratna om."
" Lepasin kamu ? Hahaha, mimpi kamu ratna. Setelah semua yang kamu perbuat kepada anak dan mantu saya, saya tidak akan mudah melepaskan kamu." Ucap papi rusdi
" Saya janji akan pergi dari kehidupan fico dan via om, tolong lepasin saya." Ucap ratna memohon
" Tidak akan ratna, dulu saya membiarkan kamu pergi ke luar negeri karena saya kasihan sama kamu yang hidup sendirian tanpa kasih sayang orang tua, saya fikir kamu bisa bertaubat dan tidak akan mengganggu mantu saya lagi. Ternyata kamu masih saja berbuat nekat untuk membunuh mantu dan calon cucu saya." Bentak papi rusdi
" Apa, calon cucu ? Jadi wanita j***** itu hamil anak fico." Ucap ratna
Plaakkkk...
.
.
.
.
jeng jeng... 😁
hai readers, selamat membaca ❤️
jangan lupa like, komen dan vote ya 🙏
__ADS_1
TERIMA KASIH ❤️🙏🙏