Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Kedatangannya Papi


__ADS_3

****


Reza segera membawa fico ke rumah sakit terdekat, sedangkan via selalu menggenggam tangan fico selama perjalanan menuju ke rumah sakit.


" Mas fico, mas harus kuat. sebentar lagi kita sampai rumah sakit mas, bertahanlah." ucap via terisak menangis


Tidak ada jawaban dari fico, fico masih dalam keadaan tidak sadarkan diri, sedangkan reza lebih memilih diam dan konsentrasi mengemudi mobil.


Sesampainya di rumah sakit, reza langsung membopong fico masuk dan di ikuti via yang berada di belakangnya.


" Suster... dokterr... cepat tangani pasien ini segera" teriak reza memanggil suster.


Suster langsung berlari kearah reza dan membawa kursi roda untuk meletakkan fico. fico langsung di bawa ke dalam ruangan ICU, via yang ingin masuk ke dalam ruangan tersebut tidak di bolehkan oleh suster dan di suruh untuk menunggunya di luar ruangan.


Sudah hampir satu jam via dan reza menunggu di luar ruangan, via yang masih terisak menangis, dan reza mondar mandir terlihat sangat khawatir dengan keadaan fico.


" Gimana keadaan fico, dimana fico nak." ucap papi rusdi yang tiba-tiba datang


Reza bingung kenapa papinya fico bisa tahu kejadian ini, lantaran fico tidak memberitahu papinya masalah menghilangnya via.

__ADS_1


" Papi.. mas fico pi. maaf kan via pi, ini salah via. gara-gara via mas fico seperti ini pi." kata via kepada mertuanya.


" Jangan salahkan diri mu sendiri nak, ini sudah kehendak takdir. coba ceritakan apa yang sudah terjadi hari ini." ucap papi rusdi


Via menceritakan semuanya, papi rusdi sangat marah mendengar semua cerita yang di lontarkan menantunya tersebut.


" Siapa pun yang berani mengusik kehidupan menantuku kesayangan ini bakal mendapat hukuman yang berat." batin papi rusdi


***


" Keluarga pasien." kata seorang dokter menghampiri via dan papi rusdi


" Gimana keadaan suami saya dok." sahut via


" Keadaan pasien saat ini terluka cukup dalam di bagian lengan, dan luka di bagian kepala hanyalah luka ringan, kami akan memindahkan pasien ke ruangan rawat inap, pihak keluarga mohon untuk mengurus administrasi pasien." kata dokter panjang lebar


" Baik dok, saya akan segera menyelesaikan semua urusan administrasi." kata papi rusdi


" Nak, kamu temenin dulu suami kamu ya. biar papi yang mengurus semuanya." ucap papi rusdi kepada via

__ADS_1


Via mengangguk dan segera masuk ke dalam ruangan dimana fico saat ini terbaring lemah.


ceklekkkkk... ( anggap aja suara pintu ) 😁


" Sayang kamu tidak apa-apakan" ucap fico khawatir yang melihat via masuk ke dalam ruangan


" Via gapapa mas, maafin via mas, gara-gara via mas seperti ini." ucap via menggenggam tangan fico


" Ini bukan salah kamu sayang, mas akan lakukan apa saja untuk menyelamatkanmu, mas akan selalu melindungi kamu." ucap fico sambil menghapus bulir air mata via yang mengalir di pipi via


.


.


Selang beberapa waktu reza dan mizan masuk kedalam ruangan fico.


" Co, orang yang menculik istri lo sudah ketangkep sama polisi, mereka sedang berada di kantor polisi untuk di selidiki lebih lanjut." kata reza memberitahu fico


" Papi akan urus semuanya nak, kamu istirahatlah. papi tidak akan membiarkan b******n seperti mereka mengusik kelurga kita." ucap papi rusdi

__ADS_1


Fico hanya mengangguk dan menyerahkan semuanya kepada papinya, awalnya fico tidak ingin papinya mengetahui semua yang telah terjadi hari ini, tapi fico juga tidak mau membuat via istrinya terancam bahaya seperti kejadian itu lagi.


__ADS_2