
Hari mulai petang, mereka berempat memutuskan untuk kembali ke hotel setelah puas bermain-main di tempat tersebut.
Di dalam mobil
" mas kita mampir untuk makan malam ya, sekalian mampir ke tempat yang jual oleh-oleh" ucap via
Fico hanya mengangguk begitupun juga reza yang mendengar ucapan istri sahabatnya tersebut.
Sesampainya di sebuah restoran, mereka berempat segera melakukan makan malam. Setalah makan malam mereka menuju mall untuk belanja oleh-oleh.
" Kamu mau beli apa vi." Tanya heni berjalan masuk mall memgikuti langkah kaki via
" Mungkin beli oleh-oleh buat ayah, mama, papi, dan adek perempuan ku." Ucap via menoleh ke arah heni
"Ya udah ayo cepetan sebelum para lelaki mengomel." Ucap via
Tadi sebelum via dan heni masuk ke dalam mall tersebut, fico dan reza hanya mengantarnya dan menunggu di dalam mobil. Mereka tidak ingin mengganggu kegiatan belanja para wanita yang terbilang agak ribet.
.
" Lama banget mereka belanjanya." Ucap reza yang mulai suntuk
" Namanya juga cewek, kalau udah belanja ya gitu, lama banget. Makanya tadi aku nyaranin kita tetep di dalam mobil nungguin mereka aja." Ucap fico
__ADS_1
" Iya betul sih, kalau kita ikut mereka belanja bisa-bisa kita yang di bikin pusing."
Fico dan reza memutuskan untuk istirahat di dalam mobil untuk menunggu via dan heni yang sedang berbelanja oleh-oleh.
Fico tertidur, sedangkan reza masih memainkan ponsel yang berada di tangannya tersebut. Reza sesekali memandang keluar jendela, saat reza menatap salah satu mobil ia tak sengaja melihat seorang wanita yang mungkin ia kenal.
" Bukankah itu ratna, fico bilang dia kabur ke luar negeri. Apa mungkin aku salah lihat.! Tapi wajahnya kenapa bisa persis banget,? Ah mungkin saja aku salah lihat." Batin reza
Reza mencoba untuk mengalihkan pandangannya, saat reza mengalihkan pandangannya wanita yang sangat persis dengan ratna mantan pacar sahabatnya tersebut hilang.
" Kemana wanita tadi, apa benar tadi aku hanya salah lihat." Batin reza kembali
****
" Kalian belanja apa aja sih sayang, kenapa lama sekali." Ucap fico
" Hehe, maaf mas. Saking semangatnya kita belanja jadi lupa kalau kita datengnya sama kalian." Jawab via
" Jangan di ulangin, tadi mas sama reza sampai ketiduran lho." Kata fico
Via hanya mengangguk mengiyakan ucapan suaminya tersebut.
Mereka segera kembali ke hotel, dan masuk ke kamar masing-masing.
__ADS_1
.
~ Di kamar Reza
Reza masih saja memikirkan wanita yang di lihatnya di mall tadi. Reza hanya berfikir jika sampai ratna kembali, maka via dan sahabatnya tersebut terancam akan keselamatannya. Reza mengetahui betul sifat dan watak Ratna yang sangat kejam, reza takut jika ratna nekat melukai via dan berbuat nekat.
" Siapa wanita tadi, dari bayangan wajah dan bentuk tubuh saya yakin itu ratna. Tapi kenapa dia ada di kota ini.! Apa dia telah kembali dari luar negeri dan bersembunyi di kota ini." Batin reza
" Besok aku akan cerita ke fico apa yang telah aku lihat tadi, sebaiknya aku tidur. Hari ini sangatlah melelahkan menuruti kemauan 2 wanita itu." Ucap reza yang merebahkan tubuhnya di atas kasur
Reza mengingat kejadian tadi siang saat naik bianglala, heni ketakutan hingga refleks heni menggenggam kuat tangan reza. Reza mencoba untuk tidur dan mengingat kejadian manis yang terjadi siang itu.
.
.
.
HAI.....
Selamat membaca ya ❤️
Jangan lupa like dan komen 🙏🙏
__ADS_1