Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Via Cemburu


__ADS_3

Via hanya mendengarkan percakapan antara fico dan tiara, kali ini via tak banyak bicara.


Setelah cukup lama mengobrol, pelayan memanggil via dan fico untuk makam siang, karena semua makanan sudah disiapkan di meja makan.


" Ayo makan siang dulu sebelum kamu balik kantor." Ajak fico kepada tiara


" Apakah tidak terlalu merepotkan ?" Tanya tiara


" Sama sekali tidak merepotkan, istriku pasti senang kamu bisa makan siang disini. Iya kan sayang." Ucap fico memeluk via dari samping


" Ah iya mas, ayo mbak tiara kita makan siang bersama dulu." Ucap via tersenyum kepada tiara


" Ah betapa baiknya via, aku rela melepaskan fico jika istrinya seperti via. Dia cantik, baik, dan sopan." Batin tiara menatap via


Tiara mengikuti via dan fico menuju ruang makan. Ia menatap wajah cantik via yang sedang mengambilkan nasi di piring fico.


" Istri kamu ini selain cantik, juga baik co." Ucap tiara


" Iya dong, istri siapa dulu." Ucap fico dengan bangga


" Makasih mbak."


" Oh iya vi, kamu ikut kan ke acara reuni SMA minggu depan." Ucap tiara


" Insya'allah iya mbak, mas fico sudah bicara sama saya kemarin." Ucap via


" Kamu nggak usah panggil mbak gitu dong, kita bisa kan berteman ? Panggil saja Tiara. Oke." Ucap tiara


" Iya mbak, eh Tiara." Ucap via


" Udah makan dulu aja, entar kalian bisa ngobrol lagi setelah makan." Sahut fico

__ADS_1


Via dan tiara hanya mengangguk mengiyakan ucapan fico. Mereka bertiga makan siang dengan khidmad tanpa bersuara. Setelah makan siang tiara meminta izin pamit pulang, ia harus segera balik ke kantor untuk mengurus pekerjaan yang belum ia selesaikan.


.....


Setelah kepulangan tiara, via tak banyak bicara kepada fico. Jika fico bertanya sesuatu, ia hanya menjawab seperlunya saja.


" Sayang kamu sudah menghubungi heni ?"


" Sudah mas."


" Apakah heni akan ikut serta dalam acara reuni minggu depan ?"


" Sepertinya iya."


" Kamu jadi ikut denganku kan ? Aku akan memperkenalkanmu dengan teman-temanku


"


Fico heran dengan sikap via yang tidak seperti bisanya. Fico hanya mengira-ngira perubahan sifat via mungkin dikarenakan mood masa kehamilan via.


" Sayang, gimana kalau kita makan malam di luar ? Kamu mau makan apa, kita cari makanan yang kamu inginkan." Ucap fico memeluk tubuh via dari belakang


" Nggak usah mas, aku mau istirahat aja." Ucap via melepaskan pelukan fico, via meninggalkan fico lalu masuk ke dalam kamar.


Fico menyusul via masuk ke dalam kamar, ia membaringkan tubuhnya di atas ranjang sebelah via berbaring.


" Sayang, kamu kenapa ? Apa kamu sakit ?" Tanya fico


" Tidak, aku tidak kenapa-kenapa mas."


" Sikap kamu aneh semenjak tiara pulang, padahal tadi siang kamu baik-baik saja." Ucap fico

__ADS_1


Via tidak menjawab ucapan fico, via masih membelakangi fico yang berbaring di sampingnya.


Fico menarik paksa tubuh via agar via menatap matanya, fico merasa ada sesuatu yang telah di sembunyikan di balik sifat via.


" Sayang." Fico kaget saat melihat via telah menangis, via menangis tak bersuara. Hanya saja mata via bengkak, dan air matanya keluar mengalir melalui pipinya.


" Sayang, kenapa kamu menangis ?" Ucap fico tampak khawatir


" Gapapa."


" Kamu kenapa heemm ? Apa aku mempunyai salah ?"


" Kamu tidak salah apapun mas."


" Terus kenapa kamu menangis, bicaralah."


" Apa tiara adalah mantanmu mas ? kenapa kamu terlihat sangat perhatian dengannya." Ucap via menunduk sedih


Fico tersenyum saat melihat via mengucapkan hal seperti itu. Ia baru sadar bahwa ternyata istrinya tengah cemburu melihat kedekatannya dengan tiara.


.


.


.


.


.


Haii 👋👋

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote ya ❤️❤️


__ADS_2