
Setelah beberapa menit, Reza yang tengah menyiapkan mobil segara turun dan membawa Fico kedalam mobil yang di bantu beberapa pegawai di restoran.
Semua pengunjung yang berada di restoran terkejut, saat ratna model terkenal seperti itu bisa melakukan hal yang sangat kejam.
.
Di dalam perjalanan menuju rumah sakit via tak berhenti menangis, fico yang berada di dalam pangkuannya mulai sadar dan membuka mata nya
" Sayang.." panggil fico pelan
" Mas, syukurlah mas sadar. sekarang mas tahan ya... mas harus tetap sadarkan diri. jangan buat via khawatir seperti ini mas" kata via yang masih dalam keadaan menangis
Fico hanya tersenyum dan tak kuat berbicara banyak lantaran menahan rasa sakit akibat luka tusuk nya
" Mas reza, bisa lebih cepat mengemudikan mobilnya. mas fico harus segera sampai ke rumah sakit mas." kata via kepada reza
" Ini sudah ngebut vi, kita juga harus mengutamakan keselamatan kita. aku akan berusaha lebih cepat lagi. bersabarlah." ucap reza
.
Setelah beberapa menit perjalanan, kini mobil yang di kemudikan Reza telah sampai di sebuah Rumah sakit elit.
Reza segara turun dan membopong sahabatnya tersebut masuk ke dalam rumah sakit, sedangkan via lari mengikuti reza di belakang nya.
" Suster... suster.." teriak reza
Suster yang ada di Rumah sakit segera lari dan mengambil kursi roda untuk fico. Fico yang masih keadaan sadar dan merasakan sakit di perutnya segera di bawa ke Ruangan IGD.
__ADS_1
" Cepat sus, tolong suami saya" ucap via
saat via mau iku masuk ke ruangan IGD, tangan via di tarik oleh Reza.
" Sebaiknya kamu di nunggu di sini aja vi, biar dokter yang menangani fico." ucap reza
" Tapi mas, aku mau nemenin mas reza." via terisak nangis
Reza yang melihat istri sahabatnya tersebut merasa tak tega. Reza segera menghubungi papi fico tentang keadaan fico. Tak nunggu lama, papi fico datang ke rumah sakit bersama beberapa bawahannya.
" Apa yang terjadi pada fico nak." tanya papi rusdi kepada via
" Mas..mas fico pii..." kata via terputus-putus
" tenanglah nak, papi yakin fico akan baik-baik saja. sekarang kamu ceritakan semuanya." kata papi rusdi
.
Papi rusdi merasa marah akan tindakan ratna yang berani-beraninya ingin melukai menantunya dan anak satu-satunya tersebut. papi rusdi tidak akan membiarkan ratna kabur begitu saja.
" Leo.. alex.. kalian segera cari Ratna kemanapun dia sembunyi, cari dia sampai ketemu. dan langsung bawa ke rumah. saya akan memberi pelajaran kepadanya karena sudah berani-beraninya menyakiti anak saya." ucap papi rusdi kepada kedua anak buahnya yang bernama leo dan alex tersebut
" Baik boss, laksanakan." kata alex dan leo
Alex dan leo segera pergi meninggalkan rumah sakit dan melaksanakan tugas yang telah di berikan papi mizan
.
__ADS_1
" Sudah nak, kamu sekarang pulang saja ya. kamu istirahat di rumah. biar papi sama reza yang nemenin fico di rumah sakit." ucap papi mizan
" Tidak pi, lebih baik papi yang pulang dan istirahat. papi baru pulang dari luar kota. sebaiknya papi istirahat di rumah biar via yang menemani mas fico di sini." kata via
" Mas reza, via minta tolong antarkan papi pulang ya.." kata via kepada reza
" Ya via, nanti setelah mengantar pulang papi rusdi aku akan langsung ke sini menemani fico lagi." ucap reza
" Tidak usah mas, mas reza juga pulang saja. mas pasti capek sudah menghendel restoran seharian. makasih mas sudah begitu baik kepada suamiku." ucap via
" Itu sudah semestinya vi, fico adalah sahabatku. sudah seharusnya aku berbuat seperti ini." kata reza
" Ya sudah nak, papi pulang dulu ya sama za. kalau kamu butuh apapun langsing hubungi papi." kata papi rusdi
" Kamu baik-baik vi, besok aku akan ke sini lagi jenguk fico."
Via hanya mengangguk dan mengantar papi rusdi dan reza pulang.
.
.
.
.
Selamat membaca ❤️🖤
__ADS_1
jangan lupa like komen dan bantu vote ya.. 🙏❤️