
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh lima menit akhirnya ambulan sampai di rumah sakit. Perawat segera membawa fico kedalam ruangan ICU agar keadaannya segera di tangani.
Via menunggu fico di luar ruangan, via mondar mandir khawatir akan keadaan fico di dalam ruangan tersebut.
" Nak gimana ini bisa terjadi." Ucap mama yanti yang baru saja datang
" Ceritanya panjang ma, hiks." Via menangis di dalam pelukan mama yanti
Setelah semua orang datang termasuk papi rusdi dan reza, via menceritakan semuanya. Papi rusdi yang mendengar cerita via tersebut akan mencari preman tersebut lewat cctv yang berada di taman komplek. Papi rusdi akan membuat perhitungan yang setimpal kepada kedua preman tersebut.
*****
Di lain sisi, ratna panik karena rencananya tidak berjalan sesuai yang ia inginkan. Ratna ingin membunuh via di depan fico, malah kebalikannya fico lah yang terkena tusukan pisau dari preman suruhannya tersebut.
Plakkk
" Kurang ajar." Ucap ratna menampar salah satu preman yang bernama paijo " saya suruh kamu membunuh perempuan j***** itu, kenapa malah menusuk lelaki yang saya cintai." Bentak ratna kepada kedua preman tersebut
__ADS_1
" Maaf non, kita terbawa emosi." Ucap paijo
" Kalian pergilah dari kota ini, jangan sampai kalian tertangkap oleh keluarga rusdi, jika kalian tertangkap dan berani menyebutkan namaku, saya tidak akan sungkan melenyapkan kedua keluarga kalian." Ancam ratna " sekarang kalian pergi." Ucap ratna
Kedua preman tersebut pergi meninggalkan rumah ratna, ia segera pergi ke luar kota agar tidak tertangkap oleh anak buah keluarga rusdi.
~~ RUMAH SAKIT
Semuanya menunggu keadaan fico yang masih belum siuman, fico sudah di pindahkan ke ruang rawat setelah melakukan operasi kecil. Keadaan fico saat ini sudah stabil dan tinggal menunggu fico sadar.
" Mah, semua ini salah via, kalau via nggak ajak mas fico datang ke taman komplek buat makam bakso tidak mungkin mas fico terbaring di rumah sakit untuk kesekian kalinya." Ucap via
" Kamu sabar sayang, ini bukan kesalahan kamu. Fico cuma ingin melindungi kamu dan bayi yang ada di perut kamu, fico hanya ingin melihat kamu baik-baik saja." Ucap mama yanti menghibur via
" Tapi ini udah ke tiga kalinya mas fico terkena tusukan pisau, mama ingat dulu mas fico menyelamatkan via dari ratna dan mas fico harus di larikan kerumah sakit karena luka tusuk di perut sebelah kiri mas fico, yang ke dua mas fico terkena tusukan di lengan saat mas fico mencoba menyelamatin via dari penculikan, dan ini mas fico lagi ma.." ucap via terputus karena tidak kuat menahan tangisnya.
Mama yanti melihat via sangat sedih, ia hanya bisa menemani via dan menasehati via kalau semua yang terjadi bukanlah salah via sepenuhnya.
__ADS_1
" Kamu jangan nyalahin diri kamu sendiri sayang, kamu harus kuat. Sekarang kamu istirahat dulu." Ucap mama yanti
" Via ingin menemani mas fico sampai mas fico sadar ma." Ucap via
" Sayang, kamu sedang hamil. Tidak bagus untuk kesehatan kamu saat ini. Kamu tidur dulu ya, biar mama yang nunggu fico siuman." Ucap mama yanti
Via berjalan ke arah sofa dan mencoba tidur di sofa tersebut, namun via tak kunjung tidur karena rasa khawatirnya terhadap fico. Setelah beberapa menit, mata via mulai mengantuk dan mulai terpejam.
.
.
Hai semua ❤️
Selamat membaca ❤️🙏
Jangan lupa like komen dan vote ya 🙏❤️
__ADS_1