
~ Di dalam mobil
" Kita mau kemana lagi." Ucap reza yang mengemudikan mobil
Heni yang berada di sampingnya hanya menggeleng tidak tahu, sedangkan dua pasangan suami istri yang berada di belakang malah asyik-asyikan perpegangan tangan dan berpelukan tanpa menghiraukan heni dan reza yang berada di depan.
" Woh, malah bermesraan, gue tanya kita mau kemana lagi. Apa kita balik aja ke hotel biar kalian bisa lanjutin acaranya kalian berdua." Ucap reza
" Santai aja dong lu, nggak usah teriak-teriak kaya gitu." Ucap fico sewot
" Salahnya siapa coba, gue udah tanya dari tadi nggak ada yang jawab." Ucap reza
" Ya udah sih, kita balik aja ke hotel." Ucap fico
" Eh jangan mas, kita pergi ke sini kan niat nya mau jalan-jalan. Gimana kalau kita double date." Ucap via
" Double date itu untuk pasangan vi, sedangan gue sama mas reza cuma berteman." Sahut heni
" Bentar lagi kalian juga bakalan jadi pasangan, iya nggak bro." Ucap fico asal ceplos menepuk pundak reza
Tanpa di sadari Reza mengangguk mendengar ucapan fico.
" Wah mas reza ngangguk tuh hen, berarti kalian udah ada apa-apa dong." Tanya via kepada sahabatnya
Heni tidak dapat menjawab pertanyaan via dan langsung menunduk malu, pipinya sudah merah merona karena telah di goda sahabatnya tersebut.
__ADS_1
" Udah kalian diam aja, nggak usah godain kita gitu." Ucap reza
" Iya deh iya, terserah kalian aja. Tapi awas ya mas kalau kamu sakitin hatinya sahabat aku." Ancam via
" Iya iya, bawel banget istri lo co." Ucap reza
Fico hanya tersenyum dan membelai rambut sang istri, reza yang melihat adegan tersebut dari spion pun tersenyum kecut.
*******
Mereka memutuskan untuk pergi ke salah satu tempat wisata yang terkenal di kota tersebut.
Via dan heni segera turun dari mobil, dan wajah mereka berbinar saat melihat wisata yang ada di depan mereka berdua saat itu.
" Vi, lihat itu bianglala kan, pokoknya nanti kita naik itu." Ucap heni
" Iya sayang, pokoknya hari ini terserah kamu mau maen apa aja." Ucap fico tersenyum
Heni dan via berjalan masuk ke tempat wisata tersebut, mereka meninggalkan para lelaki yang masih berdiam diri di samping mobil.
" Lihat mereka, baru di ajak ke tempat seperti ini aja udah seneng banget kaya gitu." Ucap fico
" Mereka masih polos." Ucap reza tersenyum melihat tingkah laku heni yang seperti anak kecil
" Haha, ngelihatinnya biasa aja bro, kalo lo suka mending cepet-cepet jadian deh." Ucap fico menepuk pundak sahabatnya tersebut
__ADS_1
" Lo tau aja, pertama gue lihat dia gue udah jatuh hati, sifatnya polos, sopan, baik. Ah pokoknya setelah pulang dari sini gue akan nyatain cinta gue." Ucap reza
" Bagus za, lo harus gercep, jangan sampai di ambil orang lain, entar lo nyesel." Ucap fico
Reza hanya mengangguk mendengar ucapan fico.
" Sayang, jangan lari-lari kaya gitu. Nanti kamu jatuh." Ucap fico memanggil via
" Hehe, iya mas. Aku terlalu senang, sudah lama sekali aku tidak pergi ke tempat yang seperti ini." Ucap via berbalik badan melihat ke arah suaminya.
" Kita naik wahana itu." Ucap heni
" Ayo." Ucap kompak via, fico dan reza
.
.
.
. HAI READERS, MAKASIH YANG SUDAH MAMPIR KE NOVEL PERTAMA AUTHOR 🙏
MAAF JIKA MASIH BANYAK KATA YANG KURANG TEPAT DAN BANYAK TYPO 🙏
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN BANTU VOTE YA... 🙏❤️
__ADS_1
.
Selamat membaca ❤️❤️