
Keesokan Harinya..
Fico memandangi istrinya sedang terlelap masih tidur di sampingnya. fico turun perlahan dan masuk kamar mandi. Awalnya dia ingin membangunkan istrinya tapi tak tega melihat istrinya yang sedang tertidur pulas.
.
Fico telah keluar dari kamar mandi, tapi dia tak mendapati istrinya yang sedang tidur di tempat tidur, saat fico mau keluar untuk mencari istrinya, Reza sahabatnya masuk kedalam ruangan fico.
" Lo kamu kemana co. lo sekarang balik lagi ke tempat tidur dan istirahat yang cukup." ucap reza yang membantu fico berjalan dan menuju ke ranjang rumah sakit
" Gue mau cari istri gue, tadi dia tidur saat gue masuk ke kamar mandi, setelah gue keluar dari kamar mandi dia tidak ada." kata fico
" Lo tenang aja, dia ada di depan. via gue suruh untuk ganti baju dan sarapan yang telah gue bawakan tadi." jawab reza
" Terima kasih za, lo emang sahabat gue" kata fico
.
Selang beberapa menit, Via masuk bersama papi rusdi, mama yanti, dan ayah Mizan. orang tua via mengetahui jika fico masuk ke rumah sakit dan langsung datang ke rumah sakit berniat berkunjung menjenguk fico yang tengah sakit.
" Apa kamu tidak apa-apa nak" tanya ayah mizan
__ADS_1
" Sudah lumayan baik yah, makasih ayah dan mama sudah menyempatkan mampir menjenguk fico." kata fico kepada kedua mertuanya tersebut
" Jangan sungkan seperti itu nak fico, kamu sudah mama anggap sebagai anak mama sendiri.dan makasih kamu sudah menyelamatkan via nak." sahut mama yanti
" Itu sudah jadi kewajiban fico ma, fico janji akan selalu menjaga via dengan baik." kata fico
" Makasih kamu telah mau menerima via dan mencintai via. mama sangat beruntung via mendapatkan laki-laki sepertimu." ucap mama yanti
Saat semua orang sedang berbincang-bincang, papi rusdi mendapat kabar dari bawahannya jika Ratna telah menghilang dan pergi kabur ke luar negeri. banyak surat kabar yang menayangkan kejadian ratna yang menikam fico. banyak vidio di sosial media yang beredar fico di tikam.
" Ya sudah, kalian pergi keluar negeri dan cari perempuan tersebut. pokoknya temukan perempuan itu secepat mungkin." perintah papi rusdi kepada ke dua bawahannya tersebut melalui telepon.
" Ada apa pi." tanya fico
" Tidak bisakah kita membiarkan mbak ratna pergi pi" kata via
" Tidak sayang, dia sudah berbuat jahat. dia harus mendapatkan hukumannya sayang, aku takut jika ratna menyakitimu lagi via." ucap fico
" Pi, fico tau beberapa tempat yang ada di luar negeri yang sering dia kunjungi, setelah keluar dari rumah sakit fico akan menghubungi bawahan fico untuk mencari ratna juga." kata fico kepada papinya
" Baiklah nak, kami ijin pulang dulu. kamu banyak-banyak istirihat agar bisa segera keluar dari rumah sakit." ucap ayah mizan yang menghampiri via dan memeluk menantunya untuk pamit pulang
__ADS_1
" Iya yah, hati-hati di jalan. biar reza yang mengantar kalian keluar." kata fico
" Mari pak." ucap reza
pak mizan dan bu yanti berjalan keluar dari ruangan dan mengikuti reza keluar ruangan.
" Papi juga pamit co, papi mau mampir ke perusahaan dulu. soalnya papi harus segera balik pergi keluar kota lagi. urusan pekerjaan papi belum selesai." kata papi rusdi
" Iya pi, hati-hati dijalan." kata fico
" Papi titip anak nakal ini kepada mu nak." kata papi rusdi kepada via
" Baik pi, via akan jaga mas fico dengan baik." kata via
Papi rusdi memeluk fico dan via, lalu pergi keluar dari ruangan tersebut. kini di ruangan tersebut hanya tinggal fico dan via yang berduaan.
.
.
.
__ADS_1
**Jangan lupa like komen dan vote ya...
Terima kasih dan selamat membaca.. ❤️🙏🖤**