Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Rencana Liburan


__ADS_3

*****


Sementara di kediaman keluarga rusdi, via melakukan kewajibannya sebagai seorang istri, via cukup telaten dan sabar mengurusi semua kebutuhan fico.


" Sayang,.. sini.." panggil fico


" Ada apa mas, apa ada sesuatu yang mas perlukan." tanya via menghampiri suaminya.


" Tidak sayang, mas hanya mau bilang sesuatu kepadamu." kata fico


" Apa itu mas." tanya via penasaran


" Bagaimana kalau kita pergi liburan dan sekalian bulan madu sayang." ucap fico


" Tapi keadaan mas kan masih belum membaik, nggak via nggak akan mau."


" Kan masih rencana sayang. kita tunggu 2 minggu lagi, setelah keadaan mas membaik. baru itu kita pergi untuk liburan." ucap fico


" Baiklah, via nurut sama mas saja." ucap via memeluk suaminya tersebut.


" Eh iya mas, kira-kira siapa ya yang berani nyulik aku ." tanya via heran


" Sudahlah sayang, mendingan sini kamu tidur, aku kangen banget pengen meluk kamu." kata fico merentangkan tangannya


Via langsung menghampiri sumainya dan berbaring di tempat tidur.

__ADS_1


*****


keesokan harinya, via bangun melihat suaminya yang sedang tidur nyenyak di sampingnya. tangan fico memeluk perut via dengan kencang seakan fico tak mau membiarkan istrinya tersebut pergi.


" Mas ayo bangun, ini sudah siang lo." kata via membangunkan suaminya


" Heemm... sebentar lagi ya sayang 10 menit lagi." ucap fico yang masih terlelap


Via melepaskan pelukan tangan suaminya dari perutnya, via segera membasuh muka dan turun ke bawah membantu kegiatan di dapur.


" Selamat pagi bi, via bantu ya." ucap via


Para pelayan mengangguk dan tersenyum ramah kepada via, sudah jadi kebiasaan via setiap pagi membantu kegiatan masak di dapur tersebut, fico dan papi rusdi sudah pernah melarang via masuk ke dalam dapur, mereka khawatir terjadi sesuatu dengan via. tapi via terus memohon agar di ijinkan papi dan suaminya untuk tetap membantu kegiatan di dapur.


***


" Assalamualaikum..."


" Waalaikumsalam.. nona siapa ya, mau cari siapa ke sini." tanya pak satpam


" Saya temennya via pak, nama saya heni, boleh saya masuk pak." kata heni


" Eh iya silahkan masuk non, saya akan panggilkan non via." ucap pak satpam


*****

__ADS_1


Selang beberapa menit via pun keluar menemui heni di ruang tamu.


" Loh hen tumben maen ke sini." ucap via


" Vi, lu kagak kenapa-kenapa kan. kemaren suami lo cariin lo ke gue, dia bilang lo hilang. lo nggak kenapa-kenapa kan." tanya heni khawatir


" Gue gapapa, cuman kemaren gue sempet di culik dan mas fico terluka saat berusaha nyelametin gue." kata via


" Terus kabar pak fico suami lo gimana vi." tanya heni


" Alhamdulillah keadaan mas fico sudah membaik hen, eh iya hen kebetulan lo ke sini. gue mau ajak lo liburan bareng nih, gimana menurut lo." kata via


" Beneran lo mau ajak gue liburan, sama siapa aja perginya." tanya heni bersemangat


" Ya sama gue, sama mas fico lah." kata via


" Aah ogah, gue nggak mau, gue nggak mau jadi obat nyamuk lu sama pak fico." ucap heni


" Ayolah hen, lu temenin gue, lu kan tau gue jarang berpergian, kalo ada lo pasti rame. entar biar mas fico aku suruh ngajak temennya, temennya mas fico ganteng lho, entar gue kenalin deh, biar lu nggak jomblo mulu." ejek via


" Serius lo mau comblangin gue sama temennya pak fico, dia ganteng nggak, kaya seperti suami lo nggak. terus namanya siapa." tanya heni


" Dasar matre lu, udah lah entar lu kenalan aja sendiri. namanya mas reza." ucap via


heni hanya mengangguk-angguk menerima ajakan via tersebut.

__ADS_1


__ADS_2