
****
Sesampainya di sebuah rumah kosong laki-laki yang menculik via hendak membopong via menuju ke dalam rumah tersebut, namun saat hendak membopong, eric merebut via dari tangan laki-laki tersebut. laki-laki yang satu ini sebut saja namanya jarwo. hihihi....
Eric mendudukkan via di salah satu kursi lalu mengikat tangan dan kaki via, via saat ini belum sadar dari pingsannya karena efek obat bius.
jarwo keluar dan meninggalkan via bersama eric.
" Lo cantik, lo terlalu sempurna buat suami lo. gue akan gantiin suami lo di sini." ucap eric membelai pipi via
Via tersadar dan ketakutan saat melihat eric yang berada di depannya. Via menangis memohon untuk di lepaskan tapi eric hanya tertawa mendengar permohonan via tersebut.
" Sampai kapan pun kamu memohon untuk pergi dari sini tidak akan aku izinkan sayang, kamu sekarang adalah milikku." ucap eric
" Hiikkss..hikss.. siapa kamu, kenapa kamu menculik ku, apa salahku." ucap via yang tengah menangis ketakutan
" Kamu tidak salah sayangku, wajahmu lah yang salah. aku telah jatuh cinta kepada istri orang. hahahaha." eric tertawa dan meninggalkan via di dalam ruangan tersebut sendirian.
__ADS_1
***
" Tolong... tolong lepasin aku." teriak via
" Teriaklah sekencang-kencangnya, di sini tidak akan ada yang mendengar suara kecilmu itu." kata eric yang tengah membawa sebungkus makanan
" Makanlah, aku tidak mau di repotkan olehmu. meski aku jatuh cinta kepadamu, tapi aku melakukan ini semua atas suruhan seseorang." ucap eric tanpa sengaja
" Siapa yang menyuruhmu, aku mohon lepaskan aku. aku akan membayar berapapun yang kamu inginkan, apa lagi suamiku, suamiku akan memberi apapun jika kamu mau melepaskan ku." ucap via yang masih saja menangis tersedu-sedu
" Lepasin aku, aku mohon kepada mu. akan aku lakukan apa saja, berapapun uang yang kamu minta akan aku berikan. " ucap via kembali
" Kamu mencoba bernegosiasi kepada kami heemmm." ucap jarwo yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan tersebut dan mencengkeram lengan via
" Uuhh sakiitt.." ucap via kesakitan saat tangannya di cengkeram oleh via
Eric yang melihat via kesakitan tersebut langsung menepis tangan jarwo dari lengan via.
__ADS_1
" Singkirkan tangan lo dari cewek ini. jangan sampe lu nyakitin cewek ini." ucap eric kepada jarwo
" Ada apa lu, kita berada di sini tujuan nya adalah menculik cewek ini. apa jangan-jangan udah jatuh hati sama dia." ucap jarwo
" Aahh berisik lo, mending lo pergi dari ruangan ini. lo jaga di luar, biar gue yang jagain dia di sini." ucap eric
" Kayanya lo udah tertarik sama cewe ini bro, ya udah gue keluar, dan tutup tuh mulut pake plester, berisik banget teriak-teriak." kata jarwo
Eric segera membungkam mulut via, via memberontak tapi dia tak berdaya sama sekali. via hanya bisa terisak nangis.
" Apa salahku, kenapa kedua laki-laki ini menculik ku. mas fico pasti khawatir mencari ku. mas fico tolong selamatin via mas." batin via
******
**Selamat membaca readers tercinta, maaf jika masih ada salah kata ataupun typo bertebaran..
jangan lupa like komen dan bantu vote ya ❤️🖤**
__ADS_1